Koranindopos.com – Jakarta. LEO Pictures kembali menghadirkan inovasi segar di industri perfilman Tanah Air dengan memadukan genre horor dan dunia fashion. Langkah berani ini ditampilkan melalui film terbaru mereka yang berjudul Jalan Pulang. Film ini menjadi bagian dari rangkaian acara Indonesia Fashion Week (IFW) 2025, yang tahun ini mengusung tema unik bertajuk “Dimensi Film di Indonesia Fashion Week 2025”.
Film Jalan Pulang dijadwalkan rilis serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 19 Juni 2025. Namun sebelum penayangan resmi, promosi film dilakukan dengan cara yang tidak biasa melalui panggung mode IFW 2025 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan.
Para pengunjung mendapatkan pengalaman eksklusif menyaksikan perpaduan nuansa horor di atas catwalk dan berkesempatan bertemu langsung dengan para pemain utama seperti Saskia Chadwick, Widika Sidmore, serta sang sutradara Jeropoint.
Saskia Chadwick, aktris muda berbakat berusia 18 tahun, kembali menunjukkan eksistensinya di industri film nasional dengan mengambil peran dalam Jalan Pulang. Dalam film ini, Saskia memerankan karakter Arum, putri dari Lastini yang diperankan oleh Luna Maya.
“Arum ini punya masalah besar dan mengalami gangguan dari makhluk halus. Ia dibawa ke banyak dukun untuk disembuhkan melalui berbagai ritual,” ungkap Saskia saat hadir di IFW 2025 pada Sabtu (31/5/2025).

Saskia mengaku tidak bisa menolak proyek ini karena harus beradu akting dengan tiga ikon film horor Indonesia—Luna Maya, Shareefa Daanish, dan Taskya Namya. Ketiganya dikenal sebagai “ratu horor” karena kiprah mereka yang kuat di genre ini.
“Pas awal reading, aku kicep, jiper gitu lah. Mereka semua tuh senior semua di akting,” ujar Saskia dengan jujur.
Ia juga menuturkan bahwa awalnya cukup kesulitan membangun chemistry, terutama dengan Luna Maya dan Taskya Namya yang sudah lebih dulu akrab. Namun dengan pendekatan penuh inisiatif, Saskia akhirnya bisa membaur.
“Mereka tuh sebelum syuting udah dekat duluan. Jadi aku bingung masuknya gimana, sampai akhirnya aku sok asyik gitu baru bisa membaur,” jelasnya.
Setelah membaur, proses syuting pun berjalan lancar. Saskia merasa sangat terbantu oleh bimbingan Luna dan Taskya, baik dari segi akting maupun suasana di lokasi syuting.
“Mereka membantuku baik dari segi akting dan lainnya, jadi senang dan seru sekali proses syutingnya,” kata Saskia.
Lebih dari sekadar horor, Jalan Pulang juga mengangkat nilai emosional dalam hubungan keluarga, khususnya antara ibu dan anak.
“Benang merah film ini adalah perjalanan Arum untuk menemukan jalan pulang, agar ia bisa sembuh,” tambahnya.
Sementara itu, Agung Saputra, produser dari LEO Pictures, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam ajang Indonesia Fashion Week merupakan strategi untuk memperluas jangkauan penonton dan menjangkau industri kreatif lainnya.
“Kami sangat antusias membawa Jalan Pulang ke Indonesia Fashion Week, karena ini bukan hanya soal film, tapi juga bagaimana seni bercerita bisa terhubung dengan berbagai lapisan industri kreatif,” ungkap Agung.










