Selasa, 14 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026
in Bisnis
A A
0
Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pasar kripto kembali berada di bawah tekanan setelah harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Mata uang kripto terbesar di dunia tersebut sempat menyentuh level terendah intraday di angka US$58.995 atau sekitar Rp1,05 miliar dengan asumsi kurs Rp17.947 per dolar AS.

Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan Bitcoin yang sepanjang tahun 2026 masih kesulitan mempertahankan posisi di atas level psikologis US$60.000. Dibandingkan dengan puncak harga yang pernah dicapai tahun lalu, nilai Bitcoin kini telah terkoreksi sekitar 52 persen.

Meski harga Bitcoin mengalami penurunan tajam, sejumlah pelaku pasar menilai tekanan yang terjadi saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi sesungguhnya. Aktivitas perdagangan derivatif, khususnya pada produk ETF berbasis Bitcoin, menunjukkan investor masih bersikap sangat hati-hati terhadap prospek aset digital tersebut.

Data perdagangan menunjukkan ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT) mencatat aktivitas opsi yang sangat tinggi. Volume transaksi opsi mencapai hampir 1,1 juta kontrak dalam sehari, dengan dominasi kuat pada kontrak opsi jual atau put option.

Artikel Terkait

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram dalam Sepekan, Buyback Ikut Melemah

Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Investor tercatat membeli sekitar 275.000 kontrak opsi put, jauh lebih tinggi dibandingkan opsi call yang hanya berada di bawah 129.000 kontrak. Kondisi ini mengindikasikan bahwa mayoritas pelaku pasar masih mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan penurunan harga lebih lanjut.

Dari total premi opsi yang diperdagangkan pada IBIT senilai sekitar US$187 juta, sebagian besar atau sekitar US$144 juta berasal dari transaksi opsi put. Bahkan dari 20 kontrak yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan volume, sebanyak 19 kontrak merupakan opsi jual.

Fenomena tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan investor untuk melindungi portofolio mereka dari risiko pelemahan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Salah satu kontrak yang paling banyak diminati adalah opsi put dengan harga pelaksanaan 32,5 yang akan berakhir pada Jumat. Posisi ini memberikan keuntungan bagi investor jika harga terus mengalami penurunan dalam waktu dekat.

Meski sentimen pasar cenderung negatif, volatilitas ETF Bitcoin saat ini masih berada pada level yang relatif terkendali. Indikator volatilitas IBIT tercatat di angka 53, yang menunjukkan ekspektasi pergerakan harga sekitar 3 persen per hari.

Berdasarkan perhitungan harga opsi yang jatuh tempo pada akhir Juli 2026, terdapat peluang sekitar 48 persen bahwa harga IBIT akan turun lebih dari 10 persen dari posisi saat ini.

Namun di sisi lain, peluang kenaikan sebesar 10 persen dalam periode yang sama juga masih cukup besar, yakni sekitar 55 persen. Hal ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase ketidakpastian tinggi, di mana arah pergerakan selanjutnya belum sepenuhnya jelas.

Di tengah tekanan yang dialami Bitcoin, perhatian investor global saat ini banyak beralih ke sektor kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kinerja saham-saham perusahaan teknologi berbasis AI yang terus menguat membuat sebagian dana investasi berpindah dari aset kripto ke instrumen yang dianggap lebih menjanjikan.

CEO Two Prime, Alexander Blume, menilai Bitcoin saat ini menghadapi tantangan besar untuk kembali menarik perhatian investor.

Menurutnya, dominasi narasi AI di pasar keuangan membuat Bitcoin kehilangan momentum yang sebelumnya menjadi daya tarik utama bagi investor spekulatif maupun institusional.

Selain itu, ketidakpastian terkait sejumlah perusahaan besar yang memiliki eksposur tinggi terhadap Bitcoin juga turut memengaruhi sentimen pasar. Kondisi tersebut membuat investor semakin berhati-hati dalam mengambil posisi pada aset kripto.

Analis menilai pergerakan Bitcoin dalam beberapa pekan ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, serta arus investasi institusional ke produk-produk ETF berbasis kripto.

Selama belum muncul katalis positif yang kuat, volatilitas tinggi diperkirakan masih akan membayangi pasar aset digital. Meski demikian, sebagian investor jangka panjang tetap melihat koreksi harga saat ini sebagai peluang untuk melakukan akumulasi secara bertahap.

Dengan harga yang masih bergerak di sekitar level US$60.000, Bitcoin kini berada pada fase penting yang akan menentukan arah tren pasar kripto untuk sisa tahun 2026.(dhil/dtk)

Topik: Bitcoin

TerkaitBerita

Pelabuhan Gresik
Bisnis

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026
Harga Emas Antam Turun Rp61.000 per Gram dalam Sepekan, Sempat Sentuh Rekor Tertinggi
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram dalam Sepekan, Buyback Ikut Melemah

oleh Editor : Affandy
13 Juli 2026
Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026
Bisnis

Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

oleh Editor : Anggoro
12 Juli 2026
​Guncang Forum D-8, Inovasi PNM Pikat Mata Dunia Lewat Kekuatan Modal Sosial Perempuan
Ekonomi

​Guncang Forum D-8, Inovasi PNM Pikat Mata Dunia Lewat Kekuatan Modal Sosial Perempuan

oleh Editor : Akula
11 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

13 Juli 2026
HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

13 Juli 2026
Biodiesel B50

Program B50 Dinilai Perkuat Ketahanan Energi, MPR Ingatkan Kesiapan Ekosistem

13 Juli 2026
Polri-Kejagung

Sinergi Polri-Kejagung Diperkuat untuk Tingkatkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3854 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    528 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya