Sabtu, 25 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
in Kesehatan
A A
0
IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

Foto Istimewa: Direktur Eksekutif IHDC - Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Perkembangan anak tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kondisi kesehatan yang mendukung proses belajar dan tumbuh kembangnya. Indonesia Health Development Center (IHDC) mengingatkan terdapat sejumlah faktor kesehatan yang selama ini kerap luput dari perhatian, padahal berpotensi memengaruhi perkembangan kapasitas kognitif anak dalam jangka panjang.

Temuan tersebut disampaikan melalui Seri Kajian Strategis IHDC Nomor 4 yang mengangkat pentingnya menjaga perkembangan fungsi kognitif anak sejak usia sekolah. Dalam kajian tersebut, IHDC memperkenalkan istilah “Silent Cognitive Burden”, yaitu kondisi ketika berbagai masalah kesehatan yang tampak sederhana dapat memberikan dampak bertahap terhadap kemampuan belajar, berpikir, dan berkembang apabila tidak ditangani secara optimal.

Kajian yang dipimpin Direktur Eksekutif IHDC, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, dilakukan melalui telaah berbagai penelitian internasional yang kemudian divalidasi bersama para pakar dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari kedokteran komunitas, kesehatan masyarakat, pediatri, neurologi, oftalmologi, nutrisi, psikologi, pendidikan, hingga kebijakan publik.

Hasil kajian tersebut mengidentifikasi empat faktor kesehatan yang memiliki keterkaitan kuat dengan perkembangan kognitif anak usia sekolah, yakni gangguan refraksi atau gangguan penglihatan yang belum terkoreksi, defisiensi zat besi, kekurangan protein, serta gangguan perilaku.

Artikel Terkait

5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung

PIT POGI XXVIII Banten Anugerahi 11 Tokoh Medis Penghargaan Bergengsi

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berdasarkan estimasi IHDC, jutaan anak Indonesia diperkirakan masih menghadapi tantangan pada aspek-aspek tersebut. Gangguan penglihatan yang belum terkoreksi diperkirakan dialami oleh lebih dari delapan juta anak, sementara defisiensi zat besi diperkirakan memengaruhi lebih dari tujuh juta balita. Di sisi lain, data Kementerian Kesehatan juga menunjukkan bahwa gangguan perilaku cemas dialami oleh ratusan ribu anak usia sekolah.

Ketua Dewan Pembina IHDC sekaligus Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2014–2019, Prof. Nila F. Moeloek, menjelaskan bahwa berbagai kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam belajar, berkonsentrasi, mengingat informasi, hingga mengembangkan kreativitas.

“Selama ini kita sering memandang gangguan penglihatan, anemia, atau masalah perilaku sebagai persoalan kesehatan individual. Padahal, jika dialami oleh jutaan anak Indonesia, dampaknya dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Yang dipertaruhkan bukan hanya prestasi belajar, tetapi juga kemampuan berpikir, berinovasi, dan membangun masa depan,” ujarnya.

Dalam kajian ini, IHDC juga memperkenalkan konsep Cognitive and Future Imaginative Capacity, yaitu kemampuan neurokognitif yang memungkinkan anak belajar secara efektif, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkreasi, serta memiliki orientasi terhadap masa depan.

Menurut Dr. Ray Wagiu Basrowi, pembangunan anak perlu semakin menitikberatkan pada upaya mendukung perkembangan otak sejak dini, bukan hanya berfokus pada pencegahan penyakit.

“Perkembangan kapasitas kognitif merupakan hasil interaksi berbagai faktor, mulai dari kondisi biologis, fungsi sensorik, kemampuan neurokognitif, perilaku, hingga lingkungan sosial. Karena itu, kapasitas ini perlu mulai diperhatikan dan diukur sejak usia anak agar mereka dapat mengembangkan potensi serta membangun gambaran masa depannya,” jelasnya.

Dari berbagai faktor yang dikaji, IHDC menilai gangguan refraksi yang belum terkoreksi menjadi salah satu area yang memiliki peluang intervensi paling besar. Selain prevalensinya cukup tinggi, kondisi ini juga dapat ditangani melalui langkah yang relatif sederhana, seperti skrining kesehatan mata dan penggunaan kacamata yang sesuai.

Selain itu, IHDC juga mendorong penguatan program pencegahan anemia defisiensi besi, peningkatan kualitas gizi anak usia sekolah, serta deteksi dini terhadap gangguan perilaku sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Prof. Nila Moeloek menambahkan bahwa cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir, berkreasi, dan berinovasi.

“Investasi terhadap perkembangan otak anak merupakan investasi bagi masa depan bangsa. Dengan memberikan perhatian sejak dini terhadap kesehatan dan perkembangan mereka, kita sedang mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan di masa depan,” tuturnya.

Melalui kajian tersebut, IHDC berharap isu perkembangan kapasitas kognitif anak semakin menjadi perhatian bersama. Kolaborasi antara sektor kesehatan, pendidikan, dan pembangunan manusia dinilai penting agar setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi terbaiknya.(dhil)

Topik: ihtcKesehatan

TerkaitBerita

5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung
Kesehatan

5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
KESEHATAN PEREMPUAN: Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) POGI Prof. Dr. dr. Budi Wiweko memberikan sambutan pada PIT POGI XXVIII Banten 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Banten, pada 16–22 Juli 2026. (SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM) 
Kesehatan

PIT POGI XXVIII Banten Anugerahi 11 Tokoh Medis Penghargaan Bergengsi

oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai
Kesehatan

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian
Kesehatan

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PAMERAN TAHUNAN: Konferensi pers menjelang pameran internasional industri audio, visual, lighting, dan musik digelar di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten. Acara yang diinisiasi oleh Krista Exhibitions Group tersebut diberi nama PRO AVL Indonesia 2026. Kegiatan itu akan berlangsung sejak 28 - 31 Juli 2026. (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

PRO AVL Indonesia 2026 Tahun Ini Hadir di NICE PIK 2 Tangerang

25 Juli 2026
Kekerasan Seksual

Kekerasan Seksual Meningkat, Pemerintah dan Masyarakat Diminta Perkuat Kolaborasi

23 Juli 2026
MPR RI

Fraksi Golkar MPR RI Dorong Percepatan RUU Obligasi Daerah untuk Perkuat Pembiayaan Pembangunan

23 Juli 2026
Harry De Fretes Angkat Makna Persahabatan Lewat Single Baru “I Love You, Bestie”

Harry De Fretes Angkat Makna Persahabatan Lewat Single Baru “I Love You, Bestie”

24 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4032 shares
    Share 1613 Tweet 1008
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya