Rabu, 2 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Menkeu Prioritaskan Stabilitas Coretax, Siap Lakukan Pembenahan Menyeluruh Usai Pelaporan Pajak

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
31 Maret 2026
in Bisnis
A A
0
Menkeu Prioritaskan Stabilitas Coretax, Siap Lakukan Pembenahan Menyeluruh Usai Pelaporan Pajak
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan stabilitas layanan sistem Coretax guna memastikan proses pelaporan pajak berjalan lancar. Setelah masa pelaporan berakhir, Kementerian Keuangan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem tersebut.

“Kita amankan dulu semua Coretax-nya itu yang ada hambatan-hambatan, habis itu saya bersihin yang ini, yang ruang interface yang sengaja diciptakan itu,” kata Purbaya di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, langkah awal difokuskan pada pengamanan dan stabilisasi sistem agar tidak mengganggu wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pelaporan. Namun, setelah itu pemerintah akan melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai aspek pengelolaan Coretax.

Dalam proses evaluasi, Purbaya mengungkap adanya persoalan baru, termasuk dugaan pelanggaran internal. Ia menyebut terdapat vendor layanan yang sebelumnya telah dihentikan karena kinerja yang lambat, namun kembali digunakan tanpa persetujuan resmi.

Artikel Terkait

Program TJSL Pegadaian Peduli Salurkan Seribu Paket Sembako Untuk Pengemudi Ojol

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000

“Di Coretax tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita sudah berhentiin karena lelet service-nya, dimasukin lagi diam-diam,” ungkapnya.

Selain itu, Purbaya juga menyoroti desain awal Coretax yang dinilai belum sepenuhnya ramah pengguna. Ia menjelaskan bahwa sistem seharusnya dirancang langsung terhubung dengan masyarakat agar lebih sederhana dan mudah digunakan.

Namun dalam implementasinya, terdapat lapisan aplikasi tambahan atau interface yang justru membuat proses menjadi lebih kompleks. Bahkan, ia mengaku baru mengetahui adanya pihak tertentu yang memanfaatkan lapisan tersebut untuk menyediakan layanan kepada perusahaan-perusahaan besar.

“Ini Coretax desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang. Rupanya dibuat agak rumit supaya di tengahnya ada aplikasi interface sendiri. Ini ada yang jual ke perusahaan-perusahaan besar. Saya baru tahu,” jelasnya.

Kementerian Keuangan berkomitmen untuk menindaklanjuti temuan tersebut melalui pembenahan internal serta penataan ulang sistem Coretax. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh seluruh wajib pajak.(dhil)

Topik: coretaxMenkeu

TerkaitBerita

Program TJSL Pegadaian Peduli Salurkan Seribu Paket Sembako Untuk Pengemudi Ojol
Bisnis

Program TJSL Pegadaian Peduli Salurkan Seribu Paket Sembako Untuk Pengemudi Ojol

oleh Editor : Anggoro
1 September 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,664 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000

oleh Editor : Affandy
31 Agustus 2026
PELUANG USAHA: Pengunjung mencari informasi di salah satu gerai waralaba peserta IFRA 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: lensaternate.com)
Bisnis

Kemendag Sebut Rasio Kewirausahaan Indonesia Baru 3,29 Persen

oleh Editor : Memoarto
30 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya