Koranindopos.com, Tangerang Selatan – Tren olahraga urban di Ibu Kota dan sekitarnya kini memasuki babak baru dengan kehadiran fasilitas olahraga yang mengedepankan gaya hidup sehat sekaligus eksklusif. Menjawab antusiasme tersebut, dua aktor kenamaan Tanah Air, Rezky Aditya dan Dimas Seto, resmi memperkenalkan Monarch Padel Bintaro sebagai destinasi olahraga terpadu yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pencinta olahraga raket.
Padel kini memang tengah naik daun sebagai olahraga urban yang identik dengan kesenangan dan interaksi sosial. Menyadari potensi tersebut, Rezky dan Dimas tidak hanya sekadar membangun lapangan, melainkan sebuah ekosistem lengkap. Fasilitas ini berlokasi strategis di kawasan Bintaro dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern yang mendambakan keseimbangan antara aktivitas fisik dan kenyamanan premium.
Secara teknis, Monarch Padel Bintaro dibekali dengan tiga lapangan yang telah memenuhi standar internasional. Keamanan dan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama dengan ketersediaan fasilitas penunjang yang mumpuni, mulai dari area parkir yang luas, toilet bersih, hingga musala. Kelengkapan ini memastikan setiap pengunjung dapat berolahraga dengan tenang tanpa harus mengkhawatirkan kebutuhan dasar mereka.
Visi besar dibalik pembangunan tempat ini diungkapkan langsung oleh Rezky Aditya. Ia menegaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang positif bagi masyarakat luas. Kehadiran Monarch Padel diharapkan menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya komunitas baru yang lebih solid di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya.
“Monarch Padel memiliki visi besar untuk membangun komunitas yang sehat, aktif, dan eksklusif, melalui ekosistem padel yang terintegrasi,” ungkap Rezky di Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026).
Keunggulan Monarch dibandingkan penyedia lapangan Padel lainnya terletak pada konsep integrasi antara olahraga dan gaya hidup. Fauzan, rekan bisnis Rezky dan Dimas menekankan bahwa banyak pihak hanya sekadar membangun lapangan tanpa memikirkan kesinambungan komunitasnya.

”Jadi di Padel itu kan sekarang lagi olahraganya olahraga FOMO. Jadi kebanyakan orang bikin court aja, lalu berharap pemain langsung datang. Nah, kita dari awal tahun sudah serius untuk bikin sebuah ekosistem. Jadi tidak hanya court aja, tapi kita ada Academy, ada Club, sama ada Court-nya,” kata Fauzan memaparkan perbedaan strategi mereka dalam industri ini.
Guna mewujudkan integrasi tersebut, Monarch Padel Bintaro memperkenalkan tiga pilar utama: Monarch Padel Club, Monarch Padel Academy, dan Monarch Padel Court. Ketiga elemen ini saling bersinergi untuk mendampingi pemain dari berbagai tingkat kemahiran. Pembagian ini bertujuan agar setiap individu mendapatkan porsi latihan dan permainan yang tepat sesuai kemampuan mereka.
Monarch Padel Club sendiri dihadirkan sebagai wadah interaksi sosial atau ruang komunal bagi para anggotanya. Di sini, para pemain tidak hanya sekadar memukul bola, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan pertemanan dan profesional. Atmosfer eksklusif yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang ingin bersosialisasi dalam lingkungan yang suportif.
“Setiap komunitas bisa main bareng dan saling terhubung secara aktif,” jelas Rezky.
Bagi pemula yang ingin menekuni olahraga ini, Monarch Padel Academy menyediakan program pelatihan yang terstruktur. Didukung oleh pelatih berkualitas, kurikulum latihan disesuaikan secara personal. Dimas Seto memastikan bahwa siapa pun, bahkan yang belum pernah memegang raket padel sekalipun, akan mendapatkan bimbingan yang tepat dan menyenangkan.
“Bahkan bagi yang belum pernah bermain padel sama sekali, proses belajarnya tetap dibuat nyaman sehingga mereka bisa berkembang secara bertahap,” ungkap Dimas. (BRG/Hend)










