Koranindopos.com – JAKARTA — Sebuah mobil SUV Honda HR-V bernomor polisi B 1452 DYV mengalami kecelakaan tunggal hingga terperosok ke dalam aliran Kali Batanghari di kawasan Harmoni, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/11/2026).
Pengemudi mobil—seorang perempuan yang merupakan penumpang tunggal di dalam kendaraan tersebut—dipastikan selamat dari insiden maut itu, meski mengalami luka memar dan kondisi syok berat.
Anggota Satlantas Polda Metro Jaya, Briptu Andika Dwi Putra, mengonfirmasi bahwa pengemudi dalam keadaan sadar saat berhasil dievakuasi dari dalam kabin kendaraan.
“Kondisinya sadar. Tadi langsung diantar sama gojek ke sana (rumah sakit). Untuk keadaan, ya mungkin memar-memar sama mungkin gangguan sedikit kaget, syok. Itu aja sih,” kata Andika di lokasi kejadian, Rabu (4/11/2026).
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP), insiden bermula saat Honda HR-V berwarna hitam tersebut melaju dari arah Glodok menuju persimpangan lampu lalu lintas (traffic light) Harmoni ke arah Monas.
Saat melintas di ruas Jalan Gajah Mada, kendaraan hilang kendali dan menabrak pembatas jalan di sisi kiri:
-
Hantaman Awal: Mobil menabrak trotoar pembatas jalan di sebelah kiri dengan kecepatan tertentu.
-
Kehilangan Kendali: Benturan keras menyebabkan kendaraan oleng hingga melompati pembatas.
-
Terperosok: Mobil terpental dan jatuh tepat di bagian tengah aliran Kali Batanghari.
“Honda HR-V ini dari arah sana (Glodok) menuju ke TL Harmoni. Cuman di pertengahan jalan, kendaraan tersebut nabrak trotoar pembatas jalan di kiri, terus oleng dan akhirnya mobil lompat dan nyebur ke kali,” jelas Andika.
Sesaat setelah mobil tercebur ke dalam air, pengemudi berhasil keluar dari kabin kendaraan. Pengemudi yang kedinginan dan mengalami luka-luka langsung dibantu oleh warga serta pengemudi ojek online yang melintas di lokasi untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat.
Mengenai dugaan penyebab kecelakaan, pihak kepolisian menduga pengemudi mengalami penurunan konsentrasi atau mengantuk saat mengemudi. Namun, Satlantas Polda Metro Jaya masih akan melakukan pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut setelah kondisi kesehatan pengemudi stabil.
“Oleng mungkin atau ngantuk. Tapi jelasnya belum tahu, nanti diperiksa dulu ya,” tutur Andika.
Proses evakuasi bangkai kendaraan dari dasar kali dilaporkan melibatkan alat berat (crane) guna mengangkat mobil tanpa mengganggu arus lalu lintas di kawasan padat Harmoni.(dhil/kmps)




