Minggu, 1 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Utang Pemerintah Tembus Rp 8.560 T di Awal Pemerintahan Presiden Prabowo 

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
28 November 2024
in Nasional
A A
0
Hutang Pemerintah
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Utang pemerintah per 31 Oktober 2024 tercatat mencapai Rp 8.560,36 triliun, meningkat Rp 86,46 triliun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 8.473,90 triliun. Peningkatan utang ini terjadi pada masa awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang mulai menjabat pada Oktober 2024.

Seiring dengan meningkatnya jumlah utang, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga mengalami kenaikan, yaitu menjadi 38,66% pada akhir Oktober 2024, dibandingkan dengan 38,55% pada bulan sebelumnya. Meskipun mengalami kenaikan, rasio utang terhadap PDB ini tetap berada di bawah ambang batas yang ditentukan oleh Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang menetapkan batas aman utang pemerintah tidak melebihi 60% dari PDB.

Kementerian Keuangan menjelaskan dalam laporan terbarunya, APBN KiTA, bahwa meski ada kenaikan jumlah utang, kondisi ini masih dianggap aman. “Rasio utang per akhir Oktober 2024 yang tercatat 38,66% terhadap PDB, tetap konsisten terjaga di bawah batas aman 60% PDB sesuai UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara,” tulis Kementerian Keuangan dalam laporan tersebut.

Kenaikan utang pemerintah ini dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kebutuhan pembiayaan untuk mendukung pembangunan dan program-program ekonomi nasional yang memerlukan pendanaan besar. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menjaga stabilitas fiskal dan memastikan bahwa utang yang diambil dapat dikelola dengan baik tanpa menimbulkan risiko yang membahayakan perekonomian negara.

Artikel Terkait

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Anjlok Signifikan

Kesaksian Warga Saat Detik-detik Remaja di Depok Dibakar Neneknya: Sempat Dikunci dari Dalam hingga Pelaku Minta Carikan Mobil Tanpa Panik

Kementerian P2MI Gagalkan Keberangkatan WNI Asal Tulungagung yang Nyaris Jadi Tentara Bayaran Ilegal

Sebagai informasi, utang pemerintah Indonesia terdiri dari utang dalam negeri dan utang luar negeri, yang digunakan untuk membiayai defisit anggaran dan program pembangunan yang penting. Pemerintah terus berupaya untuk memastikan penggunaan utang tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Meski utang mengalami peningkatan, kebijakan fiskal pemerintah yang hati-hati dan pengelolaan keuangan negara yang transparan diharapkan dapat menjaga keberlanjutan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.(dhil)

Topik: APBNPrabowo SubiantoUtang Pemerintah

TerkaitBerita

WARGA CUEK: Momentum seorang perempuan berkaos putih asyik bermain gawai saat berjalan berlawanan arah dengan Presiden Prabowo Subianto dan pengawalnya saat kunjungan kerja ke Stasiun Kereta Cepat Whooosh, Padaralang, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (30/10/2026). (Foto: Tangkapan layar TikTok Deliknewscom)
Nasional

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Anjlok Signifikan

oleh Editor : Memoarto
31 Oktober 2026
Kesaksian Warga Saat Detik-detik Remaja di Depok Dibakar Neneknya: Sempat Dikunci dari Dalam hingga Pelaku Minta Carikan Mobil Tanpa Panik
Peristiwa

Kesaksian Warga Saat Detik-detik Remaja di Depok Dibakar Neneknya: Sempat Dikunci dari Dalam hingga Pelaku Minta Carikan Mobil Tanpa Panik

oleh Editor : Affandy
31 Oktober 2026
Kementerian P2MI Gagalkan Keberangkatan WNI Asal Tulungagung yang Nyaris Jadi Tentara Bayaran Ilegal
Nasional

Kementerian P2MI Gagalkan Keberangkatan WNI Asal Tulungagung yang Nyaris Jadi Tentara Bayaran Ilegal

oleh Editor : Affandy
31 Oktober 2026
Kapolri Mutasi Lima Perwira Tinggi dan Menengah, Jabatan Kapusdokkes serta Kapuskeu Polri Berganti
Nasional

Kapolri Mutasi Lima Perwira Tinggi dan Menengah, Jabatan Kapusdokkes serta Kapuskeu Polri Berganti

oleh Editor : Affandy
31 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Sidang Lanjutan Richard Lee di PN Tangerang, Sang Dokter Sebut Barang Bukti White Tomato Palsu

31 Oktober 2026
Mengupas Sisi Edukasi dan Tantangan Parenting Gen Z di Balik Film ‘Putri Jangan Gentayangan Lagi’

Mengupas Sisi Edukasi dan Tantangan Parenting Gen Z di Balik Film ‘Putri Jangan Gentayangan Lagi’

31 Oktober 2026
Perkuat Kapasitas Koperasi, LPDB Koperasi Lakukan Monitoring Program Inkubasi 2026

Perkuat Kapasitas Koperasi, LPDB Koperasi Lakukan Monitoring Program Inkubasi 2026

31 Oktober 2026
WARGA CUEK: Momentum seorang perempuan berkaos putih asyik bermain gawai saat berjalan berlawanan arah dengan Presiden Prabowo Subianto dan pengawalnya saat kunjungan kerja ke Stasiun Kereta Cepat Whooosh, Padaralang, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (30/10/2026). (Foto: Tangkapan layar TikTok Deliknewscom)

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Anjlok Signifikan

31 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5169 shares
    Share 2068 Tweet 1292
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BPOM Telusuri Polemik Beeru Stevia: Tarik Sampel dan Uji Lab Terkait Klaim Pemanis Nol Kalori

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Menko Polkam Dorong Pemulihan Papua Barat Daya Lewat Dialog dan Kerja Sama Lintas Lembaga

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya