koranindopos.com – Jakarta, Koordinator Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wahyudi Joko Santoso, menegaskan dukungan pemerintah terhadap investasi untuk pengembangan kendaraan listrik serta infrastruktur pendukungnya. Menurut Wahyudi, ekspansi ekosistem kendaraan listrik membutuhkan investasi yang memadai guna mengurangi emisi karbon dan mendorong transisi ke mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia.
“Kami optimis dengan kehadiran para investor, kita dapat mempercepat transisi menuju mobilitas listrik yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Wahyudi pada Selasa (20/8/2024). Wahyudi juga menyampaikan apresiasinya kepada para investor yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik, termasuk dalam penyediaan sarana pengisian daya.
Wahyudi menjelaskan, investasi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia. Pemerintah, lanjutnya, telah mengeluarkan berbagai regulasi untuk mempercepat ekspansi ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB), salah satunya melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Peraturan tersebut mencakup ketentuan tentang infrastruktur pengisian listrik serta tarif tenaga listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Selain itu, pemerintah memberikan insentif fiskal dan non-fiskal guna mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.
Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga menjadi fokus utama pemerintah. Hingga akhir Juli 2024, telah berdiri sebanyak 1.810 unit SPKLU di Indonesia, dengan 1.022 unit berada di Pulau Jawa. Wahyudi menambahkan, pemerintah terus mengupayakan pembangunan SPKLU di wilayah-wilayah yang membutuhkan, guna mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air. (hai)










