Rabu, 23 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Trotoar Ambles di Taman Secawan Depok Belum Diperbaiki, PUPR Masih Tunggu Kajian

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
23 September 2026
in Megapolitan
A A
0
Trotoar Ambles di Taman Secawan Depok Belum Diperbaiki, PUPR Masih Tunggu Kajian

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok mengungkap alasan perbaikan trotoar ambles di kawasan Taman Secawan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, belum juga dimulai.

Padahal, Pemerintah Kota Depok sebelumnya menyebut perbaikan trotoar di Jalan Raya Sawangan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil kajian Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebelum pekerjaan perbaikan dimulai.

“Kita sudah berkonsultasi ke Inspektorat dan BPKP. Kita lagi melakukan potret awal dulu untuk kemudian menetapkan status kejadian kemarin apakah termasuk force majeure atau tidak,” ujar Yodi saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).

Artikel Terkait

Komnas HAM Soroti Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang, Dinilai sebagai Persekusi

Bupati Lebak Tekankan Semangat Kemanusiaan di HUT Ke-81 PMI

Kronologi Kernet Angkot Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Karet, Sempat Dikira Rel Sudah Aman

Yodi membenarkan bahwa Pemkot Depok sebelumnya menargetkan perbaikan trotoar dapat dilakukan pada Agustus 2026.

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena pemerintah masih perlu memastikan status kerusakan trotoar sebelum menentukan mekanisme penanganannya.

PUPR kini melakukan pendataan awal dan berkonsultasi dengan Inspektorat serta BPKP untuk menentukan apakah kejadian tersebut dapat dikategorikan sebagai force majeure atau keadaan kahar.

Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi PUPR dalam menentukan langkah perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Makanya kita belum melakukan kontrak meskipun sudah ada pemenangnya,” kata Yodi.

Dengan demikian, meski proses pengadaan telah berjalan hingga penetapan pemenang tender, kontrak pekerjaan belum dapat dilakukan sebelum status kerusakan dan mekanisme penanganannya dipastikan.

Yodi memastikan keterlambatan perbaikan bukan disebabkan ketiadaan anggaran.

Pemkot Depok telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp 1 miliar melalui Biaya Tak Terduga (BTT) untuk menangani kerusakan trotoar tersebut.

Selain itu, PUPR juga telah memiliki pemenang tender untuk pekerjaan perbaikan.

“Nanti Inspektorat memberikan fatwanya seperti apa, baru kita tindak lanjuti. Mohon maaf ya ada keterlambatan, tapi kita sudah anggarkan dan sudah ada pemenang tendernya, cuma memang kita belum berkontrak,” tutur Yodi.

PUPR akan menindaklanjuti hasil kajian tersebut sebelum pekerjaan fisik dimulai. Langkah itu dilakukan agar penggunaan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Trotoar di Jalan Raya Sawangan, tepatnya di sekitar Taman Secawan, diketahui mengalami ambles sejak Juni 2026.

Bagian trotoar yang terdampak memiliki panjang sekitar 60 meter, dengan ketinggian longsoran mencapai sekitar 3 meter.

Longsoran tersebut menyebabkan material dinding penahan ikut runtuh dan menutupi bagian Kali Cabang Tengah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena material longsoran yang menutupi saluran air berpotensi mengganggu fungsi drainase.

Penanganan diperlukan agar kondisi tersebut tidak menimbulkan dampak lebih luas, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sebelumnya, Yodi menyampaikan bahwa perbaikan trotoar yang longsor dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Pekerjaan tersebut direncanakan menggunakan dana BTT dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar.

Namun, hingga September 2026, pekerjaan fisik belum dimulai karena PUPR masih menunggu hasil konsultasi dan kajian dari Inspektorat serta BPKP.

PUPR memastikan anggaran dan pemenang tender telah tersedia. Setelah status kerusakan dan mekanisme penanganan ditetapkan, pemerintah kota akan melanjutkan proses kontrak dan pekerjaan perbaikan.

Perbaikan trotoar di kawasan Taman Secawan menjadi penting bukan hanya untuk mengembalikan fungsi jalur pedestrian, tetapi juga untuk menangani material longsoran yang menutupi Kali Cabang Tengah dan menjaga fungsi drainase di kawasan tersebut.(dhil/kmps)

Topik: depoktrotoar ambles

TerkaitBerita

Komnas HAM Soroti Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang, Dinilai sebagai Persekusi
Megapolitan

Komnas HAM Soroti Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang, Dinilai sebagai Persekusi

oleh Editor : Affandy
23 September 2026
HUT KE-81 PMI: Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya (dua dari kiri) memberi salam kepada jajaran pejabat instansi yang mendukung kegiatan donor darah dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak di Aula Alun-Alun Rangkasbitung pada Selasa (22/9/2026). (Foto: Dok./DiskominfoSP Kab. Lebak)
Megapolitan

Bupati Lebak Tekankan Semangat Kemanusiaan di HUT Ke-81 PMI

oleh Editor : Memoarto
23 September 2026
Kronologi Kernet Angkot Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Karet, Sempat Dikira Rel Sudah Aman
Megapolitan

Kronologi Kernet Angkot Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Karet, Sempat Dikira Rel Sudah Aman

oleh Editor : Affandy
22 September 2026
Pelajar Bersenjata Tawuran di Bawah Flyover Kalibata City, Polisi Lakukan Penelusuran
Megapolitan

Pelajar Bersenjata Tawuran di Bawah Flyover Kalibata City, Polisi Lakukan Penelusuran

oleh Editor : Affandy
21 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya