Koranindopos.com – Jakarta. Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus memang telah berlalu. Dan di Istana Merdeka, setiap tahunnya upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi moment yang selalu ditunggu-tunggu.
Selalu ada cerita dibalik meriahnya ramgkaian upacara 17 Agustus yang rutin diadakan setiap tahunnya tersebut.
Ditahun ini, muncul, salah satu yang mampu mencuri perhatian khalayak. Dialah sosok muda bersahaja dengan parasnya yang gagah dan rupawan yaitu Lettu inf Burhan Afrijaya Najamuddin.
Sosok muda itu adalah pemimpin pasukan Yonif Mekanis 202/ Tajimalela Brigif Mekanis 1 Pengaman ibu Kota/Jayasakti, Kodam Jaya/Jayakarta. Lettu inf Burhan Afrijaya Najamuddin beraksi di Istana Negara pada saat penurunan bendera Merah Putih di Istana Negara, Rabu (17/8).
Usai melaksanakan tugasnya, Burhan yang lahir di kota Makassar, 16 April 1992 tersebut tiba-tiba mendapat kejutan saat Presiden Joko Widodo datang menyalaminya.
Air mata pun nyaris menggenang di pelupuk matanya. Beberapa awak media yang menangkap momentum itu berusaha mewawancarai pemuda tersebut seraya mencoba menanyakan apa kesannya dipercaya untuk memimpin pasukan pada perhelatan megah di Istana hari itu.
“Saya hanya ingat pesan bapak saya ketika saya ditugaskan menjadi komandan pasukan dan saya lapor ke bapak saya. Beliau berkata :Nak, Persiapkan baik-baik, jaga kepercayaan dan tampilkan yang terbaik. Bapak bangga sama kamu. Namun suara bapak saya sangat bergetar saat itu”. Itu saja yang membuat saya terharu,” ujar Lettu Inf Burhan.
Karir Burhan sendiri di militer dimulai saat masuk Akademi Militer di Magelang pada tahun 2013 dan meraih kelulusan di tahun 2017. Dalam penugasan Lettu inf Burhan Afrijaya Najamuddin pernah membawa tim ton tangkas yonif mekanis 202 Tajimalela menjadi juara 1 antar satuan se-Kodam Jaya/ Jayakarta.
Di usia karirnya yang masih terbilang muda tentunya sangat menginspirasi bagi generasi muda yang ke depannya ingin menjadi seorang tentara Republik Indonesia. (AL)










