Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Menkeu Prioritaskan Stabilitas Coretax, Siap Lakukan Pembenahan Menyeluruh Usai Pelaporan Pajak

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
31 Maret 2026
in Bisnis
A A
0
Menkeu Prioritaskan Stabilitas Coretax, Siap Lakukan Pembenahan Menyeluruh Usai Pelaporan Pajak
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan stabilitas layanan sistem Coretax guna memastikan proses pelaporan pajak berjalan lancar. Setelah masa pelaporan berakhir, Kementerian Keuangan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem tersebut.

“Kita amankan dulu semua Coretax-nya itu yang ada hambatan-hambatan, habis itu saya bersihin yang ini, yang ruang interface yang sengaja diciptakan itu,” kata Purbaya di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, langkah awal difokuskan pada pengamanan dan stabilisasi sistem agar tidak mengganggu wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pelaporan. Namun, setelah itu pemerintah akan melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai aspek pengelolaan Coretax.

Dalam proses evaluasi, Purbaya mengungkap adanya persoalan baru, termasuk dugaan pelanggaran internal. Ia menyebut terdapat vendor layanan yang sebelumnya telah dihentikan karena kinerja yang lambat, namun kembali digunakan tanpa persetujuan resmi.

Artikel Terkait

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

“Di Coretax tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita sudah berhentiin karena lelet service-nya, dimasukin lagi diam-diam,” ungkapnya.

Selain itu, Purbaya juga menyoroti desain awal Coretax yang dinilai belum sepenuhnya ramah pengguna. Ia menjelaskan bahwa sistem seharusnya dirancang langsung terhubung dengan masyarakat agar lebih sederhana dan mudah digunakan.

Namun dalam implementasinya, terdapat lapisan aplikasi tambahan atau interface yang justru membuat proses menjadi lebih kompleks. Bahkan, ia mengaku baru mengetahui adanya pihak tertentu yang memanfaatkan lapisan tersebut untuk menyediakan layanan kepada perusahaan-perusahaan besar.

“Ini Coretax desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang. Rupanya dibuat agak rumit supaya di tengahnya ada aplikasi interface sendiri. Ini ada yang jual ke perusahaan-perusahaan besar. Saya baru tahu,” jelasnya.

Kementerian Keuangan berkomitmen untuk menindaklanjuti temuan tersebut melalui pembenahan internal serta penataan ulang sistem Coretax. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh seluruh wajib pajak.(dhil)

Topik: coretaxMenkeu

TerkaitBerita

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel
Bisnis

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

oleh Editor : Anggoro
10 Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen
Bisnis

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

oleh Editor : Anggoro
9 Agustus 2026
Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar
Bisnis

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya