Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Business Coaching Halal Indo 2025 Bagikan Tips Agar Produk Lokal Bisa Go Global

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
1 September 2025
in Bisnis
A A
0
Business Coaching Halal Indo 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel Terkait

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

koranindopos.com, JAKARTA – Pasar halal global diperkirakan akan terus berkembang, didorong oleh populasi Muslim yang besar serta permintaan dari konsumen non-Muslim yang mencari produk berkualitas tinggi, aman, dan etis. Menurut laporan State of the Global Islamic Economy 2023, pasar halal global diperkirakan bernilai lebih dari 2 triliun dolar AS, mencakup makanan, minuman, kosmetik, farmasi, hingga pariwisata halal.
Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki posisi strategis untuk menjadi pemimpin dalam industri ini. Guna menembus pasar global, para pelaku industri tanah air termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perlu untuk meningkatkan kualitas produk serta memahami dinamika pasar internasional.
Sebagai upaya menjaga momentum tersebut, Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kris Sasono Ngudi Wibowo mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk proaktif dalam memajukan industri halal nasional. Pemerintah Indonesia, melalui berbagai kementerian dan lembaga, telah melakukan berbagai upaya proaktif untuk memajukan industri halal nasional. Berbagai strategi telah dijalankan meliputi, regulasi dan sertifikasi peningkatan fasilitas infrastruktur dan pembinaan, serta kolaborasi strategis.
“Kondisi industri halal Indonesia hari ini, sudah ada 140.942 industri halal yang sudah mencatatkan diri dan mensertifikasi dirinya. Mudah-mudahan tahun depan bisa di atas 150.000. Didominasi tetap di industri makanan dan minuman. Sisanya tetap di industri-industri yang terkait dan bersentuhan langsung dengan industri makanan dan minuman seperti farmasi, produk obat-obatan kimia dan tradisional,” ucapnya.
Sebagai dukungan kepada Industri Halal Indonesia dan kebijakan pemerintah,  Dyandra Promosindo bersama dengan Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Business Coaching Halal Indo pada pertengahan Agustus 20205 secara daring dengan menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidangnya. Acara Business Coaching merupakan rangkaian acara dari Halal Indo 2025 yang akan berlangsung pada 25-28 September 2025 di ICE BSD City, Tangerang.
Project Manager Halal Indo 2025, Ismi Puspita mengatakan, Business Coaching Halal Indo 2025 hadir sebagai acara strategis yang dirancang untuk membekali para pelaku usaha di Indonesia dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menembus pasar ekspor global dan membangun merek halal yang kuat. Menurutnya, dalam membangun ekosistem Halal yang bisa berdaya saing global diperlukan kolaborasi dengan pemangku kepentingan.
“Kami percaya bahwa potensi Indonesia di pasar halal global sangatlah besar. Melalui Business Coaching Halal Indo 2025, kami ingin membekali mereka agar tidak hanya sekedar bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi pemain utama dalam industri halal dunia. Acara ini adalah langkah nyata untuk memastikan produk-produk Indonesia memiliki kualitas, brand, dan strategi yang mampu bersaing di panggung internasional sehingga cita-cita Indonesia menjadi pusat industri halal dunia bisa terwujud,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu pembicara pada acara Business Coaching Halal Indo 2025 yaitu CEO & Co-Founder Sa’adah Global, Ahmad Soffian membagikan beberapa tips agar produk-produk Indonesia bisa bersaing di pasar Global. Menurutnya, hal pertama yang sangat penting agar produk Indonesia bisa bersaing di global adalah kepercayaan salah satunya adalah dengan sertifikasi halal. Ahmad Soffian menambahkan, sertifikasi halal bukan hanya sekedar bentuk identitas agama tapi lebih jauh merupakan standar mutu, kualitas dan membangun kepercayaan konsumen.
“Kenapa sertifikasi halal penting. Pertama adalah trust atau kepercayaan konsumen. Jadi kepercayaan konsumen terhadap produk yang ada apabila dia logo halal, produk itu dipercayai sebagai bersih, aman untuk dikonsumsi dan berkualitas tinggi. Ini kenapa sertifikasi halal penting. Sertifikasi halal ini sudah diterima di seluruh dunia, bahkan di negara-negara non muslim juga banyak menerima produk-produk halal karena keterkaitannya dengan kebersihan keamanan dan kualitas yang ada,” jelasnya.
Ahmad Soffian juga membagikan strategi membangun branding halal global. Langkah pertama adalah melakukan penelitian pasar untuk memahami selera dan preferensi konsumen musim global di berbagai negara target ekspor. Setelah itu langkah selanjutnya adalah Brand Storytelling untuk mengembangkan narasi produk berbasis budaya Indonesia seperti batik, rempah, wellness yang otentik dan menarik.
Lalu penting juga juga untuk melakukan sertifikasi internasional untuk mendapatkan sertifikasi halal dan standar mutu internasional seperti ISO dan HACCP. Tidak lupa juga melakukan Digital Marketing Global dengan memanfaatkan e-commerce dan pameran virtual untuk menjangkau pasar global yang lebih luas. Dan terakhir adalah membangun kemitraan strategis dengan membangun kolaborasi bersama buyer, distributor dan platform global untuk memperluas jangkauan.
“Peluang produk Indonesia sangat luas sebagai negara muslim terbesar dengan reputasi yang kuat dan ini merupakan keunggulan bagi Indonesia. Oleh karena itu pentingnya membangun brand halal kita bisa meningkatkan daya saing. Produk halal berstandar global bisa meningkatkan daya saing Indonesia di pasar Internasional dan membuka pintu ke pasar baru. Kedua adalah menciptakan trust global atau kepercayaan terhadap produk-produk itu sendiri. Brand halal sendiri memberikan nilai tambah premium kepada produk melalui story telling, diferensiasi dan positioning yang tepat,” jelasnya.
Acara Business Coaching sendiri terbagi ke dalam beberapa tema. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Business Coaching Halal Indo 2025 mengambil tema Halal Matters: Memahami Kerangka Sertifikasi & Regulasi di Indonesia serta Halal Borders: After Halal, What’s Next? dengan menghadirkan narasumber Kepala Pusat Industri Halal, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Kris Sasono Ngudi Wibowo, Atase Perdagangan Canberra Agung Harris Setiawan dan Chief Executive Officer PT Halal Digital International (Halal-In) Yuliana Zahra Mega.
Kemudian pada 13 Agustus 2025 Business Coaching mengambil tema Go Global the Smart Way: Strategi Digital dan ekspor Efisien untuk UKM dengan narasumber COO & Co Founder Export Expert Indonesia Raymond, CEO & Founder Riset Pasar Ekspor Fikrie Aldjoeffry, dan CEO & Founder Ruanghalal.id Lukas Dedy Setiawan. Pada 15 Agustus 2025, acara Business Coaching Halal Indo 2025 lanjut dengan mengusung tema Memberdayakan UMKM untuk Bersaing di Pasar Global dengan narasumber Executive Officer PT Halal Digital International (Halal-In) Yuliana Zahra Mega.
Di tanggal 20 Agustus 2025 Business Coaching dibagi ke dalam dua sesi, yang mana pada sesi pertama menghadirkan narasumber Manager Operasional Sa’adah Global Faisal Nurikhsan dengan tema Menapaki Jalur Halal: Berbagi Pembelajaran dan Membangun Bersama. Pada sesi kedua menghadirkan Direktur LSP Halal Kompeten Internasional Trisiladi Supriyanto dengan tema Dari Lokal Menuju Global: Menyusun Langkah Bersama ke Depan. Selanjutnya pada hari terakhir menghadirkan CEO & Co-Founder Sa’adah Global Ahmad Soffian dengan tema Menembus Pasar Ekspor: Membangun Brand Halal. (rls/sh)
Topik: Business Coaching Halal Indo 2025

TerkaitBerita

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel
Bisnis

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

oleh Editor : Anggoro
10 Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen
Bisnis

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

oleh Editor : Anggoro
9 Agustus 2026
Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar
Bisnis

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

10 Agustus 2026
JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

10 Agustus 2026
Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

10 Agustus 2026
Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

10 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4281 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya