Senin, 14 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 Agustus 2026
in Kesehatan
A A
0
Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung

Foto: dok. antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com– JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengunjungi para korban dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (1/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus memantau langsung penanganan medis yang diberikan oleh rumah sakit.

Dalam agenda tersebut, Sudaryono mendatangi sejumlah fasilitas kesehatan yang merawat korban, di antaranya RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum. Kehadirannya menjadi bagian dari respons cepat pemerintah menyusul insiden yang melibatkan ratusan siswa dan guru di SMK Negeri 6 Semarang.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Semarang melaporkan sebanyak 707 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah pada Jumat (31/7/2026).

Dari total tersebut, sebanyak 693 orang merupakan siswa, sementara 14 lainnya adalah guru.

Artikel Terkait

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

Hansaplast Hadirkan Spray Plaster, Perlindungan Luka Kini Lebih Praktis dan Fleksibel

Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi

Para korban umumnya mengeluhkan gejala seperti pusing, mual, dan muntah setelah menyantap makanan yang disediakan dalam program tersebut. Sebagian korban harus menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan lainnya mendapatkan penanganan medis sesuai tingkat keparahan gejala yang dialami.

Menanggapi insiden tersebut, Sudaryono menegaskan bahwa BGN telah membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab dugaan keracunan. Proses investigasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan sumber permasalahan berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan.

“Tim investigasi masih bekerja untuk mendalami kasus ini. Kami ingin memastikan penyebabnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif,” ujar Sudaryono.

Sudaryono juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya unsur kelalaian dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia menyatakan, jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran prosedur atau kelalaian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab, maka operasional SPPG terkait akan dihentikan sementara.

“Kalau nanti terbukti ada kelalaian, kami akan melakukan suspend terhadap SPPG yang terkait sambil menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih belum dapat dipastikan. Tim investigasi bersama instansi terkait masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para korban.

Hasil uji tersebut diharapkan dapat mengungkap sumber kontaminasi maupun faktor lain yang menyebabkan ratusan siswa dan guru mengalami gejala serupa.

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah mengingat Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik. Pemerintah menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar standar keamanan pangan tetap terjaga dan kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(Dhil/dtk)

Topik: kepala bgnkeracunan mbg

TerkaitBerita

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup
Kesehatan

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

oleh Editor : Affandy
14 September 2026
Hansaplast Hadirkan Spray Plaster, Perlindungan Luka Kini Lebih Praktis dan Fleksibel
Kesehatan

Hansaplast Hadirkan Spray Plaster, Perlindungan Luka Kini Lebih Praktis dan Fleksibel

oleh Editor : Affandy
14 September 2026
Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi
Kesehatan

Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi

oleh Editor : Affandy
13 September 2026
Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas
Kesehatan

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

BGN Tegaskan Dapur MBG Beri Susu Mayoritas Air Bisa Ditutup

14 September 2026
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.607 Pagi Ini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.607 Pagi Ini

14 September 2026
Mirae Asset Sarankan Investor Selektif, IHSG Turun 1,33 Persen di Tengah Tekanan Global

Mirae Asset Sarankan Investor Selektif, IHSG Turun 1,33 Persen di Tengah Tekanan Global

14 September 2026
Loker

Kemnaker Ungkap 81.171 Lowongan Kerja Aktif, Pencaker Diminta Segera Melamar

14 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4531 shares
    Share 1812 Tweet 1133
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya