Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Rasio Klaim Membaik, Avrist Perkuat Bisnis Asuransi Kesehatan

Editor : Akula oleh Editor : Akula
3 September 2026
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Rasio Klaim Membaik, Avrist Perkuat Bisnis Asuransi Kesehatan

Avrist Group mulai menyatukan empat lini usaha melalui program One Avrist Synergy yang dikukuhkan pada Kamis (3/9/2026). (Foto. AKULA/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – PT Avrist Assurance melihat peluang pertumbuhan bisnis asuransi kesehatan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial yang terus meningkat. Hingga Juni 2026, rasio klaim kesehatan kumpulan perusahaan berada di sekitar 74 persen.

Direktur dan (Pjs.) Presiden Direktur Avrist Assurance Agus Setiawan mengatakan, perbaikan rasio klaim menjadi salah satu perkembangan positif bagi perusahaan. Di sisi lain, premi dari bisnis kesehatan juga tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya.

“Itu kita lihat bahwa tren klaim-nya itu membaik,” ujar Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurut Agus, asuransi kesehatan masih menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Karena itu, Avrist berharap bisnis tersebut dapat terus memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan premi perusahaan.

Artikel Terkait

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

“Jadi kita berharap memang ini salah satu kontributor premi kita yang terbesar karena kita lihat memang asuransi kesehatan itu senantiasa salah satu yang dibutuhkan masyarakat untuk proteksi untuk segala macam hal seperti financial planning dan sebagainya,” katanya.

Direktur Avrist Assurance Aldi Rinaldi menambahkan, pertumbuhan bisnis kesehatan juga terjadi di tingkat industri. Namun, segmen kumpulan atau grup masih menjadi penyumbang premi yang lebih besar dibandingkan segmen individu.

“Di Avrist sendiri kita bertumbuh (premi) dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan kita cukup bagus dari sisi asuransi kesehatan. Namun harus juga melihat dari sisi klaim,” ujar Aldi.

Ia menyebut rasio klaim Avrist secara keseluruhan berada di kisaran 75-80 persen. Khusus untuk bisnis medis, angkanya sekitar 74 persen.

“Kalau bicara grup itu ada medical, jiwa, segala macam, tapi secara medical kita di angka 74%. Jadi artinya bagus secara bisnis untuk asuransi kesehatan kumpulan,” katanya.

Aldi menilai perbaikan pengelolaan bisnis kesehatan tidak bisa dilakukan oleh perusahaan asuransi saja. Kerja sama dengan rumah sakit, regulator, BPJS, dan Kementerian Kesehatan diperlukan untuk menjaga biaya kesehatan sekaligus meningkatkan efisiensi industri.

“Kita bersyukur para regulator juga bekerja sama keras menegosiasi, mengatur kembali tata kelola dengan rumah sakit dan sebagainya,” kata Agus.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Avrist memperkuat bisnisnya secara lebih luas. Pada saat yang sama, Avrist Group juga mulai menyatukan empat lini usaha melalui program One Avrist Synergy yang dikukuhkan pada Kamis (3/9/2026).

Program ini mempertemukan Avrist Assurance, Avrist General Insurance, Avrist Asset Management, dan DPLK Avrist dalam satu ekosistem layanan keuangan.

Melalui sinergi tersebut, nasabah dapat memperoleh berbagai kebutuhan dalam satu grup, mulai dari asuransi jiwa dan kesehatan, asuransi umum, pengelolaan investasi hingga persiapan dana pensiun.

Agus mengatakan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk membuat layanan Avrist lebih terhubung dan memudahkan nasabah dalam memenuhi kebutuhan finansialnya.

“Melalui sinergi ini, kami menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih seamless dan personal di setiap touchpoint, didukung oleh integrasi layanan dan basis data yang terpadu sehingga kebutuhan nasabah dapat dipahami secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

One Avrist Synergy merupakan kelanjutan dari pembahasan yang dibangun dalam Avrist Group Financial Forum pada Februari 2026. Saat itu, seluruh entitas Avrist Group mendorong kerja sama yang lebih erat untuk menghadapi kebutuhan keuangan masyarakat yang semakin beragam.

Selain memperluas layanan, integrasi tersebut juga ditujukan untuk mendorong penjualan produk secara bersama, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat hubungan dengan nasabah.

Dari sisi kinerja, Avrist Assurance mencatatkan total aset Rp5,94 triliun per Juni 2026. Ekuitas perusahaan mencapai Rp2,078 triliun dengan laba bersih Rp122,7 miliar. Sementara rasio solvabilitas atau RBC berada di level 708,2 persen.

Kinerja tersebut didukung tiga entitas lain dalam grup. Avrist General Insurance mencatat gross written premium Rp239 miliar dan laba bersih Rp6 miliar dengan RBC 210 persen.

Di sektor investasi, Avrist Asset Management mengelola dana sebesar Rp3,56 triliun per Juni 2026. Dana tersebut berasal dari 57.473 investor ritel dan 135 investor institusional.

Sementara itu, DPLK Avrist memiliki dana kelolaan Rp1,3 triliun. Jumlah tersebut meningkat 5,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Aldi mengatakan penyatuan kekuatan dari empat entitas tersebut diharapkan membuat Avrist lebih mudah merespons kebutuhan nasabah.

“One Avrist Synergy bukan sekedar menyatukan perusahaan, tetapi menyatukan kekuatan, kompetensi, dan inovasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” kata Aldi.

Dengan sinergi tersebut, Avrist Group kini mengarahkan bisnisnya tidak hanya pada perlindungan risiko, tetapi juga pada kebutuhan finansial yang lebih luas, mulai dari kesehatan, investasi hingga persiapan masa pensiun. (RIS/Kul)

Topik: AsuransiAvrist

TerkaitBerita

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial
Properti

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

oleh Editor : Doe
6 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130
Ekonomi

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

6 Oktober 2026
Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

6 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

6 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

6 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4900 shares
    Share 1960 Tweet 1225
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya