koranindopos.com, JAKARTA – Suasana haru menyelimuti CGV Grand Indonesia pada 12 Februari 2026 saat RRK Pictures bersama Spectrum Film dan Festival Pictures menggelar gala premiere dan press conference film Titip Bunda di Surga-Mu. Malam itu menjadi momen perdana film drama keluarga ini dipertontonkan kepada publik dan sejak adegan demi adegan bergulir, emosi pun perlahan memenuhi ruang teater.
Acara ini dihadiri oleh produser Dono Indarto, sutradara Hanny R. Saputra, serta para pemain seperti Kevin Julio, Abun Sungkar, Meriam Bellina, Ikang Fawzi, Natalie Zenn, Arfan Afif, Chiki Fawzi, Asri Welas, serta Zora Vidyanata yang juga menulis skenarionya. Kebersamaan para pemain di malam itu terasa hangat, sehangat cerita yang mereka hadirkan di layar lebar.

Usai pemutaran film, banyak penonton tampak menyeka air mata. Kisah tentang hubungan orang tua dan anak, tentang ego yang kerap mengalahkan waktu, serta tentang maaf yang sering kali tertunda, terasa begitu dekat dengan realitas kehidupan. Film ini mengingatkan bahwa kasih sayang orang tua sering hadir dalam diam tanpa banyak keluhan, tanpa banyak tuntutan.
Penampilan Meriam Bellina sebagai Ibu Mozza menuai apresiasi mendalam. Sosok ibu yang hangat namun tegar itu terasa begitu nyata. “Peran Ibu Mozza ini sangat penting bagi saya. Dari film ini kita belajar bukan hanya anak yang perlu menghargai orang tua, tetapi orang tua juga perlu belajar mengerti anak-anaknya, saling memaafkan dan menerima,” ungkapnya dengan penuh makna.
Di balik layar, suasana kekeluargaan juga terbangun erat. Kevin Julio berbagi cerita bahwa meski di film mereka kerap berseteru sebagai keluarga, justru hal itu membuat hubungan para pemain terasa semakin dekat. Canda dan keusilan yang terjalin selama proses syuting menghadirkan chemistry yang terasa tulus di layar.
Malam premiere semakin emosional saat penyanyi Nabila Maharani membawakan lagu OST berjudul “Titip Bunda di Surga-Mu”. Lantunan lagu tersebut mengiringi suasana penuh perenungan. Beberapa ibu yang hadir bahkan menerima mawar putih sebagai simbol cinta dan penghargaan—sebuah gestur sederhana yang begitu menyentuh.
Titip Bunda di Surga-Mu mengisahkan tentang Ibu Mozza, pilar keluarga yang tetap tersenyum di tengah badai konflik anak-anaknya. Namun di balik ketegaran itu, tersimpan luka yang tak pernah ia suarakan. Ketika sebuah rahasia terungkap dan waktu terasa semakin sempit, penyesalan pun datang perlahan. Film ini mengajukan satu pertanyaan yang sederhana namun dalam: masih sempatkah mengucap maaf sebelum semuanya terlambat?
Sebagai bagian dari rangkaian promosi, para pemain juga menyambangi SMA Negeri 75 Jakarta dalam program “Up Close & Personal”. Melalui sesi talkshow, meet & greet, hingga kompetisi menyanyikan OST, kehangatan cerita film ini turut dibagikan kepada generasi muda—mengajak mereka lebih peka terhadap arti keluarga sejak dini.
Sebelum tayang resmi di bioskop seluruh Indonesia pada 26 Februari 2026, film ini juga akan mengadakan special screening di tujuh kota besar. Sebuah kesempatan bagi penonton untuk lebih dulu merasakan “impact” emosionalnya.
Lebih dari sekadar tontonan, Titip Bunda di Surga-Mu adalah pengingat lembut bahwa orang tua tidak selamanya ada. Bahwa di sela kesibukan dan ego, selalu ada hati yang menunggu untuk dihargai. Dan mungkin, hari ini adalah waktu terbaik untuk mengatakan maaf dan terima kasih. (sh)




