Koranindopos.com, Jakarta – Sukses menyutradarai versi film Ipar Adalah Maut pada tahun 2024 yang disaksikan lebih dari 4,7 juta penonton, Hanung Bramantyo kembali menyutradarai Ipar Adalah Maut dalam format the series.
Adaptasi dari film box office berjudul sama ini kembali menghadirkan aktor Deva Mahenra sebagai Aris, karakter yang sempat mengguncang perasaan penonton di layar lebar.
Dalam versi terbaru yang dijadwalkan tayang setiap hari mulai Senin 3 November 2025 pada pukul 19.30 WIB di MDTV ini, Tatjana Saphira didapuk menjadi Nisa, sementara Nicole Parham memerankan Rani, sang adik ipar yang menjadi sumber konflik rumah tangga.
Di balik layar, Hanung Bramantyo kembali dipercaya untuk mengarahkan serial ini. Kini, Hanung berkolaborasi dengan tim kreatif MD Entertainment untuk memperluas kisah ini ke format serial, menghadirkan tensi drama yang lebih dalam.
Menariknya, serial ini tidak hanya hadir di televisi nasional. MD Entertainment mengumumkan bahwa Ipar Adalah Maut The Series juga akan tayang serentak di platform global Netflix. Langkah ini menjadikannya serial Indonesia pertama yang disiarkan bersamaan di dua platform berbeda: free-to-air (MDTV) dan OTT streaming (Netflix).

CEO dan Founder MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyebut langkah ini sebagai sebuah inovasi penting bagi industri hiburan tanah air. Ia mengatakan bahwa strategi penayangan ganda tersebut menjadi terobosan baru dalam cara masyarakat menikmati serial lokal.
“Hadirnya Ipar Adalah Maut The Series ini diharapkan mampu menjadi sebuah terobosan di dunia pertelevisian Indonesia dan streaming, karena untuk pertama kalinya sebuah series tayang di dua platform sekaligus secara bersamaan, yaitu free-to-air (MDTV) dan streaming (Netflix),” ujar Manoj Punjabi di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025).
Kisah Ipar Adalah Maut The Series sendiri berpusat pada kehidupan rumah tangga Aris dan Nisa yang tampak harmonis di luar, namun mulai retak ketika godaan muncul dari dalam lingkaran keluarga. Perselingkuhan Aris dengan adik iparnya, Rani, mengungkap lapisan-lapisan pengkhianatan, penyesalan, dan konsekuensi yang tak terhindarkan.
Deva Mahenra, yang kembali memerankan Aris, mengungkap bahwa perannya kali ini menghadirkan tantangan emosional yang lebih besar. Namun, di balik keseriusan karakternya, ada momen lucu di kehidupan nyata ketika ia memberi tahu istrinya, Mikha Tambayong, tentang keterlibatannya kembali di proyek ini.
“Dia cuma geleng-geleng, ‘Serius?’ Geleng-geleng sambil ketawa,” kata Deva Mahenra sambil menirukan respons sang istri.
Menurut Deva, reaksi Mikha sangat alami karena situasi yang dihadapi cukup unik. Ia bahkan menambahkan bahwa sang istri sempat heran mengapa dirinya tetap dipercaya untuk memerankan Aris sementara beberapa pemain lain berganti.
“‘Kok bisa jadi Aris lagi? Yang lainnya kan ganti. Kok kamu Aris lagi?’ (jawab Deva) ‘Aku juga enggak ngerti,’” ujarnya seraya tertawa.
Selain Deva, Tatjana Saphira dan Nicole Parham, serial ini juga menampilkan sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Ayu Dyah Pasha, Shan Riyadi, Alesha Fadillah, Fadilah Kurniawan, Sonia Alyssa, Lian Firman, hingga Josephine Firmstone. Deretan pemain tersebut menjadi jaminan mutu bagi penonton yang menginginkan tontonan berkualitas dengan emosi yang kuat.
Di sisi kreatif, Hanung Bramantyo menggandeng Sanjeev Ram Kishan yang dikenal lewat beberapa sinetron populer seperti Tajwid Cinta (2022), Hidayah Cinta (2024), dan Tertawan Hati (2024). Kolaborasi keduanya diharapkan mampu menghidupkan kembali kisah tragis yang penuh intrik ini dengan sentuhan sinematik khas MD Entertainment. (Brg/Hend)










