Kamis, 2 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Indonesia Siap Tinggalkan Ketergantungan Energi Fosil

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
31 Maret 2026
in Nasional
0
Tenaga Surya

Lanskap PLTS terapung berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) yang terbentang di Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (ANTARA/HO-PLN)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia untuk menjalankan transformasi ekonomi secara menyeluruh, memperkuat kemitraan strategis, serta mempercepat transisi menuju energi hijau.

Penegasan tersebut disampaikan dalam pidato kunci Presiden pada Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang digelar di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).

Dalam sektor energi, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menjalankan transformasi besar menuju energi bersih dan terbarukan guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Dalam tiga tahun ke depan, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya,” ujar Presiden.

Artikel Terkait

Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara Termasuk Megathrust, Tiga Provinsi Paling Terdampak

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

Menteri Kehutanan RI dan Korea Sepakat Kerja Sama di Bidang Kehutanan

Selain energi surya, Presiden juga menyoroti potensi besar Indonesia di sektor panas bumi dan bahan bakar nabati. Indonesia disebut memiliki salah satu cadangan panas bumi terbesar di dunia, serta terus mengembangkan bahan bakar berbasis kelapa sawit.

Pemerintah bahkan menargetkan peningkatan campuran biodiesel dari 40 persen menjadi 50 persen, serta mengembangkan bahan bakar berbasis etanol dan komoditas nabati lainnya.

“Dengan upaya ini, kita akan berada dalam posisi yang aman menghadapi ketidakpastian global,” katanya.

Prabowo juga menyoroti dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan penuh risiko. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan ekonomi yang rasional serta memperkuat kemitraan internasional.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbuka akan terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan prinsip memperluas persahabatan global.

“Filosofi kami adalah 1.000 teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Presiden menilai hubungan Indonesia dan Jepang sebagai kemitraan strategis yang harus terus diperkuat di tengah perubahan lanskap global.

Selain energi dan diplomasi ekonomi, Presiden juga menekankan pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tengah mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah melalui industrialisasi, guna mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

“Indonesia tidak ingin hanya mengekspor bahan mentah, tetapi meningkatkan nilai tambah melalui industrialisasi,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti pentingnya perlindungan sumber daya alam, khususnya kawasan hutan, sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Hutan kita harus dilindungi dan dilakukan reboisasi besar-besaran, bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk dunia,” ujarnya.

Forum Bisnis Indonesia–Jepang ini menjadi ajang bagi pemerintah untuk menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada energi hijau, industrialisasi, tata kelola yang lebih baik, serta penguatan kemitraan global di tengah dinamika dunia yang terus berubah. (hai)

Topik: Energi Hijau
Sebelumnya

Menhut RI dan Menteri LH Jepang Dorong Sister Park dan Investasi Karbon di Taman Nasional

Selanjutnya

YELLOW RUN 2026 Siap Digelar, Bidik Rekor Nasional dan Hadirkan Hadiah Terbesar untuk Kategori 5K & 10K

TerkaitBerita

Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara Termasuk Megathrust, Tiga Provinsi Paling Terdampak
Peristiwa

Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara Termasuk Megathrust, Tiga Provinsi Paling Terdampak

oleh Editor : Affandy
2 April 2026
Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat
Nasional

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Editor : Affandy
2 April 2026
Menteri Kehutanan RI dan Korea Sepakat Kerja Sama di Bidang Kehutanan
Nasional

Menteri Kehutanan RI dan Korea Sepakat Kerja Sama di Bidang Kehutanan

oleh Editor : Anggoro
1 April 2026
Menaker Terbitkan Surat Edaran Imbauan Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan
Nasional

Menaker Terbitkan Surat Edaran Imbauan Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

oleh Editor : Anggoro
1 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ngaku Dukun Pengganda Uang, Pria di Bogor Ditangkap Polisi dengan Barang Bukti Uang Palsu

Ngaku Dukun Pengganda Uang, Pria di Bogor Ditangkap Polisi dengan Barang Bukti Uang Palsu

2 April 2026
ADU PENALTI: Selebrasi pemain Bosnia dan Herzegovina usai memastikan ke Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Italia lewat adu penalti di final playoff Piala Dunia, 1 April 2026. (Foto: (c) AP Photo/Armin Durgut)

Bosnia Menang lewat Drama Adu Penalti vs Italia, Muharemovic Dilema

2 April 2026
Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara Termasuk Megathrust, Tiga Provinsi Paling Terdampak

Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara Termasuk Megathrust, Tiga Provinsi Paling Terdampak

2 April 2026
Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

2 April 2026

Terpopuler

  • Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Uang Palsu Rp620 Juta di Bogor

    Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Uang Palsu Rp620 Juta di Bogor

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur, Mobil Legendaris Keluarga Kembali Jadi Sorotan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Nokia Mini 2026 5G Viral, Ponsel Mungil dengan Spesifikasi “Buas” Jadi Sorotan

    336 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Viral! Bule Perempuan Bugil di Gianyar, Polisi Langsung Selidiki

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    571 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya