Koranindopos.com, Jakarta – Kehidupan glamor sebagai selebriti tidak membuat Dewi Perssik lupa akan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya. Pada perayaan kurban kali ini, Depe memilih untuk memprioritaskan kegiatan sosial keagamaan daripada menerima bayaran dari atas panggung.
Dewi Perssik memutuskan untuk menunda pekerjaan, demi bisa memotong hewan kurban yang sudah ia beli. Jadwal panggung yang seharusnya bergulir di tanah Borneo terpaksa harus mengalami penyesuaian waktu.
Proses perizinan untuk rehat sejenak dari aktivitas hiburan di luar kota tersebut dilalui Depe dengan penuh perjuangan. Ia harus meyakinkan pihak manajemen dan kolega yang memiliki andil besar dalam perjalanan karier keartisannya.
”Sebenarnya ada kerjaan lagi, aku diminta seseorang yang berjasa dalam karier aku lah. Tapi aku mohon, aku pulang dulu ke Jakarta,” kata Dewi Perssik ketika ditemui di kediamannya, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026).
Dorongan kuat untuk segera kembali ke ibu kota muncul karena beban moral terhadap para tetangga yang sudah menanti. Kehadiran Depe secara langsung di lokasi penyembelihan menjadi bagian penting dari ritual kurban pribadinya.
Depe sampai memohon untuk bisa pulang. Selain menjalankan tradisi, ia mengaku sudah ditunggu warga sekitar.
”Karena memang setiap tahun aku kurban dan dagingnya dibagikan ke warga sekitar rumah. Kemarin tuh udah pada nanyain,” ucap wanita berusia 40 tahun ini.
”Makanya aku memohon bisa pulang supaya bisa berbagi ke warga,” tambahnya.
Upaya Depe membuahkan hasil manis ketika dirinya mendapatkan lampu hijau untuk terbang kembali ke Jakarta. Kebahagiaannya berlipat ganda karena ia bisa memastikan sendiri prosesi penyembelihan dua ekor sapi raksasa miliknya berjalan lancar.
Mantan istri Aldi Taher ini bersyukur akhirnya bisa mendapatkan izin pulang ke Jakarta, untuk memotong dua sapi kurbannya dengan total bobot 2,6 ton.
”Aku juga bilang, aku udah beli sapi. Kasihan kalau tidak dipotong dan gak ada akunya. Akhirnya diizinkan pulang ke Jakarta,” jelasnya.
Sebagai figur publik, pemilik nama lahir Dewi Murya Agung ini selalu berusaha menjaga hubungan baik dan tidak ingin mengecewakan masyarakat di sekeliling rumahnya. Depe mengaku tidak enak dengan warga sekitar, jika tidak menggelar pemotongan hewan kurban di rumahnya. Sebab, hal itu sudah dilakukan olehnya setiap tahun.
”Karena banyak warga disini yang membantu dan sayang sama Dewi Perssik. Ada yang kasih makanan dan bantuan lain, makanya aku harus memotong kurban hari ini,” ujar Dewi Perssik. (BRG/Hend)










