JAKARTA, koranindopos.com – Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), menyalurkan 300 sapi kurban pada Hari Yara Iduladha 1443 Hijriah (H).
Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan, hewan kurban ini berupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yang disalurkan ke masyarakat di Provinsi Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
“Kurban adalah kewajiban umat Islam yang mampu, tentu kami, BUMN, hadir untuk membantu masyarakat yang saat ini belum bisa melakukan kurban, harus saling tolong menolong,” kata Menteri BUMN dalam keterangannya, seperti dilansir antaranewspada Sabtu (9/7/2022).
Dari 300 sapi kurban tersbeut, 200 sapi akan disalurkan ke Jawa Timur, 75 sapi untuk Jawa Barat, dan 25 sapi untuk Banten.
Menurut Menteri Erick, program kolaborasi ini tak hanya bermanfaat bagi penerima kurban, melainkan juga menggerakkan perekonomian daerah karena Himbara membeli sapi langsung dari peternak setempat.
Pembelian sapi kurban yang melibatkan peternak setempat dinilai sejalan dengan komitmen BUMN dalam menjaga tren positif perekonomian Indonesia.
“Sapi-sapi ini dibeli dari peternak, jadi istilahnya ekonomi yang berputar ini dari masyarakat untuk masyarakat,” imbuhnya.
Menteri Erick menegaskan pihaknya akan terus memantau penyaluran daging kurban dari perusahaan BUMN agar tepat sasaran.
Untuk memastikan kesehatan sapi tersebut, dia menugaskan PT Berdikari untuk memastikan sapi kurban tersebut terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
“BUMN siap membantu pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian dalam mengatasi persoalan PMK,” tuturnya.
Dukungan BUMN ini diharapkan menjadi upaya konkret dalam menjaga kebangkitan pembukaan lapangan kerja yang saat ini dibutuhkan masyarakat.
“Nanti pasti BUMN akan ada penugasan lagi, seperti saat COVID-19 waktu itu kami ditugaskan pemerintah memberikan vaksin untuk masyarakat. Untuk PMK tentu ada penugasan yang kita sedang menunggu,” pungkasnya.(hai)










