Selasa, 20 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Angkat Kisah Beda Alam dan Agama, Ini Sinopsis Film Piye To Kih?

Editor : Akula oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026
in Film dan Musik
A A
0
Angkat Kisah Beda Alam dan Agama, Ini Sinopsis Film Piye To Kih?

Miracle Pictures secara resmi meluncurkan poster dan trailer utama untuk proyek film layar lebar terbaru mereka yang berjudul Piye To Kih? (Foto. HENDRA/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Rumah produksi Miracle Pictures secara resmi meluncurkan poster dan trailer utama untuk proyek film layar lebar terbaru mereka yang berjudul Piye To Kih?. Peluncuran media promosi ini digelar dalam sebuah acara jumpa pers di Halease Hub Co Working Space, Thamrin City Mall, Jakarta Pusat, pada Senin (19/10/2026). Langkah ini menandai dimulainya promosi menuju jadwal tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.

Film berdurasi 108 menit ini disutradarai oleh Ito Mavin, yang juga bertindak sebagai produser serta menulis skenario bersama Endik Koeswoyo. Proses pengambilan gambar film ini telah dirampungkan pada periode 6 Oktober hingga 29 Oktober 2025. Mengusung genre drama komedi dengan sentuhan elemen supranatural, film ini menyajikan alur cerita yang berfokus pada konflik dinamika hubungan antarmanusia dan batas keyakinan.

Sinopsis dan Latar Belakang Cerita
Alur cerita film Piye To Kih? mengikutsertakan perjalanan karakter bernama Mukidi, seorang pria yang berupaya membuktikan kesiapannya untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus dan menyebabkan kehidupannya menjadi kacau. Di tengah situasi tersebut, Mukidi berpapasan dengan Sukma, seorang perempuan misterius yang berasal dari dimensi alam yang berbeda.

Hubungan antara Mukidi dan Sukma berkembang menjadi lebih kompleks seiring ditemukannya berbagai perbedaan mendasar di antara mereka. Konflik sentral dari interaksi kedua karakter ini terangkum dalam sebuah kalimat yang dihadirkan di dalam dialog film. “udah Beda Alam, Beda Agama Pula… Piye To Kih?”

Artikel Terkait

Oki & Nirmala Resmi Rilis Teaser

Konflik dengan Ayah Warnai Kisah Muda Buya Hamka di Film Terbaru

Film Begu Ganjang Hadirkan Teror Mitos Batak di Tengah Dunia Kedokteran

Selain menyoroti dinamika antara dua pemeran utama, alur cerita juga melibatkan unsur persahabatan, keluarga, nilai kejujuran, serta penerimaan atas proses pendewasaan diri. Karakter Gendut dan Penyok hadir mendampingi Mukidi sebagai bagian integral dari alur cerita. Sementara itu, jajaran keluarga menjadi dasar dorongan emosional bagi Mukidi dalam menentukan pilihan hidupnya.

Sederet aktor dan aktris Indonesia terlibat dalam pembuatan film ini. Karakter Mukidi diperankan oleh Heri Chandra, sedangkan karakter Sukma dibawakan oleh Dara Sarasvati. Selain pemeran utama, film ini didukung oleh Sutrisno Agung (Gendut), Eko Dunung (Penyok), Gabriella Desta (Bunga), serta Wiyono, Rizka Oktavia, Tj Ruth, Ibnu Gundul, Marwoto, Ivonne Dahler, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, dan Yono Bakrie.

Sisi audio dan aspek emosional film didukung oleh hadirnya empat lagu tema orisinal yang diciptakan oleh musisi Lek Dahlan. Lagu-lagu tersebut meliputi Sigaran Nyowo, Kelangan, Gemati, dan Piye To Kih?. Tiga lagu pertama dinyanyikan langsung oleh Lek Dahlan, sedangkan lagu Piye To Kih? dibawakan secara kolaboratif oleh karakter Mukidi, Gendut, dan Penyok. Keempat video musik tersebut telah diunggah di kanal YouTube resmi Miracle Pictures sejak 15 Oktober 2026.

Guna mengenalkan film ke masyarakat luas, pihak rumah produksi menyusun rangkaian kegiatan promosi roadshow di 17 kota. Program roadshow dijadwalkan mulai berjalan pada 22 Oktober 2026. Kota-kota yang akan dikunjungi meliputi Semarang, Yogyakarta, Magelang, Solo, Sragen, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Nganjuk, Kediri, Mojokerto, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar, hingga Tulungagung.

Kegiatan di setiap kota mencakup wawancara radio, sesi sapa penggemar (meet & greet), kunjungan sekolah dan kampus, serta pemutaran khusus (special screening). Acara pemutaran khusus ini memberi kesempatan bagi penonton di daerah untuk menyaksikan film lebih awal bersama para jajaran pemeran sebelum tanggal rilis nasional.

Rangkaian acara pemutaran perdana akan dilanjutkan dengan agenda Home Premiere yang berlokasi di Kediri pada 6 November 2026. Setelah itu, Gala Premiere skala nasional dilaksanakan di Jakarta pada 12 November 2026. Seluruh rangkaian promosi ini bermuara pada penayangan resmi secara serentak di bioskop-bioskop Indonesia pada 19 November 2026. (BRG/Kul)

 

 

Gry o natychmiastowej wygranej tworza osobna kategorie, miedzy automatem a prostym zakladem. Crash, minki i kosci gra sie w kilka sekund, czesto z jedna decyzja na runde. Ich urok tkwi w tempie i natychmiastowej czytelnosci wyniku.

Format gier o natychmiastowym wyniku

W grze crash mnoznik rosnie az do nieprzewidywalnego zatrzymania, a gracz musi zainkasowac wczesniej; w minkach kazde otwarte pole zwieksza potencjalna wygrana i ryzyko. Ciekawi tego formatu moga bissonn.pl i zobaczyc, ktorzy operatorzy je oferuja. Ogloszony wskaznik zwrotu bywa tu wysoki, ale liczba rund na minute rowniez.

ElementDlaczego wazny
Rundy na minuteZwielokrotniaja ekspozycje na ryzyko
Auto-inkasoUstala wyjscie z gory
  • Szybkie tempo zwieksza liczbe stawek na godzine
  • Automatyczne inkaso unika decyzji w pospiechu

Te gry sciskaja wiele decyzji w krotkim czasie i to ich glowny wplyw na budzet. Nawet przy wysokim wskazniku zwrotu marza kasyna dziala przy kazdej rundzie. Ustal liczbe rund lub czas przed startem, a nie w trakcie partii.

Topik: Dara SarasvatiDrama Komedi Supranaturalfilm indonesia 2026Heri ChandraIto MavinLek DahlanMiracle PicturesPiye To Kih?Sinopsis Piye To Kih?

TerkaitBerita

Oki & Nirmala Resmi Rilis Teaser
Film dan Musik

Oki & Nirmala Resmi Rilis Teaser

oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026
Konflik dengan Ayah Warnai Kisah Muda Buya Hamka di Film Terbaru
Film dan Musik

Konflik dengan Ayah Warnai Kisah Muda Buya Hamka di Film Terbaru

oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026
Film Begu Ganjang Hadirkan Teror Mitos Batak di Tengah Dunia Kedokteran
Film dan Musik

Film Begu Ganjang Hadirkan Teror Mitos Batak di Tengah Dunia Kedokteran

oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026
Absen Dampingi, Shyalimar Malik Terharu Sang Putra Raih MVP Turnamen Basket
Film dan Musik

Absen Dampingi, Shyalimar Malik Terharu Sang Putra Raih MVP Turnamen Basket

oleh Editor : Akula
19 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

AKSI SPEKTAKULER: Dua aktivis Greenpeace Indonesia saat memanjat Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026) pagi dengan cara single rope technique. (Foto: IST)

Penahanan Tanpa Dasar Hukum, Polda Bebaskan Aktivis Greenpeace

20 Oktober 2026
Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha

Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha

20 Oktober 2026
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup

Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup

20 Oktober 2026
Menebarkan Kebaikan, Menghadirkan Harapan Bersama Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia

Menebarkan Kebaikan, Menghadirkan Harapan Bersama Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia

20 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1074 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Liverpool, Real Madrid, dan PSG Tampil Menyala di Matchday Kedua

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dua Serial MD Entertainment Masuk iQIYI, Drama Indonesia Siap Menjangkau Penonton Global

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • BMKG Ungkap Sebaran Asap Karhutla di Indonesia, Apakah Sudah Sampai Jakarta?

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya