Jumat, 26 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

Editor : Akula oleh Editor : Akula
22 April 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

KISAH INSPIRATIF: Ibu Eko Purwanti (tengah) bersama kolega. Perempuan dari Pesisir Pati, Jawa Tengah, itu adalah sosok inspiratif yang menginisiasi perempuan di wilayahnya untuk produktif terlibat dalam produksi olahan laut. (FOTO: HENDRA/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Peringatan Hari Kartini di era modern kini telah bertransformasi, tidak lagi sekadar simbol emansipasi yang dirayakan setahun sekali. Lebih dari itu, momen ini menjadi cermin refleksi atas ketangguhan, keberanian berpikir terbuka, dan semangat pantang menyerah yang membara di tengah keterbatasan. Nilai-nilai luhur tersebut kini nyata hidup dalam derap langkah perempuan-perempuan tangguh di wilayah pesisir yang terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.

​Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Ibu Eko Purwanti, seorang nasabah inspiratif dari PNM Cabang Pati. Di tangannya, hasil kekayaan laut pesisir disulap menjadi usaha rengginang olahan laut dan katering yang menjanjikan. Namun, apa yang dilakukan Ibu Eko jauh melampaui sekadar mencari keuntungan pribadi; ia membawa misi kemanusiaan dan ekonomi kerakyatan ke dalam setiap paket rengginang yang ia produksi.

​Melalui usaha yang dirintisnya, Ibu Eko tidak hanya berfokus pada keberlangsungan ekonomi keluarganya sendiri. Ia menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan aktif berkontribusi dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Program ini menyasar anak-anak yang memerlukan perhatian khusus terkait asupan gizi, sebuah langkah nyata dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat dari garis pantai.

​Ketangguhan Ibu Eko juga terlihat dari caranya merangkul lingkungan sekitar. Ia mengajak ibu-ibu di wilayah pesisir untuk tidak hanya diam, melainkan bergerak bersama memproduksi rengginang olahan laut. Pendekatan klasterisasi ini menjadi kunci bagaimana sebuah usaha mikro dapat memberikan dampak kolektif bagi komunitas perempuan di wilayah tersebut agar memiliki kemandirian finansial.

Artikel Terkait

Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land Gelar NextGen Digital Impact Competition 2026

LSF RI Buka Program Magang 2026, Mahasiswa Semester 5 ke Atas Bisa Daftar

Sandiana Soemarko Pilih Turun Langsung ke Aksi Sosial, Dari Rumah Ibadah hingga Bantuan Bencana

​Ibu Eko Purwanti mengungkapkan harapan besar dibalik kerja keras yang ia jalani setiap harinya bersama warga sekitar.

​“Saya berharap usaha ini bisa terus berjalan. Bukan hanya untuk menghidupi keluarga saya, tapi juga supaya ibu-ibu di sekitar saya bisa ikut merasakan punya penghasilan, pelan-pelan kita saling menguatkan, semangat bersama dalam klasterisasi hasil olahan laut dan mau maju bersama,” ujar Ibu Eko dalam keterangan resminya.

​Langkah yang diambil Ibu Eko adalah representasi dari nilai Kartini masa kini. Di tengah berbagai keterbatasan geografis dan ekonomi, ia tetap melangkah maju dan membuka pintu peluang bagi perempuan lain untuk tumbuh bersama.

Bagi masyarakat di sekelilingnya, sosoknya bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan motor penggerak perubahan yang menghadirkan keharmonisan melalui pendekatan klasterisasi usaha yang sangat solid.

​Keberhasilan Ibu Eko tentu tidak lepas dari dukungan sistematis yang diberikan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis tiga modal utama—yakni modal intelektual lewat pelatihan, modal finansial melalui akses pembiayaan, serta modal sosial lewat penguatan kelompok—PNM memastikan para perempuan prasejahtera dapat berkembang secara berkelanjutan di seluruh pelosok Indonesia.

​Hingga saat ini, komitmen PNM dalam mendampingi kaum hawa telah menjangkau angka yang fantastis, yakni lebih dari 22,9 juta nasabah perempuan di tanah air. Kehadiran PNM di wilayah pesisir seperti di Pati merupakan bukti nyata bahwa setiap perempuan, apa pun latar belakangnya, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses permodalan dan pembinaan yang mumpuni.

​Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh perjuangan ibu-ibu di wilayah pesisir agar mampu berdiri tegak secara ekonomi.

​“Kami hadir mendampingi ibu-ibu di pesisir untuk tumbuh dan berdaya. Melalui hasil olahan laut, mereka tidak hanya berdaya secara ekonomi, namun juga memberdayakan sesama dan tumbuh bersama,” ujar Dodot.

​Pada akhirnya, kisah inspiratif dari Ibu Eko Purwanti memberikan pesan kuat bahwa semangat Kartini tidak akan pernah padam oleh waktu. Semangat itu terus berdenyut dalam setiap langkah perempuan yang berani mencoba hal baru, berani berbagi ilmu, dan saling menguatkan satu sama lain. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar setiap usaha kecil dapat mekar menjadi dampak besar bagi bangsa. (RIS/Hend)

Topik: Eko PurwantiPNM

TerkaitBerita

Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land Gelar NextGen Digital Impact Competition 2026
Edukatif & Inspiratif

Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land Gelar NextGen Digital Impact Competition 2026

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026
LSF RI Buka Program Magang 2026, Mahasiswa Semester 5 ke Atas Bisa Daftar
Edukatif & Inspiratif

LSF RI Buka Program Magang 2026, Mahasiswa Semester 5 ke Atas Bisa Daftar

oleh Editor : Affandy
24 Juni 2026
Sandiana Soemarko Pilih Turun Langsung ke Aksi Sosial, Dari Rumah Ibadah hingga Bantuan Bencana
Edukatif & Inspiratif

Sandiana Soemarko Pilih Turun Langsung ke Aksi Sosial, Dari Rumah Ibadah hingga Bantuan Bencana

oleh Editor : Akula
21 Juni 2026
Mahasiswa LSPR Sukses Gelar Sorak Betawi Condet
Edukatif & Inspiratif

Mahasiswa LSPR Sukses Gelar Sorak Betawi Condet

oleh Editor : Affandy
20 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban

26 Juni 2026
Lebih dari Pelindungan Finansial: Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjadi Sahabat di Tengah Risiko

Lebih dari Pelindungan Finansial: Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjadi Sahabat di Tengah Risiko

26 Juni 2026
Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

26 Juni 2026
Kasus Pengamen Bakar Pagar Rumah di Bekasi Berakhir Damai, Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Kasus Pengamen Bakar Pagar Rumah di Bekasi Berakhir Damai, Diselesaikan Lewat Restorative Justice

26 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya