Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
in Kesehatan
A A
0
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bergerak cepat menguji sampel makanan dan minuman guna menyelidiki penyebab pasti dugaan keracunan massal yang menimpa 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua pada Rabu (21/10/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengonfirmasi bahwa seluruh sampel makanan dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi para siswa telah diambil dari bank sampel untuk diteliti di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bogor.

“Sampel makanan yang dimakan semua, dari yang tersedia di bank sampel, itu dibawa untuk diperiksa,” kata Fusia saat berada di Rumah Sakit Paru Gunawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua.

Fusia menjelaskan, menu program MBG yang dikonsumsi oleh para siswa pada hari tersebut terdiri dari nasi, telur, sayuran (wortel dan jagung), serta susu Ultra High Temperature (UHT).

Artikel Terkait

Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen

Berdasarkan keterangan dari para siswa yang terdampak, gejala seperti pusing, mual, dan sakit perut mulai dirasakan dalam rentang waktu yang relatif singkat setelah mengonsumsi hidangan tersebut.

“Kalau anak-anak bilang, dari dia makan itu sekitar kurang dari 30 menit, mereka sudah merasakan itu,” ujar Fusia.

Ia menambahkan, hasil pengujian laboratorium diperkirakan baru bisa diketahui paling cepat dalam waktu 3 x 24 jam. Pihak Dinkes menegaskan belum dapat menyimpulkan jenis bahan makanan atau minuman mana yang memicu gejala tersebut sebelum hasil laboratorium resmi keluar.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa hasil dari Labkesda akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengambil kebijakan serta tindakan lebih lanjut.

“Nanti hasil uji laboratoriumnya keluar, kami baru bisa menyimpulkan apakah ini betul keracunan makanan atau keracunan minuman,” tegas Rudy.

Rudy menjelaskan bahwa apabila hasil pemeriksaan menemukan indikasi keracunan, Pemkab Bogor akan menyampaikan rekomendasi resmi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Badan Gizi Nasional (BGN). Pasalnya, kewenangan operasional SPPG berada di bawah BGN, sedangkan Pemkab Bogor berfokus penuh pada penanganan serta pelayanan kesehatan bagi para korban.

Dari total 103 siswa yang dilarikan dan mendapat perawatan medis di RSPG Cisarua, mayoritas korban berada dalam kondisi stabil dan dapat dipulangkan secara bertahap. Hanya tersisa satu orang siswa yang masih membutuhkan perawatan rawat inap. Perwakilan dari BGN dan SPPG juga dilaporkan turut mendampingi para siswa selama penanganan medis berlangsung di rumah sakit.(dhil/dtk)

Topik: DinkesKabupaten BogorMBG

TerkaitBerita

Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker
Kesehatan

Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)
Kesehatan

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen
Kesehatan

Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026
Studi IHDC: Hampir 7 dari 10 Siswa di Empat SDN Jakarta Mengalami Kesulitan Kognitif Harian
Kesehatan

Studi IHDC: Hampir 7 dari 10 Siswa di Empat SDN Jakarta Mengalami Kesulitan Kognitif Harian

oleh Editor : Affandy
19 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

22 Oktober 2026
Nongkrong Sambil Ngopi Jadi Gaya Hidup, Warkop Modern Hadir dengan Konsep Berbeda

Nongkrong Sambil Ngopi Jadi Gaya Hidup, Warkop Modern Hadir dengan Konsep Berbeda

22 Oktober 2026
Mulai 2 November 2026, BEI Resmi Keluarkan Saham Kategori HSC dari Penghitungan IHSG

Mulai 2 November 2026, BEI Resmi Keluarkan Saham Kategori HSC dari Penghitungan IHSG

22 Oktober 2026
Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5018 shares
    Share 2007 Tweet 1255
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya