koranindopos.com – Jakarta. Trisikom (3ccomm), perusahaan event organizer yang telah lama berkecimpung dalam mengelola berbagai acara, dari pameran hingga acara korporat dan webinar berskala nasional, kini memasuki dunia festival musik dengan menggelar acara “Cerita Langit Jingga.” Ini adalah festival musik pertama yang dihelat oleh perusahaan tersebut dan memiliki fokus utama pada para pecinta musik indie.
Ditopang oleh pengalaman panjang dalam industri event organizer, Trisikom merasa yakin untuk membawa penggemar musik ke dalam festival musik yang dirancang khusus bagi anak senja yang haus akan pengalaman musik langsung. “Cerita Langit Jingga” menjadi realitas berkat dedikasi dari para pendiri Trisikom, yakni Yudistira Utomo, Bayu Mahesa, Shyntia Lydia, dan Ody Waji. Mereka adalah individu yang dipacu oleh cinta mereka pada musik senja atau musik indie yang begitu nikmat untuk dinyanyikan. Komitmen mereka menghasilkan festival musik yang sesuai dengan selera anak muda dan menjadi penyegar di tengah tantangan pandemi yang telah berlangsung cukup lama.
Yudistira Utomo, salah satu pendiri Trisikom dan Project Manager Festival Musik “Cerita Langit Jingga,” menyatakan, “Kami sangat antusias untuk menggelar festival musik bagi para pecinta musik senja. Festival musik sekarang ditunggu-tunggu oleh penggemar musik di tanah air. ‘Cerita Langit Jingga’ akan diselenggarakan di Cibinong, Bogor, karena kami melihat bahwa festival musik banyak diselenggarakan di Jakarta. Oleh karena itu, kami menyasar daerah penyangga ibukota seperti Cibinong, Bogor, untuk memberikan alternatif pilihan hiburan yang berkualitas kepada seluruh lapisan masyarakat.”
Yudistira juga menambahkan bahwa Festival Musik “Cerita Langit Jingga” diselenggarakan pada 14 Oktober 2023 di lokasi Lapangan Panahan, Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, festival ini menjadi panggung bagi musisi ternama tanah air. Para pengunjung akan dimanjakan dengan penampilan live dari Pamungkas, Pusakata, RAN, Maliq D’Essential, Dere, Raisa Anggiani, The Rain, Geisha, Laluna, dan Kelompok Pemuja Koplo. Selain pertunjukan musik yang memukau, “Cerita Langit Jingga” juga menawarkan berbagai pengalaman menarik lainnya kepada para pengunjung. Mereka dapat mengeksplorasi beragam kuliner dari puluhan tenant makanan dan minuman, bersenang-senang di zona Carnival, mengabadikan momen di Photo Booth, atau menghiasi wajah mereka dengan layanan Face-painting yang tersedia.
Festival ini mengincar 10.000 penonton dengan rentang usia 17 hingga 30 tahun, menciptakan suasana yang ramai dan penuh semangat. Trisikom juga telah berkolaborasi dengan berbagai sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan karang taruna di Bogor dan sekitarnya untuk ikut serta dalam festival ini. Kolaborasi dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk pemuda-pemudi setempat dan komunitas otomotif, akan membuat “Cerita Langit Jingga” semakin meriah. katanya
Menggelar festival musik adalah langkah berani Trisikom untuk menghadirkan hiburan berkualitas dan pengalaman musik live yang tak terlupakan bagi para penggemar musik tanah air. Semangat dan komitmen para pendiri perusahaan ini semakin menegaskan bahwa “Cerita Langit Jingga” akan menjadi sorotan di dunia musik Indonesia. (ris)










