Koranindopos.com, JAKARTA – Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, mengakui situasi skuad Setan Merah saat ini memang sedang tidak bagus. Carrick hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan dari total 10 pertandingan yang sudah dimainkan Setan Merah musim ini. Itu otomatis membuat nasibnya di ujung tanduk.
Buruknya start Manchester United itu mulai menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai masa depan Carrick. Sang pelatih ramai dikabarkan terancam dipecat dalam beberapa pekan ke depan jika situasi di MU itu tidak kunjung membaik. Carrick tahu betul ada banyak rumor mengenai pemecatan dirinya. Ia juga sadar betul bahwa posisinya tidak aman dengan hasil-hasil buruk yang diterima Setan Merah.
Dalam konferensi persnya baru-baru ini, Carrick tahu betul bahwa ia harus segera memberikan hasil yang lebih baik bagi Manchester United. Ia tahu bahwa dirinya harus bisa membangkitkan Setan Merah dari keterpurukan jika masih ingin menjadi nahkoda MU lebih lama lagi. “Saya tidak membutuhkan jaminan. Saya tahu peran dan tanggung jawab saya. Saya tidak membutuhkan seseorang untuk memberi tahu kapan keadaan berjalan baik atau kapan saya harus berbuat lebih baik. Saya memahami situasi yang sebenarnya. Saya tahu kami harus memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Carrick juga optimsitis bahwa dirinya masih mendapatkan dukungan penuh dari manajemen MU meski belakangan ramai dikabarkan ia bakal dipecat. Dia menyebut bahwa manajemen MU masih menaruh kepercayaan besar kepadanya dan ia siap membayar kepercayaan itu dengan membawa Setan Merah meraih hasil yang lebih baik lagi. “Ya, tentu saja. Mengapa tidak? Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan semua orang di klub sepak bola ini. Tidak ada masalah dalam hal tersebut,” tuturnya. (bnt/mmr)




