Koranindopos.com, JAKARTA – Arda Guler belum menjadi pilihan utama sebagai gelandang serang nomor 10 Real Madrid musim ini. Jose Mourinho tetap memberikan peran tersebut kepada Jude Bellingham yang tampil luar biasa dan menjadi pusat permainan Los Blancos.
Akan tetapi, perubahan posisi tidak menghambat perkembangan Arda Guler. Beroperasi sebagai winger kanan inverted dengan kebebasan lebih besar sebagai playmaker, pemain asal Turki itu justru memperlihatkan pengaruh besar dalam tiga pertandingan awal La Liga.
Guler mencatat tujuh dan lima umpan kunci dalam dua laga pertamanya melawan Espanyol serta Real Sociedad. Ia kemudian mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan ketika Real Madrid menang 4-0 atas Malaga pada jornada ketiga.
Barcelona sebenarnya hampir mendapatkan Guler pada 2023 sebelum sang pemain akhirnya memilih Real Madrid. Persaingan tersebut membuat perbandingan dengan Pedri dari Barcelona semakin menarik, terutama karena keduanya memiliki peran penting dalam membangun serangan tim masing-masing.
Dalam tiga pertandingan awal musim 2026/27, Guler rata-rata menghasilkan empat umpan kunci per pertandingan. Pedri memang tetap produktif sebagai kreator dengan rata-rata 1,7 umpan kunci, tetapi angka tersebut masih kurang dari setengah catatan Guler.
Keunggulan Guler tidak hanya terlihat ketika Real Madrid menguasai bola. Sebagai pemain menyerang, ia mencatat rasio 1,7 tekel berbanding hanya 0,3 dribel lawan yang berhasil dilewatinya per pertandingan. Pedri justru lebih sering membiarkan lawan menyelesaikan dribel dibanding jumlah tekelnya yang berhasil. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Guler memberikan kontribusi defensif lebih besar daripada yang mungkin diperkirakan dari seorang playmaker. (bnt/mmr)










