Koranindopos.com, Jakarta – Kompetisi kreasi digital nasional ImajiNation 2026 telah menuntaskan seluruh rangkaian seleksi panjang yang melibatkan total 6.800 peserta dari kalangan murid dan guru di 38 provinsi. Ajang yang diinisiasi oleh Kemendikdasmen bersama Assemblr EDU serta didukung Samsung for Education ini berhasil memetakan potensi besar talenta digital di berbagai daerah.
Sejak awal digulirkan, program ini berfokus pada penguatan kreativitas dan pembentukan pola pikir logis peserta didik melalui pemanfaatan perangkat Koding Visual yang aplikatif. Visi besar tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas cakupan literasi teknologi di seluruh satuan pendidikan formal.
Pada saat membuka rangkaian kegiatan ini tertanggal 31 Juli 2026 lalu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., sempat menggarisbawahi urgensi penguasaan logika berpikir di era transformasi digital yang berjalan sangat cepat.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti memberikan penegasan terkait tujuan jangka panjang dari penerapan kurikulum koding dan kecerdasan artifisial di sekolah.
“ImajiNation memiliki semangat yang sama untuk mendukung implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di satuan pendidikan. Yang ingin kita bangun sesungguhnya bukan sekadar kemampuan menulis kode program, melainkan cara berpikir yang sistematis, kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat-bakat muda, ajang ini tidak hanya mempertandingkan kategori tingkat SMP melalui Live Battle di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendikdasmen, tetapi juga memberikan pengakuan bagi para finalis dari berbagai jalur pendidikan lainnya.
Deretan nama peserta berbakat yang berhasil menembus babak final di antaranya berasal dari kategori SD Dreamers, yaitu Alma K. F. dari Sekolah Murid Merdeka Tangerang, Yusuf M. S. dari SDI Al Azhar BSD Cileungsi, serta Theodore A. S. asal Xin Zhong School Surabaya.
Sementara itu, pada kategori SMA/SMK Visionaries, apresiasi diberikan kepada Lionell G. K. dari SMAK 3 Binabakti Bandung, I Made G. B. W. perwakilan SMKN 1 Denpasar, dan Osiana A. dari SMAN TU 1 Tana Tidung. Untuk kategori EDU Innovators, penghargaan diraih oleh Miftah R. A. dari SDN Ngembeh 1 Mojokerto, Decky Z. asal SMPI As-Shofa Pekanbaru, serta Farhan M. dari SMAN 2 Tambun Selatan Bekasi.
Sebuah langkah progresif disiapkan oleh penyelenggara bagi para pemenang dari kategori EDU Innovators. Karya-karya inovatif mereka dipastikan akan hadir secara langsung di Ruang Murid yang berada di dalam ekosistem Rumah Pendidikan.
Kebijakan tersebut diambil agar ragam inovasi media pembelajaran interaktif hasil ciptaan para peserta dapat diakses, dipelajari, dan dimanfaatkan secara bebas oleh seluruh tenaga pendidik serta peserta didik di berbagai pelosok tanah air.
Selain penilaian dari dewan juri profesional, publik juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi menentukan karya terfavorit melalui mekanisme voting People’s Choice yang ditutup pada 4 November 2026, dengan profil lengkap para pemenang yang dapat disimak melalui laman resmi Showcase Finalis ImajiNation 2026. (RIS/Hend)




