Koranindopos.com, Jakarta – Akses Penyiaran Bebas Biaya untuk Seluruh Masyarakat Masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air kini dipastikan dapat menikmati setiap momen krusial perjuangan para atlet nasional dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 secara gratis. Kepastian ini terwujud berkat langkah kolaboratif antara RANS Entertainment dan Lembaga Penyiaran Publik TVRI yang menghadirkan tayangan pertandingan tanpa beban biaya berlangganan.
Kemitraan strategis ini memadukan kekuatan jaringan televisi terestrial milik TVRI yang menjangkau area terpencil dengan daya jangkau platform digital dari ekosistem RANS Entertainment. Langkah ini diambil guna menjamin kemudahan akses informasi dan hiburan olahraga bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara merata.
“Maka dari itu kami RANS Entertainment bersama juga TVRI menyiarkan menghadirkan tayangan Asian Games 2026 ini secara gratis supaya bisa lebih banyak lagi orang yang nonton dari Sabang sampai Merauke di mana pun berada, insya Allah bisa memberikan dukungannya, supportnya,” ujar Nagita Slavina, CEO RANS Entertainment saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (03/09/2026).
Keterlibatan media digital dalam ajang olahraga multievent terbesar di Asia ini diharapkan mampu membangun ruang interaksi langsung antara publik dan pahlawan olahraga Indonesia. Kanal media sosial seperti YouTube disiapkan untuk menampung aliran pesan penyemangat secara langsung selama pertandingan berlangsung.
“Jadi itu terus bisa dikomen, jadi itu sebuah bentuk dukungan support yang insya Allah sampai. Titip salam buat atlet-atlet semangat semuanya,” kata Nagita Slavina.
Di sisi lain, TVRI memaksimalkan jaringan pemancar terestrialnya guna memastikan sinyal penyiaran dapat diterima hingga ke wilayah pedalaman dan daerah perbatasan. Upaya ini difokuskan untuk memfasilitasi daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur internet.
“TVRI akan bekerja sekuat tenaga untuk bisa melakukan pelayanan penyiaran yang sebaik-baiknya. Dan terakhir mungkin bukan hanya sekadar menyiarkan pertandingan, tapi kita juga memastikan ada value creation Mbak Gigi terkait dengan pertandingan-pertandingan ini,” ucap Tubagus Vicky Satari, Direktur Utama TVRI.
Gelaran Asian Games edisi ke-20 di Aichi-Nagoya, Jepang, dijadwalkan berlangsung secara resmi mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026. Pada ajang olahraga bergengsi tingkat benua ini, Indonesia mengirimkan kontingen berkekuatan 432 atlet terbaik yang akan bersaing pada 35 cabang olahraga. Selain kekuatan atlet, kontingen Indonesia juga didampingi oleh 148 pelatih dan ofisial untuk mendukung target raihan medali.
“Mudah-mudahan energi pestanya ini bisa sampai ke Aichi dan Nagoya untuk menambah semangat kawan-kawan atlet me-laga di sana di Jepang,” ujar Tubagus Vicky Satari.
Tidak hanya menayangkan persaingan di arena pertandingan, sinergi ini dirancang untuk mengangkat deretan narasi humanis di balik layar. Kisah porsi latihan yang berat, masa pemulihan cedera, hingga pengorbanan meninggalkan keluarga akan dikemas secara visual agar publik memahami dedikasi yang dijalani setiap atlet.
“Kami rindu bahwa teman-teman atlet itu mereka boleh merasa tidak sendirian. Sering kali orang melihat atlet itu dikenal karena medalinya, karena prestasinya. Padahal sebenarnya mereka itu berjuang dari jauh-jauh hari,” ujar Anggy Pasariby, Deputi 3 Media Asian Games Nagoya Tim Indonesia.
Pendekatan konten kreatif melalui kanal digital dinilai efektif untuk menjembatani jarak antara penonton dan atlet. Interaksi dua arah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesiapan mental dan kestabilan psikologis para atlet selama bertanding jauh dari rumah.
“Mungkin nanti kita bisa bikin ya itu tadi banyak ide-ide kreatif yang bisa kita jalankan nanti di penayangan-penayangan ini supaya juga semangatnya atlet ini bisa sampai ke penonton dan support penonton juga pengennya bisa sampai juga ke atlet,” ujar Nagita Slavina, CEO Rans Entertainment.
Dukungan yang mengalir dari keluarga di kampung halaman melalui layar kaca menjadi dorongan moril yang sangat bernilai. Kehadiran TVRI memegang peranan krusial agar sanak saudara atlet yang berada di area pelosok tetap dapat menyaksikan aksi putra-putri terbaik mereka.
“Kita juga minta nanti doa semuanya berdoa untuk supaya atlet kita juga berjuang dengan baik. Itu juga kemarin kita bilang ayolah tampilkan yang terbaik buat Indonesia biar kita bangkit sekali semangatnya,” ujar Linda Wahyudi dari IM Sport. (RIS/Hend)










