Sabtu, 2 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Banjir Rob Berhari-hari di Jakarta Utara: Penurunan Tanah dan Perubahan Iklim Kian Nyata

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
20 Desember 2024
in Nasional, Megapolitan
A A
0
banjir
Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos.com – Jakarta. Jakarta Utara kembali dilanda banjir rob yang berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan pasang surut yang terus merendam kawasan pesisir. Fenomena ini tidak hanya membawa dampak serius bagi aktivitas warga, tetapi juga menjadi bukti nyata dari dua masalah lingkungan besar: penurunan tanah dan perubahan iklim global.

Siswanto, Peneliti Cuaca dan Iklim Ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjelaskan bahwa meskipun penurunan tanah di Jakarta Utara memainkan peran penting, perubahan iklim adalah penyebab utama di balik intensitas banjir rob yang semakin parah.

“Benar, banjir rob sering dianggap sebagai salah satu bukti nyata dari dampak perubahan iklim,” tegas Siswanto dalam sebuah pesan singkat.

Jakarta Utara mengalami penurunan tanah yang signifikan, dengan rata-rata penurunan mencapai beberapa sentimeter setiap tahunnya. Hal ini diperparah oleh eksploitasi air tanah yang terus berlanjut, menyebabkan tanah kehilangan stabilitas dan semakin mudah tenggelam.

Namun, menurut Siswanto, perubahan iklim adalah faktor dominan dalam meningkatkan intensitas banjir rob. Kenaikan permukaan air laut akibat pemanasan global telah memperburuk situasi, membuat kawasan pesisir lebih rentan terhadap luapan air laut, bahkan saat tidak terjadi hujan.

Artikel Terkait

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

KA Argo Bromo Hantam Minibus Pengantar Jemaah Haji

“Kombinasi antara penurunan tanah lokal dan dampak global perubahan iklim menciptakan situasi yang kompleks di wilayah pesisir seperti Jakarta Utara,” tambahnya.

Banjir rob ini tidak hanya merendam jalanan, rumah, dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu perekonomian dan kesehatan masyarakat. Warga harus menghadapi genangan air setinggi pinggang hingga dada, sementara air yang bercampur limbah menciptakan risiko penyakit.

Sektor ekonomi, terutama usaha kecil yang bergantung pada aktivitas di darat, juga mengalami kerugian besar. Infrastruktur yang tidak memadai memperparah kondisi, membuat evakuasi dan distribusi bantuan menjadi sulit.

Untuk menghadapi tantangan ini, perlu ada langkah mitigasi yang komprehensif. Beberapa solusi yang dapat diambil antara lain:

  1. Pembangunan Tanggul Laut: Mempercepat proyek tanggul laut raksasa yang dirancang untuk melindungi kawasan pesisir dari kenaikan air laut.
  2. Pengelolaan Air Tanah: Mengurangi eksploitasi air tanah dengan memperbanyak sumber air alternatif.
  3. Adaptasi Lingkungan: Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengurangi jejak karbon.
  4. Rehabilitasi Infrastruktur: Memperbaiki sistem drainase dan meningkatkan kualitas bangunan agar lebih tahan terhadap banjir.

Banjir rob yang terjadi berhari-hari di Jakarta Utara ini adalah pengingat bahwa perubahan iklim dan kerusakan lingkungan adalah ancaman nyata. Tanpa tindakan segera, fenomena serupa diprediksi akan semakin sering terjadi, membawa dampak yang lebih besar bagi kehidupan warga dan masa depan kota ini.(dhil)

Topik: BanjirJAKARTArob

TerkaitBerita

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan
Megapolitan

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

oleh Editor : Affandy
2 Mei 2026
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta
Nasional

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

oleh Editor : Affandy
2 Mei 2026
KECELAKAAN KERETA: Petugas kepolisian menyiapkan ambulans untuk membawa jenazah korban kecelakaan mini bus dengan KA Argo Bromo Anggrek di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026) dini hari. (Foto: Dok./Polres Grobogan)
Peristiwa

KA Argo Bromo Hantam Minibus Pengantar Jemaah Haji

oleh Editor : Memoarto
2 Mei 2026
Janji Manis Investasi Berujung Pahit, Puluhan Anggota Koperasi BLN Rugi Puluhan Miliar
Megapolitan

Janji Manis Investasi Berujung Pahit, Puluhan Anggota Koperasi BLN Rugi Puluhan Miliar

oleh Editor : Akula
2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

2 Mei 2026
Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

2 Mei 2026
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

2 Mei 2026
KAKAK BERADIK: Marc Marquez dan Alex Marquez di MotoGP Qatar 2025. (Foto Ilustrasi: Gesini Racing)

Persaingan Marquez Bersaudara Justru Buat Ibu Mereka Senang

2 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2962 shares
    Share 1185 Tweet 741
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Alvaro Arbeloa Segera Tinggalkan Real Madrid

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya