Senin, 8 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Operasi Senyap di Sungai Jakarta: Ribuan Ikan Sapu-sapu Diangkat, Muncul Polemik Cara Pemusnahan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 April 2026
in Megapolitan
A A
0
Operasi Senyap di Sungai Jakarta: Ribuan Ikan Sapu-sapu Diangkat, Muncul Polemik Cara Pemusnahan

dok.kompas

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pagi di sungai-sungai Jakarta terasa berbeda dari biasanya. Dalam satu ritme yang nyaris serempak, jaring-jaring diturunkan, air diaduk, dan ribuan ikan sapu-sapu diangkat ke permukaan. Aktivitas itu bukan sekadar rutinitas nelayan, melainkan bagian dari operasi besar yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pada Jumat (17/4/2026), pembersihan sungai dan saluran air dilakukan serentak di lima wilayah kota administrasi. Hasilnya terbilang mencengangkan. Dalam waktu kurang dari setengah hari, sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB, sebanyak 68.800 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dengan total berat mencapai 6,98 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, menyebut capaian tersebut sebagai hasil signifikan dari operasi terpadu. Namun, angka itu bukan sekadar statistik keberhasilan. Ia juga menjadi sinyal bahwa keseimbangan ekosistem di bawah permukaan air tengah terganggu.

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang mampu berkembang biak dengan cepat dan mendominasi habitat perairan. Kehadirannya berpotensi merusak struktur dasar sungai serta mengancam keberadaan ikan lokal.

Artikel Terkait

CFD Rasuna Said Dipadati Warga, Jadi Ruang Rekreasi hingga Pelestarian Budaya

Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Saat Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam

Karena itu, langkah pengendalian populasi dinilai penting demi menjaga keberlanjutan ekosistem sungai. Dalam konteks ini, penangkapan massal dianggap sebagai upaya untuk memulihkan keseimbangan lingkungan.

Di balik operasi besar tersebut, muncul perdebatan terkait metode pemusnahan ikan. Rencana mengubur ikan dalam keadaan hidup menuai kritik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda, menilai cara tersebut bertentangan dengan prinsip syariah dan kesejahteraan hewan. Ia menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, terdapat nilai rahmatan lil ‘alamin, yakni kasih sayang terhadap seluruh makhluk hidup.

Selain itu, prinsip kesejahteraan hewan (kesrawan) juga melarang tindakan yang menimbulkan penderitaan yang tidak perlu. Dalam pandangannya, meskipun membunuh hewan diperbolehkan dalam kondisi tertentu, cara yang digunakan tetap harus memperhatikan aspek etika.

Miftah menjelaskan bahwa pengendalian ikan sapu-sapu tetap dapat dibenarkan secara syariah karena membawa maslahat yang lebih besar. Spesies ini dinilai merusak ekosistem dan mengancam keberlangsungan makhluk hidup lain.

Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan konsep maqasid syariah, khususnya dalam kategori kebutuhan darurat ekologis modern (dharuriyyat ekologis). Upaya ini juga mendukung prinsip hifz al-biah (perlindungan lingkungan) dan hifz an-nasl (keberlanjutan makhluk hidup).

Operasi penangkapan massal ikan sapu-sapu menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan lingkungan perkotaan. Namun, polemik yang muncul mengingatkan bahwa solusi teknis perlu berjalan seiring dengan pertimbangan etika.

Di satu sisi, ada kebutuhan mendesak untuk mengendalikan spesies invasif demi menjaga ekosistem. Di sisi lain, cara yang digunakan dalam proses tersebut juga menjadi sorotan publik.

Peristiwa ini mencerminkan dilema klasik: bagaimana menyeimbangkan antara kepentingan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan—bahkan terhadap makhluk yang dianggap merusak sekalipun.(dhil)

Topik: ikan sapu-sapuJAKARTAoperasi senyap

TerkaitBerita

CFD Rasuna Said Dipadati Warga, Jadi Ruang Rekreasi hingga Pelestarian Budaya
Megapolitan

CFD Rasuna Said Dipadati Warga, Jadi Ruang Rekreasi hingga Pelestarian Budaya

oleh Editor : Affandy
7 Juni 2026
Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar
Megapolitan

Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

oleh Editor : Affandy
6 Juni 2026
Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Saat Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam
Megapolitan

Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Saat Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet
Megapolitan

Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

​Bukan Cuma Modal Usaha: PNM Hijaukan Indonesia dengan Tanam 27.000 Pohon demi Masa Depan Bumi

​Bukan Cuma Modal Usaha: PNM Hijaukan Indonesia dengan Tanam 27.000 Pohon demi Masa Depan Bumi

7 Juni 2026
AJANG LARI: Dari kiri, Brand Ambassador 910Nineten Indonesia Sandiaga Uno, CEO 910Nineten Indonesia Anastasia Irene, dan Influencer Dr. Tirta saat grand opening gerai 910Nineten Indonesia Anastasia Irene di Fx Sudirman, Jakarta Selatan pada Minggu (7/6/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOSCOM)

Yuk! Daftar 910Nineten Race 2026 di ICE BSD

7 Juni 2026
Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026

Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026

7 Juni 2026
Ulah Wisatawan Dinilai Meresahkan, Kawasan Heritage Between Two Gates Kotagede Ditutup Sementara

Ulah Wisatawan Dinilai Meresahkan, Kawasan Heritage Between Two Gates Kotagede Ditutup Sementara

7 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3447 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    340 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya