Koranindopos.com, Jakarta – Tiga dekade berkarya di industri hiburan, Project Pop bersiap menyapa para penggemarnya lewat sebuah konser akbar. Pertunjukan bertajuk Forever Young–Forever Fun ini dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada 8 Agustus 2026. Guna menyuguhkan tontonan yang tak terlupakan, mereka mengajak musisi dari genre berbeda, yakni Inul Daratista.
Pemilihan lintas genre ini menjadi daya tarik utama yang diyakini bakal memicu antusiasme tinggi dari pencinta musik. Kehadiran sosok ikonik di jalur musik melayu modern tersebut dianggap menjadi pelengkap puzzle yang paling sempurna bagi Project Pop.
Personel Project Pop, Yosi Mokalu, mengatakan Inul dipilih karena merupakan salah satu ikon musik dangdut di Indonesia.
“Karena memang beliau ini salah satu ikon, legend lah ya. Walaupun mungkin ada beberapa juga ikon dangdut yang sempat kami coba, tapi akhirnya kami putuskan bahwa yang paling cocok memang Bunda Inul,” kata Yosi saat ditemui di daerat Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).
Ide untuk membawa kerja sama ini ke ranah pertunjukan langsung sebenarnya dipicu oleh kesuksesan karya rekaman mereka terdahulu. Hubungan emosional yang telah terbangun kuat membuat para personel ingin merealisasikannya secara langsung di hadapan ribuan pasang mata.
Tika Panggabean juga menambahkan, kolaborasi dengan Inul juga menjadi kelanjutan dari kerja sama mereka dalam lagu “Dangdut Is The Music of My Country 2024”.
“Jadi kayaknya lucu ya, kolaborasi di dalam album itu terus kita wujudkan dalam bentuk visualnya,” ujar Tika.
Ikatan kerja sama antara grup pelantun tembang jenaka ini dengan sang biduan sejatinya bukan hal baru yang terjadi secara instan. Jauh sebelum proyek audio teranyar mereka rilis, sang diva sudah menjadi bagian penting dari sejarah lagu ikonik mereka.
Senada dengan Tika, Udjo mengingatkan bahwa Inul juga pernah terlibat dalam video musik lagu tersebut.
“Sebenarnya Mbak Inul itu juga turut punya andil. Waktu pertama kali kami buat ‘Dangdut Is The Music of My Country’, di video klipnya itu kan juga ada,” kata Udjo.
Nuansa nostalgia dipastikan akan semakin kental sekaligus segar berkat kehadiran rekan seperjuangan serta representasi dari musisi masa kini. Langkah ini diambil agar konser perayaan ulang tahun ke-30 tersebut dapat merangkul seluruh kalangan penikmat musik dari berbagai era.
Selain Inul Daratista, konser tersebut juga akan menghadirkan P-Project dan grup vokal New Pusat Dunia (NPD).
“Kami juga akan mengajak kolaborasi New Pusat Dunia atau Trio NPD, yaitu Mario, Niky, dan Kak Kev,” tutur Tika.
Momen bersejarah ini dipastikan menjadi ajang pembuktian eksistensi panjang mereka di panggung hiburan tanah air. Konser Forever Young–Forever Fun menjadi perayaan tiga dekade perjalanan Project Pop di industri musik Indonesia.
Bukan sekadar hura-hura, dalam konser tersebut, Project Pop akan membawakan lagu-lagu hits dengan aransemen baru, menghadirkan penampilan yang lebih megah, sekaligus memberikan penghormatan kepada mendiang Oon, personel Project Pop yang meninggal dunia pada Januari 2017.(BRG/Hend)









