Koranindopos.com, Jakarta – Kasus penyebaran berita tak benar yang menyeret nama figur publik kembali bergulir di ranah hukum. Lesti Kejora bersama Asila Maisa mendatangi Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026).
Langkah ini diambil guna menindaklanjuti laporan kepolisian yang telah dilayangkan oleh aktor Rizky Billar terhadap akun-akun media sosial tak bertanggung jawab.
Kehadiran kedua penyanyi tersebut terpantau persis di depan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.50 WIB.
Saat tiba di lokasi, Lesti Kejora terlihat mengenakan busana gamis putih, sementara Asila Maisa mengenakan kemeja abu-abu bermotif garis.
Keduanya berjalan berdampingan menuju ruang penyidik dengan pengawalan dari tim kuasa hukum mereka, Sadrakh Seskoadi.
Mengenai maksud dan tujuan kehadiran dua pedangdut tersebut, tim pengacara memberikan penjelasan singkat kepada media.
“Jadi kedatangan Lesti dan Asila untuk diperiksa sebagai saksi atas laporan Rizky Billar beberapa waktu lalu,” ucap Sadrakh Seskoadi.
Kasus ini bermula dari maraknya unggahan di media sosial yang memuat hoaks serta tuduhan fitnah. Akun-akun tersebut memuat narasi dugaan perselingkuhan antara Rizky Billar dan Asila Maisa.
Merasa nama baiknya tercemar oleh isu palsu tersebut, Rizky Billar mengambil sikap tegas dengan melaporkan pemilik akun-akun itu ke pihak berwajib.
Sepanjang perjalanan menuju dalam gedung, Lesti Kejora dan Asila Maisa memilih untuk membisu dan tidak memberikan komentar mengenai materi perkara.
Walau tidak memberikan pernyataan langsung, dukungan moral terlihat jelas dari kehadiran Rizky Billar yang ikut mendampingi Lesti selama proses pemeriksaan berlangsung.
Tim pengacara menegaskan bahwa rincian keterlibatan serta klarifikasi lengkap baru akan disampaikan usai sesi wawancara dengan penyidik selesai.
“Nanti kami jelaskan semua setelah bertemu penyidik, sekarang biarkan kami pemeriksaan dulu,” ungkap Sadrakh Seskoadi.
Proses pemeriksaan saksi ini diharapkan menjadi titik terang untuk mengusut tuntas para pelaku penyebar hoaks di media sosial. (BRG/Hend)
:




