Rabu, 4 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Penganiayaan Bayi di Toilet Kebayoran: Saksi Sempat Dengar Jeritan dan Tangisan dari Dalam Bilik

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 November 2026
in Megapolitan
A A
0
Penganiayaan Bayi di Toilet Kebayoran: Saksi Sempat Dengar Jeritan dan Tangisan dari Dalam Bilik

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Kesaksian pilu diungkapkan oleh Lutfi, seorang pemilik fasilitas toilet umum di seberang Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan. Ia menceritakan momen-momen mencekam saat mendengar jeritan dan tangisan balita berusia 1 tahun 10 bulan berinisial SF pada Sabtu (31/10/2026) malam.

Peristiwa tersebut terkuak sekitar pukul 23.00 WIB ketika Lutfi hendak mandi sebelum beristirahat. Dari salah satu bilik toilet yang tertutup rapat, ia mendengar suara tangisan anak yang terputus-putus.

“Sedikit-sedikit nangis, ntar diam. Nangis, diam. ‘Ada apa?’ Sampai makin penasaran. Saya urungin niat saya untuk mandi, saya keluar lagi,” kata Lutfi saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (3/11/2026).

Lutfi mengamati pintu bilik tersebut selama kurang lebih 30 menit hingga akhirnya seorang anak perempuan bertubuh kecil keluar dari bilik yang pintunya terbuka.

Bocah malang berinisial SF tersebut keluar dalam kondisi tubuh basah kuyup dan tampak kedinginan dengan sorot mata penuh ketakutan.

Artikel Terkait

Lepas Citra Narkoba: Pemkot Jakbar Mulai Penataan Kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Duka Kecelakaan Truk Molen Bekasi: 12 Korban Merupakan Satu Keluarga, Sopir Resmi Ditetapkan Tersangka

Strategi Taktis Penggerebekan Kampung Bahari: Polisi Gunakan KRL Khusus untuk Kepung Sarang Narkoba

Saat Lutfi menegur pria yang berada di dalam bilik tersebut, pria yang kemudian diketahui merupakan ayah tiri korban, Alfian Rudiansyah (22), berdalih bahwa ia hanya sedang memberi pelajaran kepada sang anak.

“Saya tegor, ‘Itu kenapa itu anak?’ Dia jawab, ‘Enggak, Bang, bandel doang. Nakal dia.’ Udah, cuman gitu doang,” jelas Lutfi.

Mendengar percakapan tersebut, korban SF sempat melangkah mendekati Lutfi. Namun, langkah kaki kecilnya terhenti karena rasa mual hingga muntah mengeluarkan cairan air dari mulutnya.

Alfian kembali berdalih bahwa sang anak memuntahkan air akibat masuk angin usai mandi malam.

  • Sentuhan Terakhir Korban: Korban sempat memegang kaki Lutfi dengan tangan kecilnya yang dingin.

  • Tindakan Pelaku: Alfian mengeringkan tubuh korban menggunakan popok bekas dan meminta izin menggunakan keset musala sebagai pakaian ganti.

  • Upaya Bantuan Saksi: Lutfi sempat menawarkan diri untuk mengambilkan pakaian bekas anaknya. Namun, saat kembali, Alfian telah menggendong korban dan bergegas pergi meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan panggilan Lutfi.

Insiden penganiayaan di toilet umum dekat Stasiun Kebayoran ini berujung tragis setelah bayi berusia 20 bulan tersebut dinyatakan tewas.

Penyidikan kepolisian mengungkap bahwa korban mengalami tindakan kekerasan berat—termasuk ditenggelamkan ke dalam ember toilet—serta indikasi mengalami kurang gizi. Kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan balita ini saat ini ditangani secara intensif oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.(dhil/kmps)

Topik: bayikebayoranpenganiayaan

TerkaitBerita

Lepas Citra Narkoba: Pemkot Jakbar Mulai Penataan Kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos
Megapolitan

Lepas Citra Narkoba: Pemkot Jakbar Mulai Penataan Kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos

oleh Editor : Affandy
4 November 2026
Duka Kecelakaan Truk Molen Bekasi: 12 Korban Merupakan Satu Keluarga, Sopir Resmi Ditetapkan Tersangka
Megapolitan

Duka Kecelakaan Truk Molen Bekasi: 12 Korban Merupakan Satu Keluarga, Sopir Resmi Ditetapkan Tersangka

oleh Editor : Affandy
3 November 2026
Strategi Taktis Penggerebekan Kampung Bahari: Polisi Gunakan KRL Khusus untuk Kepung Sarang Narkoba
Megapolitan

Strategi Taktis Penggerebekan Kampung Bahari: Polisi Gunakan KRL Khusus untuk Kepung Sarang Narkoba

oleh Editor : Affandy
2 November 2026
Menteri PKP Soroti Rumah Tak Layak Huni, Pemerintah Siapkan Bedah Rumah dan Pemberdayaan Ekonomi
Megapolitan

Menteri PKP Soroti Rumah Tak Layak Huni, Pemerintah Siapkan Bedah Rumah dan Pemberdayaan Ekonomi

oleh Editor : Affandy
1 November 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Lepas Citra Narkoba: Pemkot Jakbar Mulai Penataan Kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Lepas Citra Narkoba: Pemkot Jakbar Mulai Penataan Kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos

4 November 2026
Bareskrim Beberkan Kronologi Penyadapan Ilegal Prabowo dan Politikus oleh Jenderal Listyo Sigit dkk

Bareskrim Beberkan Kronologi Penyadapan Ilegal Prabowo dan Politikus oleh Jenderal Listyo Sigit dkk

4 November 2026
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo: Yusril Minta Publik Tak Ragukan Objektivitas Polri Usut 3 Jenderal

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo: Yusril Minta Publik Tak Ragukan Objektivitas Polri Usut 3 Jenderal

4 November 2026
KETERANGAN PERS: Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menggelar jumpa pers terkait penyadapan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Selasa (3/11/2026). (Foto: CNN Indonesia TV)

Yusril Sebut Tiga Polisi Yang Jadi Tersangka Belum Dijerat Pasal Makar

4 November 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5217 shares
    Share 2087 Tweet 1304
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BPOM Telusuri Polemik Beeru Stevia: Tarik Sampel dan Uji Lab Terkait Klaim Pemanis Nol Kalori

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Saham RANS Entertainmen Anjlok ke Rp 96 per Saham, Melorot Jauh dari Harga IPO

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya