Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
in Kesehatan
A A
0
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Foto: getty images

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) dikenal sebagai salah satu penyakit yang kerap terlambat terdeteksi. Banyak penderita baru mengetahui kondisinya setelah fungsi ginjal menurun drastis hingga memerlukan terapi cuci darah (hemodialisis). Kondisi ini terjadi karena pada fase awal, kerusakan ginjal umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Pakar nefrologi dan dokter transplantasi dari Rumah Sakit Apollo Bengaluru, India, dr. Srivatsa A, menjelaskan bahwa ginjal memiliki kemampuan luar biasa untuk mempertahankan fungsinya meski sebagian jaringannya telah mengalami kerusakan.

Menurutnya, setiap ginjal memiliki jutaan unit penyaring kecil (nefron). Ketika sebagian nefron rusak, unit yang masih sehat akan bekerja lebih keras untuk menggantikan fungsi yang hilang.

“Ginjal memiliki cadangan fungsional yang luar biasa. Unit penyaring yang sehat secara otomatis akan bekerja ekstra keras untuk mengimbangi unit lain yang rusak,” jelas dr. Srivatsa.

Kemampuan kompensasi tersebut membuat banyak penderita tetap merasa sehat meski fungsi ginjal telah menurun secara signifikan. Bahkan, seseorang dapat kehilangan hingga 80 persen fungsi ginjal tanpa mengalami gejala khas.

Artikel Terkait

PIT POGI XXVIII Banten Anugerahi 11 Tokoh Medis Penghargaan Bergengsi

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

Akibatnya, penyakit baru terdiagnosis ketika kemampuan ginjal sudah tidak mampu lagi menyaring limbah metabolisme dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit tubuh.

Saat kondisi memasuki tahap lanjut, racun yang seharusnya dibuang melalui urine mulai menumpuk di dalam darah sehingga memicu berbagai keluhan serius.

Ketika fungsi ginjal terus menurun, tubuh mulai mengalami gangguan sistemik yang memengaruhi berbagai organ.

Penderita dapat mengalami kelelahan berat, mual, muntah, hingga rasa gatal yang intens akibat penumpukan zat sisa metabolisme dalam tubuh.

Selain itu, cairan yang tidak dapat dikeluarkan dengan baik akan menyebabkan pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, maupun wajah.

Kerusakan ginjal juga mengganggu produksi hormon eritropoietin, yaitu hormon yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Akibatnya, banyak pasien mengalami anemia yang ditandai dengan tubuh lemas, pucat, dan sesak napas.

Para ahli mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri apabila mengalami sejumlah keluhan berikut secara terus-menerus:

  • Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah.
  • Mudah lelah atau kelelahan ekstrem.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Mual dan muntah berulang.
  • Kram otot yang sering terjadi.
  • Sulit berkonsentrasi atau mudah linglung.
  • Perubahan jumlah, frekuensi, atau warna urine.
  • Kulit kering disertai rasa gatal yang menetap.
  • Tekanan darah tinggi yang sulit dikendalikan.

Gejala-gejala tersebut memang tidak selalu menandakan penyakit ginjal kronis, tetapi perlu mendapatkan evaluasi medis, terutama bila berlangsung lama atau disertai faktor risiko tertentu.

Kelompok yang memiliki risiko paling tinggi mengalami penyakit ginjal kronis adalah penderita diabetes mellitus dan hipertensi.

Kedua penyakit tersebut dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal secara perlahan sehingga kemampuan organ tersebut menyaring darah terus menurun dari waktu ke waktu.

Karena itu, pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala melalui tes darah dan urine sangat dianjurkan bagi individu dengan faktor risiko, meskipun belum merasakan keluhan.

Penyakit ginjal kronis dapat berkembang selama bertahun-tahun tanpa gejala yang berarti. Itulah sebabnya penyakit ini sering dijuluki sebagai “silent disease” atau penyakit yang berkembang secara diam-diam.

Dokter mengingatkan bahwa deteksi dini merupakan langkah terbaik untuk memperlambat kerusakan ginjal. Menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap terkontrol, menerapkan pola makan sehat, cukup minum, berolahraga secara teratur, serta menghindari konsumsi obat-obatan tertentu tanpa pengawasan medis merupakan upaya penting untuk menjaga kesehatan ginjal.

Semakin cepat penyakit ginjal diketahui, semakin besar peluang untuk mempertahankan fungsi ginjal dan mencegah komplikasi berat yang berujung pada kebutuhan cuci darah atau transplantasi ginjal.(Dhil/dtk)

Topik: ginjal kronis

TerkaitBerita

KESEHATAN PEREMPUAN: Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) POGI Prof. Dr. dr. Budi Wiweko memberikan sambutan pada PIT POGI XXVIII Banten 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Banten, pada 16–22 Juli 2026. (SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM) 
Kesehatan

PIT POGI XXVIII Banten Anugerahi 11 Tokoh Medis Penghargaan Bergengsi

oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian
Kesehatan

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan
Kesehatan

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO
Kesehatan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

23 Juli 2026
Rusdi Kirana

Rusdi Kirana: Ekonomi Konstitusi Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Slogan Politik

21 Juli 2026
Perpustakaan Nasional

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Literasi Harus Diwujudkan Atasi Keterbatasan Anggaran

21 Juli 2026
Bamsoet

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

22 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3999 shares
    Share 1600 Tweet 1000
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya