Koranindopos.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya membebaskan seluruh aktivis Greenpeace Indonesia pada Selasa (20/10/2026) malam. Sebelumnya, sebanyak 11 aktivis ditangkap polisi setelah membentangkan spanduk di Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026) pagi.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun IG resmi Greenpeace Indonesia yang bertuliskan “Tidak ada unsur pidana, enam aktivis Greenpeace dibebaskan”. Sementara dari pihak Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.
Sebelumnya, pada Selasa pagi, sebelas aktivis ditangkap polisi setelah membentangkan spanduk berisi kritik krisis iklim terhadap pemerintah di Patung Selamat Datang setinggi sekitar 30 meter. Kemudian, pada sore hari, lima orang di antaranya telah dibebaskan. “Total 11 orang yang ditangkap. Sementara dari 11 ada 5 orang dari tim rescue dan pers sudah diperbolehkan pulang,” kata Kepala Bidang Advokasi LBH Jakarta Alif Fauzi Nurwidiastomo yang juga menjadi tim pendamping aktivis Greenpeace ketika dimintai konfirmasi pada Selasa (20/10/2026).
Pengacara publik LBH Jakarta, Daniel Winarta, mengatakan enam aktivis tersebut kini sedang diminta menunggu pelimpahan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) PMJ. Namun, menurut dia, setelah sekitar tiga jam menunggu, tidak ada kejelasan dari pihak kepolisian. “Saat ini, enam orang aktivis yang beraksi tadi masih belum diperbolehkan pulang tanpa dasar hukum yang jelas,” kata Daniel.
Daniel menduga polisi sedang mencari kesalahan para aktivis. “Kami menduga Polda Metro Jaya seperti mencoba mencari-cari pelanggaran hukum yang sebenarnya tidak ada,” ujarnya.
Pemanjat Profesional, Pakai Teknik Khusus SRT
Aksi para aktivis tersebut sukses membuat publik heboh. Keberanian mereka menyuarakan aspirasi dan kritik terhadap pemerintah dengan gaya berbeda menuai pujian di dunia maya. Mereka berhasil membentangkan spanduk berisi tentang krisis iklim bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”. Meskipun itu hanya bertahan beberapa menit karena diturunkan petugas.
Selain itu, yang menarik, para aktivis yang memanjat bangunan ikonik ibu kota tersebut adalah perempuan. Mereka melakukan aksi tersebut dengan teknik profesional. Itu terlihat dari cara mereka menggunakan teknik panjat khusus bernama single rope technique (SRT).
SRT adalah metode pemindahan posisi, baik naik (ascending) maupun turun (descending) di medan vertikal dengan menggunakan satu utas tali statis sebagai jalur utama. Teknik SRT awal mulanya populer dalam kegiatan penjelajahan goa vertikal (caving) dan perawatan pohon tinggi (arboriculture). (kmp/tto/mmr)
Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.
Games That Resolve Immediately
Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.
| Game Type | Session Length |
|---|---|
| Scratch card | Seconds |
| Crash | Under a minute |
| Quick draw | 1 to 2 minutes |
- Check published return percentages before playing
- Decide a cash out point in advance on crash titles
Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.










