Koranindopos.com, JAKARTA – Timnas Indonesia mengawali debut di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan. Menjamu Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (25/9/2026) malam WIB, pasukan John Herdman menang dengan skor 2-0.
Timnas Garuda tampil agresif sejak awal pertandingan dengan menurunkan Ole Romeny dan Mitchell Baker secara bersamaan di lini depan. Herdman juga memberikan debut kepada Luke Vickery yang mengisi posisi winger kanan.
Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-13. Ole Romeny kemudian menggandakan skor melalui eksekusi penalti pada menit ke-74 setelah Singapura harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah Safuwan Baharudin.
Kemenangan tersebut membawa Indonesia mengoleksi tiga poin di Grup A. Namun, Garuda belum mampu menempati posisi teratas karena Malaysia memiliki keunggulan selisih gol setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor 3-0.
Meskipun mengamankan poin penuh di laga pembuka, statistik menunjukkan ada pekerjaan rumah besar bagi tim asuhan John Herdman. Kualitas finishing skuad Garuda dinilai masih jauh dari kata efektif sepanjang 90 menit pertandingan. Indonesia mendominasi penguasaan bola hingga 57% dan melepaskan total 11 percobaan tembakan. Namun, dari seluruh upaya tersebut, hanya dua tembakan yang benar-benar mengarah tepat ke gawang Singapura.
Sebanyak 8 tembakan justru melebar dari sasaran dan 1 tembakan berhasil diblok barisan pertahanan lawan. Rendahnya persentase shots on target ini menjadi sinyal bahwa penyelesaian akhir perlu segera dievaluasi jelang laga-laga berikutnya.
Tingkat efektivitas yang rendah ini menunjukkan bahaya jika Indonesia bertemu dengan tim berskala lebih besar. Ketenangan penyerang dalam mengeksekusi peluang di dalam kotak penalti menjadi aspek vital yang wajib dipoles. (bnt/mmr)




