Koranindopos.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya (PMJ) mendirikan 95 pos pengamanan selama Operasi Ketupat Jaya menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H. Sebanyak 95 pos tersebut terdiri dari 68 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan lima pos terpadu.
Kapolda Metro Irjen Pol Asep Edi Suheri menjelaskan, di luar 95 pos itu, pihaknya juga membentuk sembilan pos pantau arus mudik yang ditempatkan di sepanjang jalan Tol Cikampek. ”Rencana pengamanan dari jajaran Polda Metro Jaya mencakup 1.647 lokasi ya. Itu terdiri dari 95 lokasi pos,” kata Asep saat meninjau persiapan mudik di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026).
Asep menambahkan, pengamanan juga disiapkan di sejumlah titik strategis lain, meliputi 83 lokasi sentra ekonomi, 4 lokasi terminal, 4 stasiun, 2 bandara, dan 1 pelabuhan. ”Serta kami persiapkan juga untuk pengamanan di kantor perbankan sebanyak 471 dan juga ada 164 di kantor pegadaian. Ini saya rinci semua ya, rekan-rekan. Dan juga ada 621 objek vital, ya gardu SPBU, gardu PLN, dan depo Pertamina,” ujar Asep.
Untuk itu, Asep melanjutkan, pihaknya telah menerjunkan 6.812 personel gabungan. Sebanyak 5.092 personel Polri berasal dari Polda sebanyak 2.700 dan Polres sebanyak 2.392. Lalu, BKO TNI sebanyak 416 personel yang berasal dari Kodam Jaya dan dari jajaran Kodim. Kemudian, BKO Pemda sebanyak 1.088 personel, dan potensi masyarakat sebanyak 216 personel. ”Adapun untuk perlengkapan ya, sesuai dengan standar pos pam, pos pelayanan, dan pos terpadu,” ujar Asep. (cnn/mmr)










