Rabu, 29 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Gubernur Anies Buka Tiga Ruang Limpah Sungai Jakarta, Kendalikan Banjir dan Hadirkan Ruang Terbuka Biru

Editor : Hana oleh Editor : Hana
7 Oktober 2022
in Megapolitan
A A
0
Ruang Limpah Sungai

Gubernur meninjau RLS Brigif

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemprov DKI Jakarta melakukan berbagai inovasi dan terobosan untuk mengendalikan banjir. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga terobosan dalam bentuk penguatan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, berbagai pendekatan juga dilakukan, salah satunya adalah menggunakan pendekatan berbasis alam.

Salah satu implikasi dari pendekatan berbasis alam tersebut adalah Pemprov DKI Jakarta membangun tiga Ruang Limpah Sungai (RLS). Dalam kesempatan pembukaan tiga Ruang Limpah Sungai (RLS), yakni RLS Lebak Bulus, RLS Brigif, dan RLS Pondok Ranggon, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan terkait pembangunan yang kerap memberikan dampak kerusakan lingkungan, sehingga penting agar kita menggunakan pendekatan yang lebih ramah lingkungan.

“Kita semua merasakan betul betapa proses pembangunan selama beberapa abad ini banyak mengadopsi pendekatan yang ternyata mengakibatkan kerusakan lingkungan dan kita rasakan dampaknya sekarang,” ucap Gubernur Anies dalam pembukaan secara simbolis RLS Brigif, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Kamis (6/10).

“Ini membuat kita semua harus sadar mengubah pendekatan kita dalam menyelesaikan masalah yang ada, dan kita perhatikan persoalan limpahan air di sungai sebabnya karena cara kita melakukan pembangunan beberapa dekade belakangan ini,” tambahnya.

Artikel Terkait

Curanmor Sasar Indekos di Kebon Jeruk, Motor Honda Beat Penghuni Dibawa Kabur

IKEA Ajak Masyarakat Tata Ulang Ruang Rumah Lewat Kampanye “Luangkan Ruang”

Adira Finance Berangkatkan Pemenang Program Umrah untuk Sahabat 2026, Diikuti Lebih dari 690 Ribu Konsumen

Maka dari itu dalam hal pengendalian banjir, Gubernur Anies menjelaskan salah satu pendekatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta yakni menggunakan nature base solution. RLS merupakan salah satu project pertama di Indonesia berbasis alam yang menangani limpahan air sungai agar dapat mengurangi beban aliran sungai di kawasan hilir atau saat dialirkan ke laut.

“Dan kita bersyukur dan bangga, Alhamdulillah sebuah ikhtiar panjang itu tuntas. Nature base solution atau solusi berbasis alam, namanya menjadi Ruang Limpah Sungai. Limpah ini punya makna berlebih tapi yang positif, dan Alhamdulillah air yang berlimpah disiapkan tempat untuk menampungnya. Jadi, kita punya pendekatan baru, di mana kita sediakan ruang parkir air sementara saat air sungai berlimpah, guna mengurangi beban di kawasan hilir sungai,” paparnya.

Lebih lanjut, Gubernur Anies menerangkan bahwa kehadiran RLS selain berfungsi dalam pengendalian banjir juga memiliki fungsi sebagai Ruang Terbuka Biru (RTB) yang harapannya akan mengembalikan ekosistem sempadan sungai seperti sedia kala sekaligus menjadi ruang ketiga yakni tempat interaksi dan berkegiatan antarwarga.

“Nature base solution ini juga memanfaatkan infrastuktur biru dan hijau, di mana warga nantinya bisa berkegiatan di tempat ini, dan Ruang Limpah Sungai ini adalah upaya mengembalikan ekosistem sempadan sungai yaitu menahan air pada saat terjadi limpahan, tapi juga menjadi ekosistem sungai yang hidup. Sehingga, kita berharap akan muncul kembali hewan air, tanaman rindang, dan burung yang berdatangan dan menjadi ekosistem yang sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal, menjelaskan kehadiran RLS ini juga sebagai menjadi wujud naturalisasi sungai dan bagian dari 942 project (9 polder, 4 retensi air, dan 2 peningkatan kapasitas sungai). Selain itu, waktu pelaksanaan pembangunan RLS adalah 15 bulan terhitung sejak 3 November 2021 dan direncanakan akan selesai pada bulan Desember 2022. Desain RLS dibuat dengan pendekatan penghijauan tanpa mengurangi kaidah-kaidah pengendalian banjir, baik secara struktur maupun desain kapasitas tampungan hingga desain rencana bangunan air.

“Secara progres dapat dikatakan bahwa perkembangan pembangunan masih berjalan sesuai rencana, untuk memenuhi hal tersebut pekerjaan yang diutamakan adalah pekerjaan galian tanah untuk membentuk area RLS. Hingga saat ini, kapasitas rencana tampungan air sudah terpenuhi 95%,” terangnya.

Adapun rincian pembangunan RLS sebagai berikut:

RLS Pondok Ranggon
- Volume Tampungan RLS: ±890.000 m3
- Mereduksi Debit Banjir Kali Sunter
- Ruang Limpah Sungai Pondok Ranggon berfungsi sebagai tampungan sementara untuk mengurangi debit puncak Kali Sunter saat terjadi hujan ekstrem dan mengurangi dampak genangan di daerah hilir (sistem aliran Kali Sunter), terutama di wilayah Kelurahan Pondok Bambu, Kelurahan Cipinang Muara, Kelurahan Cipinang Melayu, Kelurahan Lubang Buaya, dan Kelurahan Setu.

RLS Lebak Bulus
- Volume Tampungan RLS: ±44.000 m3
- Mereduksi Debit Banjir Kali Grogol
- Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus akan mereduksi luapan sungai di Daerah Aliran Kali Grogol, karena berfungsi untuk menjadi tampungan sementara saat terjadi hujan ekstrem dan mengurangi dampak genangan di daerah hilir Kali Grogol, seperti Palmerah dan Kebayoran.

RLS Brigif
- Volume Tampungan RLS: ±256.000 m3
- Mereduksi Debit Banjir Kali Krukut
- Ruang Limpah Sungai Brigif akan mereduksi luapan sungai di Daerah Aliran Kali Krukut, karena berfungsi untuk menjadi tampungan sementara saat terjadi hujan ekstrem dan mengurangi dampak genangan di daerah hilir Kali Krukut seperti Petogongan, Kemang, Cilandak, dan Ciganjur.
 (dni)

Topik: Anies BaswedanBanjirGubernur DKI JakartaRuang Limpah Sungai

TerkaitBerita

Curanmor Sasar Indekos di Kebon Jeruk, Motor Honda Beat Penghuni Dibawa Kabur
Megapolitan

Curanmor Sasar Indekos di Kebon Jeruk, Motor Honda Beat Penghuni Dibawa Kabur

oleh Editor : Affandy
29 Juli 2026
IKEA
Lifestyle

IKEA Ajak Masyarakat Tata Ulang Ruang Rumah Lewat Kampanye “Luangkan Ruang”

oleh Editor : Hana
28 Juli 2026
Adira Finance
Megapolitan

Adira Finance Berangkatkan Pemenang Program Umrah untuk Sahabat 2026, Diikuti Lebih dari 690 Ribu Konsumen

oleh Editor : Hana
28 Juli 2026
BAKTI SOSIAL: Fraser Residence Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan menyelenggarakan donor darah pada Senin (27/7/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Megapolitan

Fraser Residence Sudirman Gelar Donor Darah

oleh Editor : Memoarto
28 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Bukan untuk Koleksi Pribadi, Citra Kirana Siapkan Lukisan Masjid Hasil Lelang sebagai Hadiah untuk Ibunda

Bukan untuk Koleksi Pribadi, Citra Kirana Siapkan Lukisan Masjid Hasil Lelang sebagai Hadiah untuk Ibunda

29 Juli 2026
Hyundai Stargazer Cartenz Hadir dengan Teknologi Modern untuk Menunjang Mobilitas Keluarga

Hyundai Stargazer Cartenz Hadir dengan Teknologi Modern untuk Menunjang Mobilitas Keluarga

29 Juli 2026
Curanmor Sasar Indekos di Kebon Jeruk, Motor Honda Beat Penghuni Dibawa Kabur

Curanmor Sasar Indekos di Kebon Jeruk, Motor Honda Beat Penghuni Dibawa Kabur

29 Juli 2026
Gudang Obat PT Metiska Farma di Kebayoran Lama Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban

Gudang Obat PT Metiska Farma di Kebayoran Lama Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban

29 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4104 shares
    Share 1642 Tweet 1026
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    613 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya