Jumat, 26 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

DPR RI Dukung Wacana Alih Subsidi BBM ke BLT

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
11 November 2024
in Nasional
A A
0
BBM
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah untuk mengubah skema penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari subsidi berbasis produk ke subsidi langsung berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT). Wacana ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran subsidi dan mengurangi potensi penyimpangan.

“Saya mendukung wacana ini karena sampai saat ini banyak penerima subsidi yang tidak tepat sasaran, bahkan ada penyimpangan khususnya pada BBM berjenis solar yang melibatkan sektor industri,” ujar Bambang usai pertemuan dengan jajaran direksi Terminal BBM (TBBM) Kertapati di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (8/11).

Menurut Bambang, ketepatan sasaran subsidi energi menjadi tantangan utama yang perlu segera diatasi. Subsidi yang tidak tepat sasaran, seperti yang terjadi pada BBM bersubsidi, dinilai hanya membebani anggaran negara dan dapat memperparah ketimpangan sosial.

Salah satu masalah utama adalah disparitas harga antara solar subsidi dan solar industri, yang membuka peluang bagi penyalahgunaan subsidi. “Perbedaan harga ini menciptakan celah penyimpangan, terutama di sektor industri yang seharusnya tidak menerima solar bersubsidi,” jelas Bambang.

Artikel Terkait

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, BMH Yogyakarta Berkomitmen Jaga Integritas Pengelolaan Dana

Perguruan Tinggi UI dan USM Berkolaborasi Perkuat Masyarakat Pesisir di Pulau Langkawi

Bambang juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mengurangi penyimpangan dan memastikan subsidi sampai kepada yang berhak. Dalam pandangannya, sistem berbasis teknologi dapat membantu memantau penyaluran subsidi secara real-time, sehingga lebih efektif dan efisien.

Ia juga menegaskan perlunya sinergi antar-lembaga, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) dalam mengawasi penyaluran subsidi. “Sinergi ini penting agar subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Kita harus pastikan subsidi ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bambang mengungkapkan bahwa DPR RI periode sebelumnya telah merumuskan aturan khusus untuk subsidi BBM jenis solar, yaitu hanya diperuntukkan bagi angkutan umum dan distribusi sembako. Namun, distribusi elpiji 3 kilogram masih menjadi tantangan terkait pendataan penerima yang akurat.

“Kami mendukung langkah apapun dari pemerintah untuk memastikan BBM bersubsidi dan elpiji 3 kilogram tepat sasaran dan sampai kepada yang berhak,” tegas Bambang.

Sementara itu, anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar, turut mendukung wacana perubahan skema subsidi ini, namun ia menyoroti pentingnya akurasi dan validitas basis data penerima subsidi. “Tanpa data yang akurat, sistem ini berpotensi menghadapi kendala, seperti penyalahgunaan atau distribusi yang tidak tepat sasaran,” ujar Yulian.

Yulian menyatakan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan data yang valid. “Kami mendukung langkah ini, asalkan data penerima sudah lebih baik, sehingga masyarakat yang berhak menerima dapat teridentifikasi dengan jelas,” tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari DPR RI, pemerintah diharapkan dapat segera merealisasikan skema subsidi berbasis BLT ini demi mengefisienkan anggaran dan memastikan manfaat subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pengawasan ketat dan peningkatan kualitas data menjadi kunci utama agar program ini bisa berjalan sukses dan tepat sasaran. (hai)

Topik: BLTSubsidi BBM

TerkaitBerita

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026
Nasional

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026
BMH Yogyakarta
Nasional

Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, BMH Yogyakarta Berkomitmen Jaga Integritas Pengelolaan Dana

oleh Editor : Hairul
26 Juni 2026
Perguruan Tinggi UI dan USM Berkolaborasi Perkuat Masyarakat Pesisir di Pulau Langkawi
Pendidikan

Perguruan Tinggi UI dan USM Berkolaborasi Perkuat Masyarakat Pesisir di Pulau Langkawi

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026
Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM
Nasional

Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM

oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Didampingi Suami, Amanda Manopo Ambil Langkah Tegas Laporkan Masalah Finansial dan Pencemaran Nama Baik

Didampingi Suami, Amanda Manopo Ambil Langkah Tegas Laporkan Masalah Finansial dan Pencemaran Nama Baik

26 Juni 2026
Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

26 Juni 2026
Asuransi Astra Berikan Edukasi Keuangan di Beragam Segmen Masyarakat   

Asuransi Astra Berikan Edukasi Keuangan di Beragam Segmen Masyarakat  

26 Juni 2026
BMH Yogyakarta

Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, BMH Yogyakarta Berkomitmen Jaga Integritas Pengelolaan Dana

26 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3586 shares
    Share 1434 Tweet 897
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    449 shares
    Share 180 Tweet 112
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya