koranindopos.com – Jakarta. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, melakukan pemantauan langsung terhadap upaya penanganan kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di 16 Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan mengkaji cara terbaik untuk mencegahnya.
“Saya bersama tim KLHK menempuh jalan darat mulai dari Jabar, Jateng, dan ke Jatim untuk incognito lapangan sehubungan dengan persoalan TPA yang terbakar. Sampai dengan sore ini terdapat variasi penanganan yang dilakukan oleh Pemda dan tim lapangannya,” ujar Menteri Siti dalam keterangannya.
Menteri Siti menyatakan bahwa mereka ingin memahami asal muasal timbulnya api di gunung sampah tersebut untuk mencari penyebabnya. Terdapat beberapa faktor seperti gas metan, angin kencang, dan oksigen yang dapat menyebabkan kebakaran, dan pihaknya ingin memahami faktor-faktor ini.
Lebih lanjut, Menteri Siti mengatakan bahwa kebakaran di TPA Kopi Luhur, Cirebon, Jawa Barat, telah berhasil dipadamkan. Namun, dia akan melanjutkan kunjungannya ke beberapa TPA lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk memeriksa pola penanganan yang ada.
Menteri Siti memastikan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan kebakaran di TPA dan juga kasus kebakaran hutan dan lahan di berbagai lokasi.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam memadamkan api, termasuk Pemda, Manggala Agni, TNI, Polri, Brigdalkarhut, MPA, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kasus kebakaran di TPA sampah menjadi salah satu isu yang perlu ditangani secara serius untuk melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang efektif menjadi kunci dalam mengatasi masalah ini. (dni)










