Koranindopos.com, JAKARTA – Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra, memiliki kenangan manis di Sirkuit Magny-Cours, Prancis. Dia pernah meraih kemenangan di R3 BLU CRU World Cup 2023 serta finis kedua dan ketiga pada World Supersport 300 2024. Seri ke-9 akan berlangsung di sirkuit tersebut pada 4-6 September. Aldi membawa modal positif dari rekam jejaknya di lintasan itu.
Musim lalu, Aldi harus melewatkan seri Magny-Cours World Supersport 2025 karena cedera. Kini, pembalap AS BLU CRU Racing Team itu memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan performa terbaik sekaligus melanjutkan tren positif dengan finis di posisi 10 besar dalam balapan.
Aldi datang dengan motivasi besar karena membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisinya di klasemen. Pembalap berusia 20 tahun asal Yogyakarta itu kini menempati peringkat ke-11 dengan koleksi 111 poin, hanya terpaut tipis dari tiga pembalap di atasnya.
Persiapan menghadapi seri Prancis dilakukan Aldi dengan menjalani latihan fisik di Andorra, Spanyol, sebelum bertolak ke Magny-Cours. Pengalaman positif di lintasan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan World Supersport yang semakin ketat.
”Mengambil poin penting pada putaran Prancis ini akan berpengaruh pada sisa musim yang tinggal 4 seri lagi. Karenanya saya harus mengejar tambahan poin agar dapat mengakhiri kejuaraan masuk peringkat 10 besar. Magny-Cours sirkuit yang familiar dan beberapa kali saya memperoleh hasil istimewa. Mudah-mudahan kali ini mampu mewujudkan result spesial lagi,” ungkap Aldi Satya Mahendra.
Target masuk 10 besar membuat setiap poin di Magny-Cours memiliki arti penting. Aldi hanya memiliki empat seri tersisa untuk memangkas jarak dengan para pembalap yang berada di atasnya sekaligus memperbaiki posisi di klasemen akhir.
Dengan pengalaman meraih kemenangan dan podium di Magny-Cours, peluang untuk kembali meraih hasil kompetitif terbuka. Tantangannya adalah mengubah modal tersebut menjadi performa konsisten sepanjang akhir pekan balapan. (bnt/mmr)










