Rabu, 2 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Pemerintah Siapkan 70.000 Rumah Subsidi untuk Nakes, Guru, dan Nelayan

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
1 April 2025
in Nasional
A A
0
Subsidi Rumah

Ilustrasi rumah subsidi. FOTO/SINDOnews

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara mengumumkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan program rumah subsidi bagi tenaga kesehatan (nakes), guru, serta nelayan. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses kepemilikan rumah yang terjangkau.

Dalam program ini, sebanyak 30.000 rumah subsidi akan disiapkan bagi tenaga kesehatan, 20.000 rumah untuk guru, dan 20.000 rumah bagi nelayan.

“Pak Presiden Prabowo sudah sampaikan, tahun ini kita sudah persiapkan buat guru 20.000 rumah subsidi, dan sudah mulai minggu lalu di Bogor. Nanti habis Lebaran kita langsung mulai buat tenaga kesehatan, yaitu bidan, perawat, dan tenaga kesehatan masyarakat dengan total 30.000 unit. Setelah itu, 20.000 rumah untuk nelayan,” ujar Menteri PKP pada Senin (31/3/2025).

Selain tenaga kesehatan, guru, dan nelayan, pemerintah juga berencana menyediakan rumah subsidi bagi personel Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU), setelah sebelumnya program serupa telah diluncurkan untuk polisi dan TNI.

Artikel Terkait

Rekonstruksi Tragedi Katingan: 17 Adegan di 5 TKP Ungkap Rangkaian Bentrokan Polisi dan Pelaku

Kebakaran di Gambir Diduga Dipicu Korsleting, Api Muncul Disertai Ledakan

Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar

Program rumah subsidi ini telah mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo serta Wakil Ketua DPR RI, Dasco. Selain itu, Bank Indonesia (BI) turut mendukung melalui relaksasi kebijakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna memastikan ketersediaan dana bagi pembangunan perumahan subsidi ini.

“Kita juga didukung oleh Pak Prabowo, Pak Dasco, dan Gubernur BI. Dengan relaksasi kebijakan dari BI, kita mendapat dukungan dana besar untuk membangun perumahan,” tambah Menteri PKP.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi pekerja industri media, termasuk wartawan.

“Nanti kita akan mengadakan pertemuan dengan wartawan. Saya alokasikan 1.000 rumah subsidi untuk wartawan,” kata Maruarar Sirait.

Adapun, untuk rumah subsidi tenaga kesehatan, rinciannya meliputi 15.000 unit bagi perawat, 10.000 unit untuk bidan, dan 5.000 unit bagi tenaga kesehatan lainnya.

Program ini akan disalurkan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi yang didukung oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berjasa dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan perikanan, serta mendukung pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi para pekerja di berbagai sektor. (hai)

Topik: Rumah Subsidi

TerkaitBerita

Rekonstruksi Tragedi Katingan: 17 Adegan di 5 TKP Ungkap Rangkaian Bentrokan Polisi dan Pelaku
Nasional

Rekonstruksi Tragedi Katingan: 17 Adegan di 5 TKP Ungkap Rangkaian Bentrokan Polisi dan Pelaku

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Kebakaran di Gambir Diduga Dipicu Korsleting, Api Muncul Disertai Ledakan
Peristiwa

Kebakaran di Gambir Diduga Dipicu Korsleting, Api Muncul Disertai Ledakan

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar
Nasional

Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
KLH Usut 19 Perusahaan Diduga Picu Karhutla di Kalimantan dan Sumatera
Nasional

KLH Usut 19 Perusahaan Diduga Picu Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

oleh Editor : Affandy
1 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya