Koranindopos.com, Jakarta – Ratusan pelajar SMA dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam ajang i3L Business Challenge (iBC) 2025 yang digelar di kampus i3L University, Jakarta, pada Sabtu (18/10). Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar menerapkan ide-ide bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan sekaligus melatih kemampuan berpikir strategis.
Tahun ini, iBC mengangkat tema Strategizing Sustainable Beauty dan berkolaborasi dengan Skin Game, merek kecantikan lokal yang dikenal karena komitmennya terhadap praktik bisnis etis dan ramah lingkungan. Melalui kerja sama tersebut, para peserta diajak untuk memahami bagaimana konsep keberlanjutan dapat diterapkan dalam strategi pertumbuhan bisnis di industri kecantikan yang terus berkembang.
Kompetisi ini diikuti oleh 37 tim dari 27 sekolah di 9 kota, melibatkan lebih dari 150 siswa SMA dari berbagai daerah. Dari seluruh peserta, 22 tim terbaik lolos ke babak final dan mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari dosen i3L University dan perwakilan Skin Game, termasuk CEO Michella Ham dan Managing Director Sulfina.
Selain kompetisi utama, acara juga menampilkan sesi talkshow inspiratif bersama Michella Ham. Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi pengalaman dalam membangun brand kecantikan lokal dengan pendekatan berkelanjutan tanpa mengorbankan potensi pertumbuhan bisnis. Sesi ini membuka wawasan peserta mengenai tantangan sekaligus peluang di industri kecantikan yang dinamis.

Dekan School of Business i3L University, Elizabeth Furio Perez, BBF, MBA, DBA, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang nyata bagi para pelajar untuk menerapkan teori bisnis dalam konteks industri.
“Melalui tema ‘Strategizing Sustainable Beauty’ dan kolaborasi bersama Skin Game, peserta ditantang untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan bisnis dan nilai keberlanjutan yang menjadi fondasi industri masa depan,” ungkap Furio Perez dalam keterangan resminya.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat, Tim GameChangers dari Springfield School berhasil meraih Juara 1. Posisi kedua diraih oleh Bismillah Squad dari SMA Labschool Kebayoran, sementara KFDynamics dari SMAK PENABUR Kota Wisata menempati posisi ketiga. Adapun penghargaan Best Presenter diberikan kepada Tim Rinaissance dari Tzu Chi School PIK.
Para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai serta beasiswa dari i3L University sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan dedikasi mereka.
Penyelenggaraan i3L Business Challenge 2025 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor seperti Deorex, Lexus, Piattos, King, dan Cloud9. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk memahami praktik bisnis secara langsung.
Sebagai ajang tahunan, i3L Business Challenge terus mendorong semangat kewirausahaan, kreativitas, dan kepemimpinan di kalangan pelajar SMA. Melalui kegiatan ini, i3L University berkomitmen untuk melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan bisnis masa depan dengan prinsip keberlanjutan sebagai dasar utama. (Brg/Kul)








