Kamis, 27 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
27 Agustus 2026
in Nasional, Peristiwa, uncategorized
A A
0
SPANDUK TUNTUTAN: Sejumlah massa unjuk rasa memasang spanduk tuntutan mereka di pagar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). (FOTO; HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)

SPANDUK TUNTUTAN: Sejumlah massa unjuk rasa memasang spanduk tuntutan mereka di pagar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). (FOTO; HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA —Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyatakan ada sekitar 150 orang diamankan petugas Polda Metro Jaya. Mereka diduga melakukan tindak anarkistis yang berpotensi menyulut kerusuhan pada aksi demo di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) hari ini.

Djamari menjelaskan, langkah kepolisian tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi pihak-pihak yang dinilai berpotensi mengganggu jalannya penyampaian aspirasi. Informasi penangkapan sejumlah orang tersebut dia peroleh dari Kapolda Metro Jaya. “Bahkan Kapolda menyampaikan ke saya dari sejak tadi malam (Rabu (26/8/2026), Red). Ada beberapa orang yang sudah kita periksa dan kita tahan untuk sementara,” ujar Djamari kepada awak media di Kawasan Plataran Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pagi tadi.

Djamari membeberkan, sejumlah barang bukti diperlihatkan di ruang Satya Haprabu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Di antaranya terdapat ratusan botol kaca yang disebut berisi bensin serta sejumlah jeriken. Selain itu, polisi mengamankan 39 senjata tajam, berupa golok dan celurit, serta dua unit air soft gun beserta tabung gasnya.

Barang bukti lainnya berupa 48 botol minuman keras, obat-obatan terlarang berupa 40 butir tramadol, serta sejumlah banner yang berkaitan dengan kegiatan solidaritas untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur dan acara musik di wilayah Jakarta Timur.

Artikel Terkait

Denny Indrayana Minta Demo 27 Agustus Berjalan Hati-hati, Jangan Sampai Berujung Kericuhan

Menhut Raja Juli: Hujan Jadi Cara Paling Efektif Padamkan Karhutla, OMC Terus Didorong

Antisipasi Demo Hari Ini, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Meski demikian, Djamari belum membeberkan jumlah orang yang diamankan. Ia meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dari Polda Metro Jaya. “Mungkin nanti Kapolda akan menyampaikannya secara pers ya, keterangan pers berapa orang dan mereka membawa apa saja, itu mungkin akan dipaparkan oleh Polda,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto belum dapat memberikan keterangan lebih lenjut terkait penangkapan tersebut. “Kami akan memberikan keterangan lebih lengkap mengenai penangkapan tersebut,” katanya kepada awak media.

 

Empat Kelompok Bawa Tuntutan Berbeda

Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026) diikuti sejumlah kelompok dengan tuntutan yang berbeda. Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) misalnya. Mereka membawa dua tuntutan, yakni mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Kelompok berikutnya, Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), menyuarakan tiga tuntutan. Selain meminta pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor, mereka mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.

Sementara itu, Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) membawa 10 tuntutan. Di antaranya meminta pertanggung jawaban politik dan hukum Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas kebijakan pemerintah, menghentikan program KDKMP dan MBG, serta mendorong tersedianya pendidikan dan layanan kesehatan gratis.

GERAM juga menyerukan penurunan harga kebutuhan pokok dan kenaikan upah buruh, penetapan bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur, perlindungan hak pekerja rumah tangga, serta penolakan terhadap perluasan peran militer di ranah sipil. Selain itu, mereka menuntut penghentian kriminalisasi terhadap aktivis dan penyitaan aset hasil korupsi untuk dialihkan bagi sektor pendidikan, kesehatan, serta pemulihan bencana.

Kelompok keempat, Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), membawa agenda yang berbeda. Mereka menyatakan dukungan terhadap program pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). (setpres/hrs/mmr)

Topik: 27 Agustus 2026polisi

TerkaitBerita

Denny Indrayana Minta Demo 27 Agustus Berjalan Hati-hati, Jangan Sampai Berujung Kericuhan
Nasional

Denny Indrayana Minta Demo 27 Agustus Berjalan Hati-hati, Jangan Sampai Berujung Kericuhan

oleh Editor : Affandy
27 Agustus 2026
Menhut Raja Juli: Hujan Jadi Cara Paling Efektif Padamkan Karhutla, OMC Terus Didorong
Nasional

Menhut Raja Juli: Hujan Jadi Cara Paling Efektif Padamkan Karhutla, OMC Terus Didorong

oleh Editor : Affandy
27 Agustus 2026
DEMO PRABOWO: Massa mahasiswa dari UI dan beberapa kampus tertahan oleh barikade aparat Kepolisian di Tosari, Menteng, Jakarta Pusat pada aksi demo beberapa waktu lalu. (Foto Ilustrasi: Rizky/detikcom)
Nasional

Antisipasi Demo Hari Ini, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

oleh Editor : Memoarto
27 Agustus 2026
PT Mayawana Persada
Nasional

PT Mayawana Persada Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat, Kerahkan 170 Personel

oleh Editor : Hairul
26 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya