Koranindopos.com – Jakarta – Pagar besi yang baru dipasang di area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, dan sempat menjadi perhatian publik di media sosial, kini telah dibongkar. Kondisi tersebut membuat area depan pusat perbelanjaan kembali terbuka seperti sebelumnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (2/8/2026) sore, pagar pembatas yang sebelumnya berdiri di sepanjang trotoar depan Mal Kota Kasablanka sudah tidak terlihat. Kawasan pedestrian kini kembali memberikan pandangan yang lebih leluasa ke area luar mal, berbeda dengan beberapa hari sebelumnya ketika pagar besi yang cukup tinggi menutupi sebagian pandangan pejalan kaki.
Meski pagar telah dicabut, masih terlihat sejumlah angkur besi yang menempel pada tembok beton. Angkur tersebut diduga merupakan bekas dudukan pagar yang sebelumnya dipasang. Selain itu, beberapa traffic cone berwarna oranye ditempatkan di sepanjang area bekas pemasangan pagar.
Seorang petugas keamanan Mal Kota Kasablanka mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan maupun alasan pagar tersebut dibongkar.
“Saya kurang paham, dicopot semalam atau bukan, saya kurang tahu, karena tidak pas jaga,” ujar petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya.
Pembongkaran pagar juga mengejutkan sejumlah pengunjung. Salah satunya Angela, yang mengetahui keberadaan pagar tinggi tersebut melalui media sosial.
Menurutnya, saat berkunjung ke Mal Kota Kasablanka, pagar yang ramai diperbincangkan itu sudah tidak ada lagi.
“Saya tahu ada pagar tinggi dari sosmed, tapi pas ke sini malah enggak ada,” kata Angela.
Meski demikian, Angela mengaku keberadaan pagar tersebut tidak terlalu menjadi persoalan baginya sebagai pengunjung.
“Sebenarnya mau dipagar atau enggak ya enggak masalah sih,” tuturnya.
Hingga kini, pihak pengelola Mal Kota Kasablanka maupun manajemen Pakuwon Group belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pembongkaran pagar yang sebelumnya baru dipasang.
Sebelumnya, Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi, menyatakan bahwa pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan milik perusahaan, termasuk Mal Kota Kasablanka, dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan aspek keamanan.
Pagar tersebut sempat menjadi sorotan publik dan memicu beragam tanggapan di media sosial. Perhatian terhadap pemasangan pagar juga muncul setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta agar pagar-pagar tinggi yang membatasi akses kawasan mal ditinjau kembali karena dinilai dapat mengurangi keterbukaan ruang bagi masyarakat.
Dengan dibongkarnya pagar tersebut, area depan Mal Kota Kasablanka kini kembali terlihat lebih terbuka dan aktivitas pejalan kaki di sekitar trotoar berlangsung seperti biasa. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi apakah pembongkaran tersebut bersifat permanen atau hanya sementara sambil menunggu kebijakan lanjutan dari pihak pengelola.(Dhil/kmps)










