Selasa, 30 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Bos Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, Sosok CEO Peduli UMKM Lokal

Editor : Hana oleh Editor : Hana
31 Oktober 2022
in Bisnis
A A
0
Indosat

Vikram Sinha, Calon CEO Indosat Ooredoo Hutchison

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Nama Vikram Sinha belakangan cukup sering wara-wiri di berbagai pemberitaan industri telekomunikasi di Indonesia. Terlebih setelah didapuk sebagai pucuk pimpinan dari perusahaan gabungan Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri Indonesia yang resmi merger menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) pada awal tahun ini.

Meski belum genap setahun menjabat sebagai President Director and Chief Executive Officer IOH, Vikram sudah memulai karir di Indosat Ooredoo sejak Mei 2019. Total, sudah tiga tahun pria lulusan International Management Institute, New Delhi, ini menjejakkan kaki di Indonesia. Selama di Indonesia, ia melihat potensi UMKM yang luar biasa di negara ini.

UMKM memang mendominasi mayoritas bisnis yang berjalan di Indonesia dengan mencakup 99% dari keseluruhan unit usaha. Kontribusi UMKM terhadap PDB juga mencapai 60,5%, dan menyerap 96,9% tenaga kerja dari total penyerapan tenaga kerja nasional.

“Saya takjub dengan ketahanan UMKM Indonesia yang dalam sejarah bisa menjadi benteng pertahanan ekonomi nasional dari badai krisis di tahun 2008, 2018, dan selama pandemi Covid-19. UMKM merupakan mesin penggerak kemajuan ekonomi Indonesia. Sektor ini punya potensi yang luar biasa,” jelas pria yang gemar mengenakan batik ini.  Bagi Vikram, batik merupakan salah satu masterpiece Indonesia, sehingga mengenakan karya seni ini pun merupakan bentuk apresiasi terhadap produk terbaik buatan dalam negeri.

Artikel Terkait

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, selama pandemi meski banyak UMKM terpuruk, namun pada September 2022 sebanyak 84,8% UMKM yang tadinya terpuruk sudah kembali beroperasi normal.

Untuk membesarkan sektor ini, Presiden Joko Widodo memberi arahan agar melakukan pengembangan UMKM naik kelas dan menargetkan 30 juta UKM Indonesia sudah menggunakan platform digital untuk bisnis mereka pada 2024. Menanggapi hal ini, Vikram menyatakan kesiapan perusahaan yang dipimpinnya untuk mendukung hal tersebut. Hal ini pun sejalan dengan misi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia termasuk sektor UMKM.

Menahkodai IOH, Vikram Sinha melihat bahwa banyak yang bisa didukung oleh perusahaan yang ia pimpin untuk memajukan dan mendorong para pegiat UMKM dalam negeri. Persoalan para pelaku UMKM bukan hanya terletak pada jaringan, melainkan ekosistem yang dapat mempercepat akselerasi mereka kedepannya.

Ekosistem Digital

Untuk membantu akselerasi transformasi digital UMKM, Vikram mendorong kerjasama dengan Google Cloud dan sejumlah perusahaan kelas dunia lainnya untuk memberikan layanan ekosistem digital dalam membantu sektor usaha kecil menengah mendapatkan akses ke berbagai layanan teknologi, yang sebelumnya hanya bisa dinikmati oleh perusahaan besar kelas enterprise.

Solusi-solusi teknologi ini lantas dirangkum lewat Indosat Digital Ecosystem (IDE) yang baru diluncurkan pada Oktober lalu. Di platform digital IDE ini, pelaku UMKM bisa memperluas jejaring bisnis, relasi, dan promosinya.

Ada pula layanan otomatisasi suara dan SMS sehingga usaha UMKM pun bisa memiliki customer service seperti perusahan besar atau sekedar layanan untuk membalas pesan pelanggan secara otomatis.

Tingkatkan Pemasaran

Masih untuk mendukung kecanggihan UMKM, Vikram juga mendorong perusahaan agar menyediakan teknologi yang bisa membantu meningkatkan pemasaran mereka. IOH pun lantas menjawab tantangan ini dengan menyediakan 3Ads, sebuah marketplace iklan premium. Lewat 3Ads, pelaku UMKM bisa mendapat jasa untuk pembuatan hingga monitoring iklan digital mereka. Ada pula tawaran Paket UMKM Super Combo yang menawarkan layanan iklan SMS bertarget berbasis lokasi.

Sementara, untuk mendukung kelancaran komunikasi, perusahaan yang dipimpinnya juga menggulirkan paket khusus bagi UMKM. Selain memberikan paket internet dengan kuota besar, Paket UMKM Super Combo juga bisa digunakan pelaku bisnis untuk mengakses Google Workspace, Meet Team Pro.

“Kami bekerjasama dengan Google Cloud agar bisa memfasilitasi layanan teknologi bagi UMKM Indonesia. Kerjasama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menawarkan solusi digital terbaik bagi Indonesia dan mempercepat transformasi digital bangsa.”

 Dukungan Finansial

Tak hanya menyediakan ekosistem, Vikram pun sadar bahwa dukungan finansial juga dibutuhkan bagi pelaku UMKM. Untuk itu, Vikram fokus mengembangkan UCan dan Bima Kredit sebagai produk layanan pinjaman digital yang diluncurkan IOH untuk membantu para pelaku usaha mikro.

Produk ini diharap mampu jadi sebuah solusi yang IOH berikan untuk membantu pemulihan percepatan ekonomi masyarakat Indonesia pasca pandemi Covid-19 melanda.(ris)

Topik: IndosatIndosat Ooredoo Hutchison

TerkaitBerita

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan
Bisnis

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960
Bisnis

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat
Bisnis

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

oleh Editor : Anggoro
27 Juni 2026
Cinépolis Cinemas
Bisnis

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

oleh Editor : Hana
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMG 20260630 133621 528 1 -

30 Juni 2026
Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

30 Juni 2026
Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau

Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau

30 Juni 2026
BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

30 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3638 shares
    Share 1455 Tweet 910
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya