Koranindopos.com – Jakarta – Dua aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (6/8/2026). Kepolisian mengerahkan sebanyak 784 personel gabungan untuk mengamankan jalannya demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gambir dan Menteng.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan aksi pertama akan digelar oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama sejumlah elemen masyarakat. Demonstrasi tersebut berlangsung di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, dan dijadwalkan dimulai pukul 10.30 WIB.
“Aksi unjuk rasa pertama dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir,” ujar Erlyn dalam keterangannya.
Sementara itu, aksi kedua digelar oleh Aliansi Pramudi M44 Jurusan Kampung Melayu–Tebet–Karet dengan sasaran Kantor PT JakLingko di kawasan Menteng. Demonstrasi ini dijadwalkan dimulai lebih awal, yakni pada pukul 10.00 WIB.
“Aksi unjuk rasa titik kedua akan digelar oleh Aliansi Pramudi M44 Jurusan Kampung Melayu–Tebet–Karet. Sasaran aksinya bertempat di Kantor PT JakLingko, Menteng,” jelas Erlyn.
Untuk memastikan situasi tetap kondusif, kepolisian menggelar apel kesiapan pasukan sejak pukul 09.00 WIB di kedua lokasi aksi.
Sebanyak 784 personel gabungan diterjunkan, terdiri atas anggota Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek di wilayah Jakarta Pusat. Pengamanan juga diperkuat oleh tim Pelayanan Unjuk Rasa (Yan Unras).
Menurut Erlyn, pengerahan personel dilakukan sebagai langkah antisipasi agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepolisian menyatakan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi akan diterapkan secara situasional. Kebijakan tersebut bergantung pada kondisi di lapangan, termasuk jumlah peserta aksi dan tingkat kepadatan kendaraan.
Apabila terjadi peningkatan arus massa maupun kemacetan, petugas akan melakukan pengalihan arus untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan Gambir dan Menteng.
Seiring berlangsungnya dua aksi demonstrasi tersebut, masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar lokasi diminta untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” kata Erlyn.
Dengan pengamanan yang telah dipersiapkan, kepolisian berharap seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.(Dhil/kmps)




