Koranindopos.com – JAKARTA – Persaingan smartphone kelas menengah semakin sengit. Sejumlah produsen mulai menawarkan spesifikasi yang sebelumnya identik dengan ponsel kelas premium, mulai dari layar melengkung hingga chipset dengan performa tinggi.
Salah satu yang bersiap masuk ke persaingan tersebut adalah iQOO melalui seri Z11. Smartphone terbaru ini mulai mengungkap sejumlah spesifikasi menjelang peluncuran resminya di India pada 20 Agustus 2026.
iQOO Z11 diposisikan sebagai perangkat yang menggabungkan desain premium dengan performa tinggi, tetapi tetap menyasar segmen yang lebih terjangkau dibandingkan ponsel flagship.
Salah satu daya tarik utama iQOO Z11 terletak pada bagian layar. Smartphone ini akan menggunakan panel AMOLED melengkung 3D berukuran 6,83 inci.
Layar tersebut memiliki rasio screen-to-body mencapai 93,82 persen. Bezel yang dibuat sangat tipis membuat area tampilan terlihat lebih luas dan memberikan pengalaman visual yang lebih imersif.
iQOO juga mengadopsi desain bingkai menyatu dengan lubang kamera selfie yang ditempatkan di bagian tengah atas layar.
Panel kaca melengkung dipadukan dengan bingkai samping berpenampilan logam yang ramping. Kombinasi tersebut membuat iQOO Z11 memiliki tampilan yang lebih premium sekaligus tetap dirancang agar nyaman digenggam.
Dari sisi performa, iQOO Z11 membawa salah satu komponen yang menjadi sorotan, yakni chipset MediaTek Dimensity 7500 Turbo.
iQOO mengklaim Z11 akan menjadi smartphone pertama di India yang menggunakan prosesor tersebut. Chipset ini dibuat menggunakan proses fabrikasi 4 nanometer dan dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa, kemampuan artificial intelligence (AI) di perangkat, serta konektivitas 5G.
Berdasarkan informasi yang beredar, performanya mampu mencatat skor AnTuTu mendekati 1,2 juta poin.
Angka tersebut menjadi indikasi bahwa perangkat ini berpotensi menangani berbagai aktivitas berat, mulai dari bermain gim, multitasking, hingga menjalankan aplikasi dengan kebutuhan pemrosesan tinggi.
Untuk konfigurasi memori, iQOO Z11 disebut akan tersedia dengan RAM hingga 12 GB. Smartphone ini juga dipastikan menjalankan Android 16.
Kombinasi tersebut membuat Z11 tidak hanya menawarkan performa tinggi sejak awal, tetapi juga memiliki bekal perangkat lunak yang lebih baru untuk penggunaan jangka panjang.
Meski membawa layar berukuran besar, iQOO Z11 tetap mempertahankan desain yang relatif ramping.
Ketebalan bodinya disebut hanya sekitar 7,99 milimeter. Sementara itu, bobot varian warna Biru Langit berada di angka 199 gram.
Varian Hijau Aurora menggunakan material dengan efek kristal yang memberikan tampilan berbeda pada bagian belakang perangkat. Selain itu, iQOO juga disebut menyiapkan pilihan warna putih.
Kombinasi bodi tipis dan bobot yang relatif ringan menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan smartphone berlayar besar tetapi tetap nyaman digunakan sehari-hari.
iQOO dijadwalkan memperkenalkan Z11 secara resmi di India pada 20 Agustus 2026. Hingga kini, harga perangkat tersebut belum diumumkan.
Meski demikian, kombinasi layar AMOLED melengkung 3D, chipset Dimensity 7500 Turbo, RAM hingga 12 GB, Android 16, serta bodi yang ramping membuat iQOO Z11 berpotensi menjadi salah satu pemain menarik di kelas menengah.
Masih terdapat sejumlah spesifikasi penting yang belum diungkap, termasuk konfigurasi kamera utama, kapasitas baterai, serta teknologi pengisian daya.
Informasi mengenai komponen tersebut kemungkinan akan menjadi penentu apakah iQOO Z11 benar-benar mampu menawarkan pengalaman yang mendekati smartphone flagship dengan harga kelas menengah.
Dengan peluncuran yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada acara resmi iQOO pada 20 Agustus mendatang untuk melihat spesifikasi lengkap sekaligus harga yang akan ditawarkan.(dhil/suaraflores)




