Kamis, 11 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

Foto: ilustrasi minuman soda

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Minuman manis dan minuman bersoda telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Rasanya yang menyegarkan membuat jenis minuman ini digemari berbagai kalangan. Namun, di balik kenikmatannya, konsumsi minuman dengan kandungan gula tinggi secara rutin ternyata dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, termasuk meningkatkan risiko penyakit hati hingga kanker hati.

Temuan tersebut terungkap dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dan dikutip oleh Medical Xpress. Dalam studi tersebut, para peneliti melakukan analisis terhadap data pola makan lebih dari 1,5 juta orang dewasa yang berasal dari 11 penelitian jangka panjang di berbagai negara.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi minuman yang mengandung gula tambahan maupun minuman yang menggunakan pemanis buatan dengan risiko terkena kanker hati. Para peserta penelitian diminta mengisi kuesioner frekuensi makanan dan minuman yang mereka konsumsi, kemudian kondisi kesehatan mereka dipantau melalui registrasi kanker dan survei kesehatan selama rata-rata hampir 18 tahun.

Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dengan peningkatan risiko kanker hati. Risiko tersebut ditemukan baik pada minuman yang mengandung gula tambahan maupun pada beberapa jenis minuman yang menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula.

Artikel Terkait

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan

BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam

Rupiah Melemah hingga Sentuh Rp18.201 per Dolar AS, Sektor Kesehatan Berpotensi Terdampak

Para peneliti menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih dapat memicu berbagai gangguan metabolisme, seperti obesitas, resistensi insulin, dan penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD). Kondisi-kondisi tersebut diketahui menjadi faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya kanker hati dalam jangka panjang.

Selain itu, minuman manis juga dapat mempercepat penumpukan lemak di hati. Jika berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi pola hidup sehat, kondisi ini dapat berkembang menjadi peradangan kronis dan kerusakan jaringan hati yang berpotensi memicu munculnya sel kanker.

Kanker hati sendiri merupakan salah satu jenis kanker yang angka kematiannya cukup tinggi di dunia. Penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Meski penelitian tersebut menemukan adanya hubungan antara konsumsi minuman manis dan peningkatan risiko kanker hati, para ahli tetap menekankan pentingnya melihat pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan. Mengurangi konsumsi minuman tinggi gula, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan hati.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa kebiasaan sederhana seperti membatasi konsumsi minuman manis dan bersoda dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang. Dengan semakin meningkatnya konsumsi minuman berpemanis di berbagai negara, edukasi mengenai dampaknya terhadap kesehatan menjadi hal yang semakin penting untuk diperhatikan masyarakat.(dhil)

Topik: bersodaKanker Hatiminuman manis

TerkaitBerita

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan
Kesehatan

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam
Kesehatan

BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam

oleh Editor : Akula
9 Juni 2026
Rupiah Melemah hingga Sentuh Rp18.201 per Dolar AS, Sektor Kesehatan Berpotensi Terdampak
Kesehatan

Rupiah Melemah hingga Sentuh Rp18.201 per Dolar AS, Sektor Kesehatan Berpotensi Terdampak

oleh Editor : Affandy
9 Juni 2026
BGN Bantah Isu Dana Operasional MBG Belum Cair, Seluruh Banper Diklaim Sudah Disalurkan
Kesehatan

BGN Bantah Isu Dana Operasional MBG Belum Cair, Seluruh Banper Diklaim Sudah Disalurkan

oleh Editor : Affandy
8 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group: Anwar BAB Sambangi Polda Metro Jaya, Serahkan Seluruh Uang Saku

Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group: Anwar BAB Sambangi Polda Metro Jaya, Serahkan Seluruh Uang Saku

11 Juni 2026
MG4 EV Kembali Raih Gelar Best Small EV di OTOMOTIF Award 2026

MG4 EV Kembali Raih Gelar Best Small EV di OTOMOTIF Award 2026

11 Juni 2026
Iran Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Iran Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

11 Juni 2026
Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

11 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    437 shares
    Share 175 Tweet 109
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3474 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya