Kamis, 5 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027, Ini Potensi yang Diunggulkan

Editor : Akula oleh Editor : Akula
5 November 2026
in Ekonomi
A A
0
Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027, Ini Potensi yang Diunggulkan

Bantul dan Padang ditetapkan sebagai nominasi UNESCO Creative Cities Network 2027. Kriya dan gastronomi menjadi potensi unggulan Indonesia di tingkat dunia. (Foto. HENDRAKORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Indonesia kembali memperluas peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas daerah ke tingkat internasional. Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kota Padang, Sumatra Barat, resmi ditetapkan sebagai dua daerah yang akan mewakili Indonesia dalam nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027.

Bantul akan diusulkan melalui subsektor Crafts and Folk Art atau Kriya dan Seni Rakyat, sedangkan Padang mengandalkan subsektor Gastronomy atau gastronomi. Penetapan tersebut dilakukan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif setelah kedua daerah melewati tahapan seleksi nasional yang mencakup pemeriksaan administrasi, penilaian substansi, hingga presentasi dokumen pengajuan atau dossier di hadapan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Proses penentuan perwakilan Indonesia melibatkan lima tim pengarah dan tujuh tim seleksi yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Tahapan tersebut dirancang untuk memastikan daerah yang diajukan mempunyai kekuatan ekosistem kreatif, program pengembangan berkelanjutan, serta potensi kerja sama dengan kota-kota lain di dunia.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pencalonan kedua daerah bukan hanya bertujuan memperoleh pengakuan internasional. Pemerintah ingin menjadikan proses tersebut sebagai momentum untuk memperkuat industri kreatif lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus membuka kesempatan kerja di daerah.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.557.000 per Gram, Buyback Disesuaikan

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III-2026, Ditopang Konsumsi dan Investasi

Astra Auto Fest 2026 Satukan Otomotif, Finansial, dan Lifestyle dalam Satu Ekosistem

“Kementerian Ekraf ingin terus mendampingi sehingga tidak berhenti sebatas nominasi. Ini harus mempunyai dampak ekonomi, termasuk dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kontribusi terhadap PDRB daerah. Sebab kumpulan dari PDRB daerah akan menjadi PDB nasional,” ujar Menteri Ekraf di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026).

Kementerian Ekraf bersama Panselnas selanjutnya akan membantu penyempurnaan dossier, memperkuat publikasi di tingkat nasional dan internasional, serta memfasilitasi komunikasi dengan kota-kota yang sudah menjadi anggota UCCN. Pendampingan juga melibatkan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memperluas jaringan dan memperoleh rekomendasi dari anggota jejaring tersebut. Finalisasi dokumen dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember 2026, sebelum disampaikan kepada Sekretariat UCCN di Paris pada awal 2027. Pengumuman hasil penetapan anggota baru diperkirakan berlangsung Oktober 2027.

Bantul memiliki sejarah panjang dalam pengembangan kerajinan yang berkaitan dengan warisan budaya sejak abad ke-16, pada masa Kerajaan Mataram Islam. Berbagai produk kriya di daerah ini memanfaatkan bahan alam seperti bambu, pandan, eceng gondok, pelepah pisang, kayu, batu, dan kulit. Penggunaan material tersebut turut dikembangkan melalui pendekatan ekonomi sirkular dan restorasi ekologis.

Daya saing industri kriya Bantul juga terlihat dari jangkauan pasarnya yang telah menembus 38 negara dengan nilai ekspor mencapai USD 6,71 juta. Sektor ini melibatkan lebih dari 45 persen perajin perempuan, sekaligus membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dan generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi kreatif. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyatakan pemerintah daerah akan melanjutkan penguatan ekosistem yang sudah terbentuk agar manfaatnya semakin luas.

“Kami berkomitmen untuk memperbaiki hal-hal yang masih belum sempurna, terutama memperkuat ekosistem kreatif di Kabupaten Bantul yang memang sudah terbangun cukup lama, tinggal menguatkan sehingga kemanfaatannya semakin dirasakan banyak warga Bantul,” ungkap Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

Sementara itu, Padang mengandalkan kekayaan kuliner yang terbentuk melalui sejarah perdagangan rempah dan pertemuan berbagai kebudayaan, termasuk Minangkabau, Tionghoa, India, dan Nias. Tradisi makan bajamba, manatiang piriang, serta teknik memasak rendang atau marandang menjadi bagian dari identitas gastronomi yang terus dipertahankan. Ekosistem tersebut kini menyerap lebih dari 53 ribu tenaga kerja dan telah memiliki jangkauan pasar ekspor melalui produk bumbu. Keberadaan Sentra Rendang dan Bagindo Aziz Chan Youth Center turut mendukung pengembangan aktivitas kuliner dan kreativitas masyarakat.

“Kami sangat bersyukur hari ini. Menjadi salah satu nominasi untuk mengajukan kepada UNESCO Creative Cities Network bukan hal yang mudah. Tentu harus ada strategi penyusunan dossier yang bisa menerjemahkan potensi dan kekayaan Kota Padang. Kami berharap dukungan dari kementerian dan Panselnas untuk menyusun ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Wali Kota Padang, Fadly Amran.

UNESCO Creative Cities Network dibentuk pada 2004 untuk mendorong kerja sama antarkota yang menjadikan kreativitas sebagai salah satu strategi pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan data UNESCO yang diperbarui pada 2026, jejaring tersebut telah mencakup 408 kota di lebih dari 100 negara dengan delapan bidang kreatif, termasuk kriya, gastronomi, desain, film, sastra, musik, media art, dan arsitektur.

Saat ini, Indonesia telah memiliki tujuh anggota UCCN, yakni Pekalongan, Bandung, Ambon, Jakarta, Surakarta, Ponorogo, dan Malang. Apabila Bantul dan Padang berhasil memperoleh penetapan pada 2027, jumlah kota kreatif Indonesia dalam jejaring tersebut berpotensi bertambah menjadi sembilan. Pengusulan kedua daerah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membawa potensi lokal ke panggung internasional melalui penguatan budaya, industri kreatif, dan kolaborasi ekonomi. (BRG/Hend)

 

Topik: bantulEkonomi KreatifGastronomiKementerian Ekonomi KreatifKota PadangKriyaKuliner IndonesiaUCCN 2027UNESCO Creative Cities Network

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.557.000 per Gram, Buyback Disesuaikan
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.557.000 per Gram, Buyback Disesuaikan

oleh Editor : Affandy
5 November 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III-2026, Ditopang Konsumsi dan Investasi
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III-2026, Ditopang Konsumsi dan Investasi

oleh Editor : Affandy
5 November 2026
Astra Auto Fest 2026 Satukan Otomotif, Finansial, dan Lifestyle dalam Satu Ekosistem
Ekonomi

Astra Auto Fest 2026 Satukan Otomotif, Finansial, dan Lifestyle dalam Satu Ekosistem

oleh Editor : Doe
4 November 2026
Proyeksi Rupiah Berpotensi Terus Melemah Hingga Rp 18.350 per Dolar AS hingga Akhir 2026
Bisnis

Proyeksi Rupiah Berpotensi Terus Melemah Hingga Rp 18.350 per Dolar AS hingga Akhir 2026

oleh Editor : Affandy
4 November 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dampak Karhutla 2026: Kemenkes Catat Kasus ISPA Tembus 401 Ribu, Balita dan Lansia mendominasi

Dampak Karhutla 2026: Kemenkes Catat Kasus ISPA Tembus 401 Ribu, Balita dan Lansia mendominasi

5 November 2026
Pegadaian Serahkan Hibah Fasilitas The Gade Creative Lounge Kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Pegadaian Serahkan Hibah Fasilitas The Gade Creative Lounge Kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

5 November 2026
Dari 5G Hingga Remote Management: Teltonika Gelar Networking Solutions Summit Pertama di Indonesia

Dari 5G Hingga Remote Management: Teltonika Gelar Networking Solutions Summit Pertama di Indonesia

5 November 2026
MOHINI Pilih Topeng Emas untuk Perkenalkan Diri, Single Perdana Dirilis Januari 2027

MOHINI Pilih Topeng Emas untuk Perkenalkan Diri, Single Perdana Dirilis Januari 2027

5 November 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5236 shares
    Share 2094 Tweet 1309
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Gandeng 3 Kementerian, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Jaringan B2B Global

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Saham RANS Entertainmen Anjlok ke Rp 96 per Saham, Melorot Jauh dari Harga IPO

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya