Koranindopos.com, Jakarta – Dunia pendidikan tinggi di Indonesia mencatat tonggak baru dengan berubahnya Institut Bio Scientia Internasional Indonesia (Indonesia International Institute for Life Sciences/i3L) menjadi Universitas Bio Scientia Internasional Indonesia atau i3L University. Perubahan status ini tidak hanya menandai langkah administrasi, tetapi juga membuka jalan bagi penguatan peran i3L dalam riset, inovasi, dan kolaborasi internasional.
Kenaikan status tersebut resmi diputuskan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 699/B/O/2025 pada 19 Agustus 2025. Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan pada 1 September 2025, diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., kepada Rektor i3L, Katherine, S.T., Ph.D. Acara ini juga dihadiri Wakil Rektor II yang membidangi pemasaran, riset, dan inovasi, apt. Pietradewi Hartrianti, M.Farm., Ph.D.
Rektor Katherine menegaskan bahwa perubahan bentuk kelembagaan dari institut menjadi universitas bukan sekadar seremonial. Menurutnya, transformasi tersebut merupakan representasi dari komitmen i3L untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kontribusi pada dunia akademik.
“Transformasi dari institut menjadi universitas bukan hanya perubahan status, tetapi juga mencerminkan peningkatan kemampuan kami untuk memberikan yang terbaik,” ujar Katherine.
Dengan status baru ini, i3L University berencana memperluas cakupan program akademik serta memperkuat jejaring riset yang bersifat lintas disiplin. Selain itu, universitas ini juga menargetkan peningkatan kolaborasi dengan mitra internasional sehingga lulusan yang dihasilkan mampu bersaing di tingkat global.
Lebih jauh, Katherine menjelaskan bahwa keberadaan i3L University diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Universitas ini menempatkan riset sebagai salah satu motor utama dalam menjalankan misi akademiknya, sekaligus menjadi wadah untuk melahirkan inovasi yang aplikatif.
Sejalan dengan visi tersebut, i3L University juga menekankan pentingnya peran mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam membangun ekosistem kampus yang dinamis dan relevan. “Dengan dukungan mahasiswa, dosen, staf, dan mitra, i3L University optimistis mampu menjadi pusat pendidikan tinggi yang inovatif, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan global,” tambah Katherine.
Transformasi i3L menjadi universitas diharapkan tidak hanya berdampak pada internal kampus, tetapi juga memberi warna baru bagi peta pendidikan tinggi di Indonesia. Di tengah tantangan globalisasi dan persaingan antarperguruan tinggi, langkah i3L University ini menjadi bukti bahwa institusi pendidikan dalam negeri mampu beradaptasi dan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan zaman. (Brg/kul)








