Senin, 5 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

IHSG Tiba-Tiba Anjlok Lebih dari 4 Persen, Terperosok ke Level 5.946 pada Sesi I Perdagangan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026
in Bisnis
A A
0
IHSG Tiba-Tiba Anjlok Lebih dari 4 Persen, Terperosok ke Level 5.946 pada Sesi I Perdagangan

Foto: ilustrasi ihsg

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Pergerakan pasar modal Indonesia mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat dibuka di zona hijau mendadak berbalik arah dan mengalami koreksi tajam hingga lebih dari 4 persen pada sesi pertama perdagangan.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia yang dihimpun dari RTI Business, IHSG tercatat berada di level 5.946,67 pada pertengahan sesi I, atau turun sekitar 4,02 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Penurunan tersebut membuat indeks kembali bergerak jauh dari level psikologis 6.000 poin yang selama ini menjadi salah satu acuan pelaku pasar.

Kondisi ini cukup mengejutkan mengingat pada awal perdagangan IHSG sempat menunjukkan performa positif dengan menguat ke level 6.213,80. Namun tekanan jual yang terjadi di berbagai sektor membuat indeks berbalik melemah dalam waktu relatif singkat.

Meski pasar bergerak negatif, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia terpantau tetap ramai. Hingga pertengahan sesi pertama, volume perdagangan mencapai sekitar 20,72 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,76 triliun.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali

Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat mencapai lebih dari 1,43 juta transaksi, menunjukkan tingginya aktivitas jual beli di tengah volatilitas pasar yang meningkat.

Volume dan nilai transaksi yang besar mengindikasikan bahwa investor aktif melakukan penyesuaian portofolio di tengah pergerakan indeks yang mengalami tekanan cukup dalam.

Penurunan tajam IHSG langsung menjadi perhatian para pelaku pasar. Koreksi lebih dari empat persen dalam satu sesi perdagangan merupakan pergerakan yang cukup signifikan dan biasanya dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor, baik dari dalam negeri maupun sentimen global.

Pelaku pasar umumnya mencermati sejumlah faktor seperti perkembangan ekonomi global, pergerakan nilai tukar rupiah, kebijakan suku bunga, kondisi geopolitik, hingga aksi jual investor asing yang dapat memengaruhi arah pergerakan indeks.

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar keuangan global juga masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi internasional hingga dinamika pasar valuta asing yang turut memengaruhi sentimen investasi di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Di tengah volatilitas yang meningkat, para analis umumnya mengingatkan investor untuk tetap berfokus pada fundamental perusahaan dan tidak mengambil keputusan investasi secara emosional.

Pergerakan pasar yang tajam sering kali memunculkan peluang sekaligus risiko. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan sentimen pasar, laporan keuangan emiten, serta berbagai indikator ekonomi yang dapat memengaruhi arah investasi dalam jangka menengah dan panjang.

Hingga sesi pertama perdagangan berakhir, pelaku pasar masih menantikan apakah IHSG mampu melakukan rebound pada sesi berikutnya atau justru melanjutkan tekanan yang telah membawa indeks turun ke bawah level 6.000 poin.

Kondisi ini menjadikan perdagangan hari ini sebagai salah satu momen yang paling diperhatikan oleh investor dan pelaku pasar modal Indonesia sepanjang pekan ini.(dhil)

Topik: IHSG

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
PROGRAM MENARIK: Waringin Hospitality Hotel Group (WHHG) menghadirkan program Stay More Win More – Win a Trip To Tokyo bagi para tamu yang menginap di jaringan hotel mereka. Program tersebut berlaku mulai 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali
Bisnis

Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 Jadi Rp2,574 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 Jadi Rp2,574 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
3 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

5 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4885 shares
    Share 1954 Tweet 1221
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya